MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Selasa, 12 November 2019 11:25
Batu Bara Masih Jadi Penyumbang PDRB Tertinggi di Kaltim
Dominasi emas hitam di Kaltim masih sangat besar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, berdasarkan harga berlaku pada triwulan III-2019 PDRB Kaltim mencapai Rp 164,42 triliun.

PROKAL.CO, Ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan dan penggalian masih sulit dilepaskan. Sebab hingga triwulan III 2019, sektor ini masih menjadi penyumbang terbesar produk domestik regional bruto (PDRB) dengan kontribusi 45,14 persen.

 

SAMARINDA – Dominasi emas hitam di Kaltim masih sangat besar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat, berdasarkan harga berlaku pada triwulan III-2019 PDRB Kaltim mencapai Rp 164,42 triliun. Dari nilai tersebut, 45,14 persen disumbang lapangan usaha pertambangan dan penggalian dengan nilai Rp 74,22 triliun.

Kepala BPS Kaltim Anggoro Dwitjahyono mengatakan, perubahan yang terjadi setiap tahunnya tidak terlalu signifikan. Pertambangan selalu mendominasi PDRB Kaltim. Sementara lapangan usaha yang memberi kontribusi terbanyak kedua adalah industri pengolahan dengan nilai Rp 29,6 triliun atau sebesar 17,73 persen.

Sedangkan penyumbang terbanyak ketiga adalah lapangan usaha konstruksi dengan nilai Rp 14,83 triliun atau dengan kontribusi sebesar 8,90 persen. “Jika ingin menggeser dominasi pertambangan dalam PDRB Kaltim, yang paling potensial adalah sektor kedua yang mendominasi. Yaitu industri pengolahan,” katanya.

Dia menjelaskan, tingginya dominasi batu bara terhadap PDRB membuat ekonomi Bumi Etam memiliki risiko penurunan yang besar, jika sektor ini menurun. Sebab, idealnya dalam struktur PDRB tidak boleh didominasi satu sektor saja dan dengan kontribusi sangat besar.

Pada triwulan III tahun ini, pertambangan di Kaltim masih memiliki kinerja yang cukup apik, sehingga membuat ekonomi Kaltim tumbuh sangat baik. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ekonomi Kaltim triwulan III tumbuh sebesar 6,89 persen, jauh lebih tinggi ketimbang triwulan III 2018 yang tumbuh sebesar 1,83 persen.

“Pada periode ini, jika dilihat menurut PDRB hampir seluruh sektor meningkat kecuali usaha jasa keuangan dan asuransi,” ungkapnya. Secara tahunan (year on year/yoy) pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 11,46 persen, diikuti lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh 9,27 persen.

Menurut Anggoro, pada triwulan ketiga tahun ini struktur PDRB tidak banyak berubah dibandingkan triwulan pertama dan kedua, yaitu masih didominasi lima lapangan usaha. Yakni pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, konstruksi, pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta perdagangan besar dan eceran.

“Sedangkan kontribusi 12 lapangan usaha lainnya masih di bawah 5 persen terhadap pembentukan PDRB Kaltim,” tuturnya.

Jika diamati sumber pertumbuhan ekonomi Kaltim secara tahunan, maka pertumbuhan tertinggi berasal dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian yang memiliki andil 5,26 persen, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor 0,51 persen, industri pengolahan sebesar 0,35 persen.

"Kemudian lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan andil 0,22 persen, informasi dan komunikasi 0,11 persen, transportasi dan pergudangan 0,10 persen. Selanjutnya ada andil 0,36 persen dari sepuluh lapangan usaha lainnya,” pungkasnya. (ctr/ndu2/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:35

Bisnis Mal Masih Perkasa, BIGmall Ajak MR DIY Bergabung, Wacanakan Bangun Pusat Kuliner

SAMARINDA – Penurunan harga batu bara sepanjang tahun ini nampaknya…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:30

Kerek Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini yang Dilakukan Bapenda

BALIKPAPAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan penerimaan dari pajak kendaraan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:47

Sasar Pasar Internasional, Kutim Ekspor 20 Ton Pisang

Komoditas pisang kepok atau kerap dikenal pisang sanggar yang tumbuh subur…

Jumat, 06 Desember 2019 09:29

Tingkatkan Ekosistem 4G LTE, Telkomsel Gratiskan Ganti Kartu dan Upgrade Simcard

SAMARINDA - Untuk meningkatkan eksosistem 4G LTE, Telkomsel kini menggariskan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:36

Perlambatan Ekonomi Masih Membayangi Kaltim

Perlambatan ekonomi diprediksi masih menghantui Bumi Etam tahun depan. Namun,…

Selasa, 03 Desember 2019 10:35

Insentif Investasi Pertanian dan Peternakan Ditambah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan insentif pajak bagi…

Selasa, 03 Desember 2019 10:31

Ditopang Kegiatan Pemerintah, Kaltim Catatkan Okupansi Tertinggi

SAMARINDA- Kinerja industri perhotelan di Kaltim kembali menunjukkan peningkatan. Badan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:29

Waspadai Cuaca dan Distribusi, Inflasi Bisa Naik

SETELAH mengalami deflasi pada dua bulan terakhir, Kaltim mencatatkan inflasi…

Selasa, 03 Desember 2019 10:28

Fokus Penuhi Kebutuhan Dalam Negeri, Pemerintah Alihkan Pasokan Gas dari Singapura ke RI

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan akan memaksimalkan…

Senin, 02 Desember 2019 12:17

Kinerja Ekspor Masih Tersendat, Pengusaha Minta Begini...

JAKARTA– Pelaku usaha meminta pemerintah menerbitkan juknis regulasi tentang ketentuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.