MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 11 November 2019 22:37
Ingin Jadi Partai Terbuka Berazas Pancasila
Eks Presiden PKS Pimpin Partai Gelora
Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Anis Matta dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah bersama para kadernya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11). (Ridwan/JawaPos.com)

PROKAL.CO,

JAKARTA– Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi diperkenalkan ke publik, kemarin (10/11). Bertempat di sebuah kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, momen tersebut dihadiri ratusan orang. Mereka adalah para inisiator serta pimpinan pengurus DPW tingkat provinsi.

Sebagian besar mengenakan jaket berwarna putih cerah. Bagian dada kiri terdapat lambang partai. Berbentuk bundaran bulat dengan kombinasi warna merah, putih, biru laut dan biru toska. Di bawah lambangnya tertulis Gelora Indonesia. ’’Kegiatan hari ini (kemarin, Red) menandai bahwa partai ini sudah lahir,” kata inisiator Partai Gelora Anis Matta, di lokasi, kemarin.

Anis Matta ditunjuk menjadi ketua umum Partai Gelora. Eks presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu memimpin secara aklamasi melalui rapat konsolidasi sejak Sabtu lalu (9/11). Adapun Fahri Hamzah menjabat wakil ketua umum. Sekretaris Mahfudz Siddiq dan bendahara umum Achmad Riyaldi. Keempatnya adalah mantan anggota DPR fraksi PKS.

Anis Matta tidak menampik sebagian besar kader Partai Gelora saat ini merupakan mantan anggota PKS. Terutama para inisiator dan pengurus inti tingkat DPW. Dia pun tidak mengelak bahwa pendirian partai tersebut sedikit banyak karena dipicu konflik di internal PKS. ’’Itu tidak saya nafikan. Di sini ada Fahri Hamzah. Namun kami tidak bekerja dengan latar belakang sakit hati,” tegasnya.  

Anis berjanji segera melakukan rekrutmen terbuka setelah struktur sampai tingkat kabupaten/kota terbentuk. Fokus saat ini, tambah dia, adalah menuntaskan pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) menjadi partai berbadan hukum. Setelah itu, pihaknya akan melakukan deklarasi dan rekrutmen terbuka. Target terdekat adalah menatap pilkada 2020 serta pemilu 2024. ’’Mungkin Februari atau Maret (2020, Red),” kata Anis.  

Terkait ideologi, Anis Matta menyampaikan menjadi partai yang terbuka dengan azas Pancasila. Namun jati dirinya tetap Islam. Itu karena dirinya bertekad menghentikan perdebatan tentang polarisasi Islam dan nasionalis. Dia bilang, pihaknya ingin Partai Gelora menjadi titik temu semua komponen bangsa dari berbagai latar belakang. ’’Jadi kalau Anda menanyakan partai Islam atau nasionalis, ya dua-duanya. Ini adalah partai Islam sekaligus nasional. Azasnya Pancasila,” jelas Anis Matta.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 11 Oktober 2012 13:00

Edisi Ketiga UKW Luluskan 23 Wartawan KPG

<div> <div> <strong>BALIKPAPAN</strong> &ndash; Uji Kompetensi Wartawan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers