MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 11 November 2019 23:00
Pertimbangan IKN, Peluang Dibangun Dua Jembatan Lagi di Teluk Balikpapan

Lokasi Baru Tunggu Revisi RTRW

Maket jembatan tol. Balikpapan bisa dibangun lagi beberapa jembatan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Rencana pemindahan Jembatan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) masih menanti revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Ibu Kota Negara (IKN) baru. Sebab, hasil kajian struktur jaringan dan jalan yang disusun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah bagian yang tak terpisahkan dari RTRW Kaltim.

Pada Peraturan Daerah (Perda) Kaltim Nomor 1 Tahun 2016 tentang RTRW Kaltim Tahun 2016–2036 juga tidak mencantumkan rencana pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU.

Pada perda tersebut, hanya menerangkan soal pembangunan jalan arteri primer di Kaltim, salah satunya ruas jalan Kilometer 13 (Balikpapan)–Jembatan Pulau Balang sepanjang 14 kilometer dan ruas jalan Jembatan Pulau Balang–Penajam sepanjang 26 kilometer.

Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang dan Pemanfaatan Ruang Daerah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Reny Windyawati mengatakan, terkait titik lokasi untuk pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU menjadi kewenangan penuh Kementerian PUPR.

“Sementara terkait RTRW dan RDTR (rencana detail tata ruang) daerah IKN, sejauh ini belum ada RTR (rencana tata ruang) yang masuk kami (Kementerian ATR/BPN). Maksudnya, pemda belum menyampaikan kepada kami di pusat,” kata dia melalui pesan WhatsApp.

Adapun Gubernur Kaltim Isran Noor sempat mengatakan, pihaknya sedang menyusun revisi RTRW Kaltim bersama kabupaten dan kota di Kaltim. Termasuk memastikan keberadaan kawasan tambang batu bara di sekitar wilayah IKN baru nanti. Terutama di Kecamatan Sepaku (PPU) dan Kecamatan Samboja (Kukar). “(Revisi RTRW Kaltim) masih proses. Tunggu saja,” janji dia.

Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar di Direktorat Jenderal Infrastruktur Keagrariaan (Ditjen IK) Kementerian ATR/BPN Agus Wahyudi menambahkan, pihaknya masih belum memantau perkembangan inventarisasi lahan sebagai lokasi pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU. Baik di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam maupun di Kelurahan Telaga Sari, Kelurahan Prapatan, dan Klandasan Ulu, Balikpapan.

Sebab, kata dia, masih dilakukan pengukuran dan identifikasi lahan oleh Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. Yang dikoordinasi oleh BPN Kantor Wilayah (Kanwil) Kaltim. “Tim IKN pusat, surveinya tidak khusus untuk lokasi jembatan tol. Mungkin ada tim lain dari BPN atau Kantah,” ucapnya.

Informasi yang bisa dia sampaikan hanya kegiatan inventarisasi lahan di calon IKN baru. Dengan luasan sekitar 100 ribu hektare. Inventarisasi lahan itu untuk mengetahui tentang pemilikan dan penggunaan tanah di Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Samboja, yang telah dipilih sebagai pusat pemerintahan IKN baru mendatang.

“Setahu saya survei yang dilakukan tim (Kementerian ATR/BPN) dari pusat hanya P4T (penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah) di Kukar dan PPU,” terangnya.

Pakar perencanaan tata kota dan wilayah dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan Farid Nurrahman menjelaskan, rencana pemindahan jembatan tol ke kawasan Sepaku itu akan memengaruhi tata guna lahan di Kaltim.

Dia mencontohkan Samarinda pada dekade 80-an. Kehadiran Jembatan Mahakam pada 1987-an yang menghubungkan kawasan Samarinda Kota dengan Samarinda Seberang, membuat alih fungsi lahan di Samarinda menjadi kawasan permukiman. Terutama ke arah utara sampai perbatasan Bontang.

“Zonasi penggunaan lahan akan berpengaruh dengan pembangunan jembatan itu. Begitu juga dengan rencana pembangunan jembatan lainnya, pasti akan memengaruhi pola penggunaan lahan,” kata dia kepada Kaltim Post kemarin.

Bahkan dia menyebut masih terbuka peluang jika setelah Jembatan Tol Balikpapan-PPU dipindahkan ke Kecamatan Sepaku, dan IKN telah beroperasi, tetap akan dibangun jembatan penghubung Balikpapan dengan PPU di lokasi sebelumnya. Yakni Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam dengan Kawasan Melawai, Kelurahan Prapatan, Kecamatan Balikpapan Kota.

Menggunakan perencanaan yang sama, sepanjang 7,35 kilometer dengan ketinggian dari muka air adalah 65 meter. “Tidak menutup kemungkinan, ketika IKN sudah jadi, di Balikpapan dan Penajam terjadi ledakan penduduk. Dan dibangun lagi jembatan tol di sana (Melawai-Nenang). Sebab, semua kemungkinan terbuka kalau untuk infrastruktur,” jelasnya.

Diketahui, Kementerian PUPR berencana memindahkan Jembatan Tol Balikpapan-PPU ke sekitar lokasi IKN di Kecamatan Sepaku. Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Saleh Atmawidjaja beralasan ingin mengintegrasikan jembatan tol tersebut dengan sistem jaringan jalan yang akan dihubungkan dengan IKN. Dengan demikian, lebih efisien.

Akan tetapi, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud tetap bersikukuh lokasi pembangunan Jembatan Tol Balikpapan-PPU berada di Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Bukan di Kecamatan Sepaku. “(Jembatan Tol Balikpapan-PPU) Tetap berjalan di (Kelurahan) Nenang dan akan menjadi ikon IKN baru,” ujar dia. (kip/rom/k16)


BACA JUGA

Jumat, 06 Desember 2019 00:31

Tol Balikpapan-Samarinda Mau Digratiskan, Gubernur Bilang Belum Bisa Dipastikan

Jalan Tol Balsam Gratis Liburan Natal dan Tahun Baru Masih…

Jumat, 06 Desember 2019 00:21

Suaka Orang Utan Jompo 10 Km dari Calon Istana Negara

 Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Kamis, 05 Desember 2019 23:13

Hakim Itu Dituntut 10 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

SAMARINDA–Air muka Kayat datar, kala mendengar jaksa penuntut umum (JPU)…

Kamis, 05 Desember 2019 11:32

Satu Tersangka Kembali Ditangkap

TENGGARONG-Dukungan kepada Pertamina, Polri dan TNI dalam mengungkap dalang di…

Kamis, 05 Desember 2019 11:31

Bawa Misi Dagang, Gubernur Jatim Berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post

Dalam lawatan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ke…

Kamis, 05 Desember 2019 11:31
Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Difungsikan Penuh Maret 2020

Beroperasi Sebagian, Tol Balikpapan-Samarinda Bakal Digratiskan

Teka-teki pengoperasian Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akhirnya terjawab. Jalan bebas…

Kamis, 05 Desember 2019 00:29

Dirut Pupuk Kaltim Diperiksa Terkait Perjanjian Pengangkutan Amoniak

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT. Pupuk…

Rabu, 04 Desember 2019 12:00

KPK Periksa Dirut PT Pupuk Kaltim

JAKARTA- Kasus dugaan suap Bidang Pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik…

Rabu, 04 Desember 2019 11:55

Stefano ’’Teco’’ Cugurra, Telepon Pembuka Jalan, dan Sejarah di Liga Indonesia

Kedekatan dengan pemain dan kepiawaian meramu taktik dengan ketahanan fisik…

Rabu, 04 Desember 2019 11:37

Illegal Tapping Terkuak, Hasil Produksi Meningkat

TENGGARONG–Pihak PT Pertamina Field Sangasanga mulai membeberkan hasil investigasi internal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.