MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 11 November 2019 13:16
Rekening di Atas Rp 2 M Naik, Sinyal Konsumen Tahan Belanja
Jumlah rekening simpanan dengan nilai saldo sampai Rp 2 miliar meningkat. Merujuk laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sampai akhir September 2019, untuk jumlah saldo, ada kenaikan 0,70 persen secara bulanan.

PROKAL.CO, JAKARTA– Jumlah rekening simpanan dengan nilai saldo sampai Rp 2 miliar meningkat. Merujuk laporan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sampai akhir September 2019, untuk jumlah saldo, ada kenaikan 0,70 persen secara bulanan.

’’Begitu juga jumlah nominal simpanannya yang meningkat 0,07 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya,’’ papar Sekretaris LPS Muhammad Yusron di Jakarta akhir pekan lalu.

Jumlah rekening untuk simpanan dengan nilai saldo di atas Rp2 miliar juga naik 1,04 persen secara bulanan. Jumlah nominal simpanannya naik lebih tinggi bila dibandingkan dengan Agustus 2019, yakni 2,54 persen. Secara keseluruhan, jumlah rekening dan nominal simpanan pada 111 bank umum per September 2019 mengalami kenaikan. Jumlah rekening naik 0,70 persen secara bulanan dengan total 295.024.628 rekening per September. Total nominal simpanan pada bank umum per September 2019 juga naik 1,46 persen menjadi Rp 5.984 triliun. ’’Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, total nominal simpanan ini juga tumbuh 7,43 persen,’’ katanya.

Pengamat ekonomi Indef Bhima Yudhistira menjelaskan, peningkatan jumlah rekening dan nominal simpanan tersebut mengindikasikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas, menahan belanja dan mengalihkan dana ke simpanan. Dia mengungkapkan bahwa kalangan masyarakat menengah ke atas ini mengantisipasi naiknya beberapa tarif pada tahun depan seperti iuran BPJS Kesehatan, tarif listrik, dan harga BBM.

’’Bentuk antisipasinya dengan memperbesar porsi tabungan. Untuk nasabah korporasi, diperlukan dana cadangan untuk mengantisipasi pelemahan kurs tahun depan yang berakibat pada naiknya biaya bahan baku impor,’’ tutur Bhima kemarin (10/11).

Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menuturkan, sebenarnya kenaikan jumlah rekening dan nominal tabungan adalah wajar seiring dengan adanya pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pada umumnya mendorong terciptanya kenaikan jumlah uang beredar yang ditandai meningkatnya jumlah rekening dan nominal tabungan. Namun, dia mengakui bahwa kenaikan jumlah rekening dan nominal tabungan di perbankan kali ini menyiratkan adanya sebagian masyarakat yang menahan konsumsi. ’’Yaitu pada kelompok masyarakat menengah atas yang nilai tabungannya berkisar Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar atau bahkan di atas Rp 2 miliar,’’ ungkapnya.

Piter menambahkan, kenaikan jumlah rekening dan nominal sesungguhnya tidak otomatis menyiratkan masyarakat menahan konsumsi. Namun, saat ini kenaikan itu bersamaan dengan melambatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga, menurunnya indeks penjualan riil, hingga menurunnya penjualan kendaraan bermotor dan properti. ’’Jadi, sekarang memang ada indikasi ke sana (menahan belanja, Red),’’ tandasnya. (ken/c14/oki)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 14:12

Mengunjungi Pusat Budi Daya Lobster di Lombok Timur

Budi daya lobster petambak Teluk Jukung, Telong-Elong, Lombok Timur, NTB,…

Jumat, 17 Januari 2020 14:06

OJK Percepat Reformasi Asuransi

 JAKARTA - Industri asuransi nasional tengah menjadi sorotan. Kasus gagal…

Kamis, 16 Januari 2020 14:02

Gencarkan Promosi Pariwisata Kaltim lewat Mahakam Travel Mart

Mahakam Travel Mart (MTM) bakal kembali digelar tahun ini. Tidak…

Kamis, 16 Januari 2020 14:02

Penduduk Miskin Kaltim Cuma Bertambah 990 Orang

SAMARINDA – Jumlah penduduk miskin di daerah perdesaan masih lebih…

Kamis, 16 Januari 2020 14:01

Tahun Ini Balikpapan Bakal Lebih Berat Kendalikan Inflasi

BALIKPAPAN – Kelompok bahan makanan masih menjadi hantu bagi inflasi…

Kamis, 16 Januari 2020 13:52

DUH..!! Jargas Balikpapan Belum Sesuai Harapan

Pemasangan jaringan gas (jargas) banyak dinanti oleh warga Balikpapan. Namun…

Kamis, 16 Januari 2020 13:49

Samarinda Banjir, Hotel Meraup Berkah

SAMARINDA – Bencana banjir kembali melanda Samarinda. Beberapa hotel mengaku…

Kamis, 16 Januari 2020 12:52

TOP..!! Pupuk Kaltim Capai Target Kinerja Tahun 2019

BONTANG- Pupuk Kaltim capai peningkatan kinerja tahun 2019, dengan realisasi…

Rabu, 15 Januari 2020 13:09

Peraturan Pajak Impor Perbanyak Barang Mahal

SURABAYA– Peraturan baru mengenai pajak barang impor diprediksi turut memengaruhi…

Rabu, 15 Januari 2020 13:03

Garam-Gula Masih Butuh Impor

JAKARTA– Dalam lima tahun terakhir, Indonesia belum mampu lepas dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers