MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 11 November 2019 00:21
Bandara APT Pranoto Ditutup, Penumpang di Sepinggan Bertambah Sekitar 90 Ribu
Efek penutupan bandara APT Pranoto, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan akan bertambah sekitar 90-ribuan penumpang yang sebelumnya biasa berangkat dari APT Pranoto.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Bandara APT Pranoto, Samarinda bakal ditutup sementara selama 20 hari. Kondisi itu akan berdampak ke pengalihan penumpang menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Lapangan terbang terbesar di Kaltim itu pun siap menyambut kedatangan penumpang.

Adapun penerbangan reguler di Bandara APT Pranoto mencapai 46 kali per hari. Sementara pergerakan penumpang rata-rata 4.500 orang per hari. Akibat dari penutupan lapangan terbang di Samarinda Utara itu, sedikitnya ada penambahan sekitar 90 ribu penumpang di Bandara SAMS Sepinggan.

Merespons itu, General Manager Angkasa Pura (AP) I Farid Indra Nugraha mengaku, pihaknya mendukung rencana penutupan mengingat itu keperluan industri penerbangan. “Ada upaya pemerintah untuk mengalihkan. Jika nanti Bandara APT Pranoto ditutup, kami pasti siap membantu atau back-up,” ujarnya.

Farid menuturkan, AP I telah mengetahui rencana penutupan Bandara APT Pranoto. Pihaknya turut dilibatkan dalam rapat tersebut. Apalagi ini masalah penting karena menyangkut pelayanan kepada penumpang.

Selama pengalihan penumpang itu, Bandara SAMS Sepinggan tidak mengalami kendala atau persiapan khusus. “Jadi jadwal di Bandara APT Pranoto seperti dikembalikan ke Bandara Sepinggan. Tidak ada masalah, karena kondisi sebelumnya juga penumpang sebesar itu,” katanya.

Sehingga kapasitas bandara juga masih mencukupi menampung para penumpang. Diketahui, Bandara SAMS Sepinggan memiliki kapasitas 5-10 juta penumpang per tahun. AP I sebagai pengelola Bandara SAMS Sepinggan mengaku siap menampung penumpang yang dialihkan sementara dari Bandara APT Pranoto yang ditutup. “Total pergerakan penumpang di Kaltim 11 ribu, tapi sempat turun juga,” imbuhnya.

Farid menjelaskan, masalah keamanan dan keselamatan dalam industri penerbangan adalah hal utama. Tidak bisa main-main atau dipandang sebelah mata. Bahkan regulator pasti tidak mau ambil keputusan gegabah.

Menurutnya, rencana penutupan bandara untuk sementara bertujuan meningkatkan standar keamanan dan keselamatan. Sehingga merupakan keputusan yang tepat. Sebab prinsipnya memang harus dilakukan perbaikan. Tak ada opsi lain untuk menjaga faktor keamanan tersebut. Baik bagi penumpang dan maskapai sebagai pemberi jasa penerbangan.

Namun hal yang terpenting, perbaikan itu juga harus melihat dari sisi kerusakan yang seberapa parah. Termasuk bagaimana metode pengerjaan, dan berapa besar anggaran yang tersedia untuk perbaikan. “Sebab semua itu akan memengaruhi bagaimana kualitas dan safety yang tercipta nanti,” ujarnya.

Dia berharap sebisa mungkin perbaikan sebaiknya harus bisa menyelesaikan seluruh “penyakit” sekaligus. Tidak hanya mengejar waktu, namun membuat masalah bisa muncul lagi pada kemudian hari.

Sehingga kelengkapan fasilitas terutama dari sisi safety yang dimiliki bandara harus menjadi pertimbangan. Farid menjelaskan, keberadaan bandara harus memerhatikan faktor 3S+ 1C yaitu. Safety, security, services, dan compliance dalam dunia penerbangan. Ada beberapa hal yang masuk dalam faktor tersebut. Misalnya keberadaan lampu runway hingga taxiway, perimeter pagar, serta tim pertolongan kecelakan penerbangan dan pemadam kebakaran (PKP PK) yang memadai.

Semua itu menjadi persyaratan utama dan bersifat wajib. Prosedur dan fasilitas itu harus tersedia untuk mengantisipasi peristiwa mendadak di bandara. Sehingga masyarakat tidak dirugikan jika terjadi hal yang tak diinginkan. Dengan aspek 3S + 1C maka pengelola bandara sudah bisa menjamin keselamatan dan keamanan penumpang. Mereka akan merasa nyaman dalam bepergian.

Adapun, penutupan bandara disebabkan adanya dua perbaikan sisi udara yang dikerjakan sekaligus. Pekerjaan pertama adalah pemasangan air field lighting (AFL) atau lampu landasan pacu (runway). Termasuk lampu-lampu di sekitar exit way, apron, dan taxiway. Pekerjaan senilai Rp 12 miliar itu didanai APBN.

Dengan dipasangnya alat navigasi, Bandara APT Pranoto selangkah lagi melayani penerbangan hingga malam hari. Sebelumnya, hanya beroperasi hingga pukul 17.00 Wita. Alat tersebut juga berfungsi memandu pilot yang akan lepas landas maupun mendarat di Bandara APT Pranoto ketika cuaca berkabut.

“Kami sudah mengeluarkan notice to airmen (Notam) penutupan Bandara APT Pranoto Samarinda ke pihak maskapai agar tidak melakukan penjualan tiket terlebih dahulu. Kami juga sudah melakukan rapat sebelumnya yang hasilnya penerbangan akan dialihkan sementara,” tutur Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Dodi Dharma Cahyadi. (gel/rom/k15)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:33

Karena Ini, Ada Peluang Kerek Kunjungan Wisatawan

Kunjungan wisatawan ke Kaltim diprediksi meningkat. Ini dampak dari kepastian…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:06

Melihat “Panti Jompo” Orangutan di Lokasi Ibu Kota Negara

Sekitar dua bulan lalu, orangutan (Pongo pygmaeus) pipi lebar bernama…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:05

ALHAMDULILLAH..!! Pusat Jamin Tambahan Dana Tol Balsam, Berapa Duit...??

BALIKPAPAN–Pemerintah pusat memastikan tidak akan meneruskan megaproyek jembatan tol Balikpapan–Penajam.…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:02

Tunjang IKN, Bangun Dua Pelabuhan Baru di Kaltim

BALIKPAPAN-Sejumlah pelabuhan baru bakal dibangun di Kaltim. Menyusul rencana pemindahan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:56

Tumbalkan Karyawan, Selundupkan Moge, Dirut Garuda Dicopot secara Tidak Terhormat

JAKARTA–Tanda tanya pemilik motor Harley Davidson yang diselundupkan melalui pesawat…

Jumat, 06 Desember 2019 00:31

Tol Balikpapan-Samarinda Mau Digratiskan, Gubernur Bilang Belum Bisa Dipastikan

Jalan Tol Balsam Gratis Liburan Natal dan Tahun Baru Masih…

Jumat, 06 Desember 2019 00:21

Suaka Orang Utan Jompo 10 Km dari Calon Istana Negara

 Pusat Suaka Orangutan (PSO) Arsari di Penajam Paser Utara, Kalimantan…

Kamis, 05 Desember 2019 23:13

Hakim Itu Dituntut 10 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

SAMARINDA–Air muka Kayat datar, kala mendengar jaksa penuntut umum (JPU)…

Kamis, 05 Desember 2019 11:32

Satu Tersangka Kembali Ditangkap

TENGGARONG-Dukungan kepada Pertamina, Polri dan TNI dalam mengungkap dalang di…

Kamis, 05 Desember 2019 11:31

Bawa Misi Dagang, Gubernur Jatim Berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post

Dalam lawatan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.