MANAGED BY:
JUMAT
10 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Minggu, 10 November 2019 23:37
Instagrammer Luar Daerah Kumpul Eksplorasi Kota Minyak

Dorong Potensi Destinasi Wisata Digital

BERBAGI: Renaldi Ahmad (tengah, baju abu-abu) menjadi instagrammer tamu yang memberi tips soal konten destinasi wisata digital. DINA ANGELINA/KP

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN – Kali pertama di Kota Minyak, sejumlah pegiat media sosial Instagram dari berbagai daerah meluangkan waktu berkumpul. Mereka sebagian besar berasal dari Samarinda, Tenggarong, Sangasanga, hingga tamu khusus dari Jakarta. Saling bertukar pengalaman, kolaborasi, dan eksplorasi Balikpapan, Sabtu (9/11).

Salah satunya Renaldi Ahmad, content creator dengan jumlah pengikut 80 ribu dari akun @skinnymonkey. Dia mengajak kreator lintas platform berkolaborasi dalam membuat dan menyebarluaskan konten positif di media sosial (medsos). Begitu pula dengan Mada Riyanhadi dan Elsewu yang ikut berbagi tips soal konten.

Dalam kegiatan itu, para instagrammer juga mengunjungi Gedung Kesenian Balikpapan dan Pantai Kilang Mandiri untuk refreshing sekaligus hunting konten. Salah satu instagramer asal Balikpapan, Kenn mengatakan, keberadaan content creator tidak hanya jadi ajang penyaluran hobi. Namun juga bisa mendatangkan penghasilan.

Hal yang tak kalah penting melalui konten positif di media sosial justru mampu membantu pemerintah memasarkan potensi pariwisata yang ada di daerah. “Saat kita publish, ada berapa banyak orang yang melihat di medsos. Ribuan orang akan melihat, tahu, dan diharapkan berkunjung,” ucapnya.

Senada dengan Kenn, pegiat media sosial lainnya, Pakde Herry juga berpendapat yang sama. Dia mengatakan, saat ini mulai dari brand sampai instansi pemerintah turut memanfaatkan medsos. “Ini artinya medsos punya ‘power’ yang strategis untuk mendukung program-program mereka,” bebernya. 

Cara pemanfaatan medsos untuk program pemerintah maupun bisnis juga tidak salah. Bahkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah mencanangkan Digitalisasi Pariwisata sejak tahun lalu. Di mana, pemerintah memperbanyak destinasi wisata digital. Maksudnya menciptakan sebuah lokasi yang membuat orang rela datang, meski hanya sekadar untuk berswafoto.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 09 Juli 2020 14:41

32 Jam Hilang, 3 Penyambang Selamat

BALIKPAPAN – Tiga warga asal Kelurahan Nenang, Penajam Paser Utara…

Kamis, 09 Juli 2020 13:36

Tiga Tambahan Positif Covid-19 di Balikpapan Berasal dari Pekerja Migas Lagi

BALIKPAPAN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan kembali…

Kamis, 09 Juli 2020 13:34

SABAR YA BOS..!! Akhir Juli Baru Boleh Gelar Even

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan akan mengizinkan kembali pelaksanaan sejumlah…

Kamis, 09 Juli 2020 13:32

Di Kota Ini, Meski Tak Berangkat Haji, Tak Ada Calhaj yang Tarik Setoran

BALIKPAPAN – Kementerian Agama Kota Balikpapan menyatakan tak ada jamaah…

Kamis, 09 Juli 2020 11:15

Perwali Wajib Masker Dimatangkan

BALIKPAPAN – Wajib masker dan jaga jarak terus digalakkan. Hal…

Kamis, 09 Juli 2020 11:13

Penyebab Timbulnya Persoalan PPDB, Banyak Warga Tinggal Tak Sesuai Alamat

BALIKPAPAN – Persoalan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tidak lepas…

Kamis, 09 Juli 2020 11:11

Murid SD Tanpa Gadget Bisa Dikunjungi Guru

Pembelajaran diupayakan diubah, agar pembelajaran bisa menyenangkan, suasana lebih hidup.…

Selasa, 07 Juli 2020 12:46

Layanan Akhir Pekan Disdukcapil Tak Diperpanjang

BALIKPAPAN – Dua minggu terakhir, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil…

Selasa, 07 Juli 2020 11:35

Kadisdik Balikpapan Akui Ada Kekurangan di PPDB Kali Ini

BALIKPAPAN - Tahapan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bagi…

Senin, 06 Juli 2020 13:47

Korban PHK Jadi Kurir Narkoba

 BALIKPAPAN - Pandemi Covid-19 memaksa banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers