MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Sabtu, 09 November 2019 22:15
Penipuan Targetkan Pejabat Terbongkar, Beraksi Lintas Provinsi, Dikendalikan Narapidana di Sumatera
TERBONGKAR: Wakapolres Kubar Kompol Sukarman (kiri) didampingi Kasat Reskrim Polres Kubar AKP Ida Bagus Kade memperlihatkan barang bukti di Ruangan Humas Polres Kubar kemarin (8/11). Foto lain, barang bukti berupa handphone dan buku bank turut ditunjukkan kepada media.

PROKAL.CO, SENDAWAR-Jaringan penipuan lintas pulau terbongkar. Polres Kutai Barat membekuk sindikat pelaku lintas provinsi asal Sumatra Utara. Mereka adalah Adi Prayoga (23), Afrizal (20), Prihatin alias Aten (46), Musliady alias Imus (39), dan Dwi Saputra (22). Korban di antaranya pejabat pemerintahan di seluruh provinsi se-Indonesia.

Wakapolres Kubar Kompol Sukarman didampingi Kasat Reskrim Polres Kubar AKP Ida Bagus Kade mengatakan, para pelaku melakukan aksi bermodal telepon seluler yang dikendalikan Aten, narapidana Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Medan, Sumatra Utara. Ia berpura-pura sebagai kanit Tipikor Polres Kubar Ipda Sumanta. "Modusnya meminta bantuan pembiayaan tiket pesawat dikirim ke rekening," terang dia kepada media saat konferensi pers di Polres Kubar.

Tertangkapnya para pelaku berkat kerja sama dengan beberapa polres di Sumatra untuk mengetahui keberadaan pelaku yang ditemukan di lokasi berbeda. "Dilakukan setelah mendapat laporan korban, N Tandisalla (43) warga Barong Tongkok, beberapa bulan lalu," ujar Kade.

Aksi mereka sangat rapi karena sudah lintas pulau. Mereka bekerja dengan peranannya masing-masing. Apalagi Aten (pelaku) cukup cerdas dalam mengelabui korban saat menelepon, Anda tidak tahu nomor telepon saya. “Jika tidak hati-hati, bisa langsung teperdaya," sambung perwira balok tiga tersebut.

Musliady, perannya sebagai pengumpul uang para korban yang berhasil dikelabui. Mengambil hasil uang melalui ATM setelah korban mengirimkan ke rekening tujuan. Setelah itu, Dwi berperan sebagai kurir pengantar uang ke Aten ke dalam Lapas. Sementara Afrizal dan Adi tugasnya mencari orang yang bersedia membuka rekening tampungan. "Rata-rata korban memberi uang sebesar Rp 5–15 juta," urainya.

Saat ini pihaknya masih mengejar enam orang yang diduga terlibat dalam kasus penipuan ini. "Masuk daftar pencarian orang (DPO) kami. Mereka dikenai Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Ancaman hukuman paling lama 4 tahun penjara. Terima kasih atas kerja sama beberapa pihak yang telah membantu proses pengungkapan kasus ini," imbuhnya.

Dari pelaku, polisi menyita barang bukti uang Rp 123 juta. Selain itu, ada 20 kartu ATM dengan bank berbeda, 11 buku tabungan, dan 13 handphone. (rud/dra2/k16)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 10:03

Diduga Penularan Antraks dari Daerah Lain

JAKARTA- Kementerian Kesehatan kemarin (17/1) mengunjungi Gunung Kidul guna memastikan…

Jumat, 17 Januari 2020 23:00

Banjir Samarinda Cuma Komoditas Politik

SAMARINDA-Gaya komunikasi Wali Kota Syaharie Jaang dalam menyikapi banjir di…

Jumat, 17 Januari 2020 22:00

KLHK Investigasi Tambang Ilegal di IKN

BALIKPAPAN–Kegiatan pertambangan di sekitar lokasi calon ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 17 Januari 2020 21:00

Tahu Sumedang yang Tiada Henti Diuji, Efisiensi setelah Tol Beroperasi, Omzet Tersisa 25 Persen

Setelah Bandara APT Pranoto Samarinda, kini Tol Balikpapan-Samarinda yang menggerus…

Jumat, 17 Januari 2020 14:31
Minta Polri Usut Tuntas Masalah ASABRI

Direksi ASABRI Bersikeras Bantah Terjadi Korupsi

JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi…

Jumat, 17 Januari 2020 11:51
Dari Penerbangan Perdana Susi Air Samarinda-Maratua

Selamat Tinggal Perjalanan Melelahkan ke Surga Pelepas Penat

Pulau Maratua kini hanya berjarak 1 jam 20 menit dari…

Jumat, 17 Januari 2020 11:42

Titik Longsor Bertambah, Penghuni Kuburan Bisa Keluar

Meski hujan yang mengguyur Kota Tepian tengah mereda. Namun, bahaya…

Jumat, 17 Januari 2020 11:26

Sudah Tidak Ada WNI yang Ditawan Abu Sayyaf

JAKARTA - Pemerintah Filipina memenuhi janjinya kepada pemerintah Indonesia. Melalui…

Jumat, 17 Januari 2020 11:21

Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir 84 Aset Tanah Tersangka

JAKARTA-- Setelah mengamankan sejumlah mobil mewah dan motor sejak Rabu,…

Jumat, 17 Januari 2020 11:01

DKPP Resmi Berhentikan Wahyu Setiawan

JAKARTA– Wahyu Setiawan secara resmi diberhentikan secara tetap sebagai komisioner…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers