MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Sabtu, 09 November 2019 20:53
Lagi, Kasus Cukai Rokok Bergulir di PN Samarinda

PROKAL.CO, SAMARINDA–Perkara penjualan barang tanpa cukai khususnya rokok jamak terjadi dan berujung jadi pesakitannya si penjual di meja hijau. Kamis (7/11), satu lagi kasus penjualan rokok dengan cukai ilegal bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang menyeret Widodo, warga Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Tiga, Loa Janan Ilir.

Sebelum Widodo, ada Imam Mawardi yang jadi pesakitan karena menjual rokok dengan cukai palsu. Imam pun sudah divonis selama satu tahun pidana penjara, Oktober 2019 lalu. Mundur setahun, ada dua bersaudara Lukman dan Akhmad Effendi yang tersandung kasus yang sama dengan vonis 1 tahun enam bulan pidana penjara.

Widodo didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indriasari melanggar Pasal 56 juncto Pasal 54 UU 11/1995 tentang Cukai yang sudah diperbarui dalam UU 39/2007. Jika Imam ditangkap ketika operasi pasar. Nasib Widodo serupa dengan Lukman dan Akhmad Effendi dibekuk pasar tim gabungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kanwil DJP Kalbagtim) dan Kantor Pengawasan Bea Cukai (KPBC) Samarinda.

Ketika itu, dia mengangkut 400 slop rokok tanpa cukai berjenama Brand Djati yang dibelinya dari Surabaya, Jawa Timur.

Pria 62 tahun itu membeli barang kena cukai hasil tembakau (BKC HT) ini dari Abdul Gani (kini buron) di Surabaya lewat ekspedisi CV Surya Lintas Trans di Balikpapan. “Rokok dengan cukai palsu ini dijualnya kembali di kawasan Palaran, Tenggarong, dan Sangasanga,” ucap JPU Indriasari membacakan dakwaan di depan majelis hakim yang dipimpin Deky Velix Wagiju bersama Parmatoni dan Hasrawati Yunus.

Dari 400 slop sigaret tanpa cukai itu, terdapat 8 ribu linting rokok yang masing-masing mestinya dikenai cukai sebesar Rp 370. Dengan begitu, lanjut Jaksa Indriasari, ada cukai yang tak masuk ke kas negara Rp 29,6 juta. “Sehingga denda yang akan dikenakan ke terdakwa berkisar 2–10 kali dari nilai cukai yang hilang,” tutupnya.

Sementara itu, Widodo memilih tak mengajukan eksepsi atas dakwaan yang dibacakan JPU itu dan sidang akan digelar pada 14 November mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi. (*/ryu/dns/k8)


BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 10:25

Komitmen Naikkan Bantuan Keuangan untuk Balikpapan

SAMARINDA. Anggota Komisi III DPRD Kaltim Eddy Sunardi Darmawan atau…

Selasa, 12 November 2019 10:48

Zainal Arifin Bakal Maju Sebagai Ketua Umum DAD Kaltim

SAMARINDA – Masa kepengurusan Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur (DADKT)…

Senin, 11 November 2019 23:27

Hari Pahlawan, Pendidikan Moral Paling Utama

Pandangan Masyarakat tentang Peringatan Hari Pahlawan   Kemarin, 10 November…

Senin, 11 November 2019 23:23

Bikin Aplikasi untuk PJU Bermasalah

SAMARINDA–Kewenangan penerangan jalan berada di dua organisasi perangkat daerah (OPD).…

Senin, 11 November 2019 23:21

Laka di Mahkota II, Satu Remaja Tewas

SAMARINDA–Jembatan Mahkota II yang menjadi penghubung Palaran-Sambutan selalu dipadati lalu…

Senin, 11 November 2019 23:19

Kebakaran Keempat di Sungai Keledang, Tiga Bangunan Sisa Arang

Pekikan penjual minuman keliling mencuri perhatian warga yang tengah mempersiapkan…

Senin, 11 November 2019 22:27

BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Adakan Monitoring dan Evaluasi

SAMARINDA- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Samarinda mengadakan…

Senin, 11 November 2019 17:17

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Warga Dayak di Kaltim Mendukung Program Pemerintah Wujudkan IKN

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim baru…

Senin, 11 November 2019 13:54

Gadis 18 Tahun Diperkosa Ayah Tirinya, Begini Kronologisnya

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jajaran Polres Samarinda menahan seorang pria, Arman…

Senin, 11 November 2019 12:54

Ada Hotel 60 Kamar, Tapi Tak Ada Tempat Parkir Mobil

Jalur pejalan kaki, masih sangat minim tersedia di beberapa hotel…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*