MANAGED BY:
KAMIS
30 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Jumat, 08 November 2019 21:54
Ditipu Rekan Bisnis Pakai Uang Palsu
TERTIPU: Faris Arisandy (kanan) dan Hilarious Onesimus Moan Joang melaporkan kasus penipuan dan pemalsuan mata uang ke Polresta Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA–Faris Arisandy bersama kuasa hukumnya, Hilarious Onesimus Moan Joang datang ke Polresta Samarinda untuk melaporkan kasus penipuan yang dilakukan DH, Kamis (7/11). Tercatat sejak September lalu DH tiga kali mengelabui Faris.

Kejadian itu bermula saat Faris Arisandy, pengusaha asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencoba berbisnis di Kota Tepian. Pria 33 tahun itu terpikat tawaran membeli besi tua yang ditawarkan DH.

Uang Rp 20 juta pun diberikan ke DH sebagai tanda jadi pembelian besi tua, September lalu. Bentuk fisiknya juga telah dilihat oleh Faris terlebih DH berprofesi pengacara, sehingga lebih meyakinkannya. Sayang, besi tua tersebut ternyata sudah lebih dulu dibeli orang lain. Rp 20 juta milik Faris pun dikembalikan utuh oleh DH.

Masih pada September, DH kembali menawarkan bisnis. Kali ini penjualan belasan mobil eks perusahaan tambang batu bara yang kabarnya dikuasakan kepada DH untuk penjualannya.

Lantaran tertarik dengan tawaran DH, Faris kembali memberikan uang Rp 120 juta. Bahkan, biaya operasional DH dibiayai oleh Faris, hingga nominal yang dikeluarkan menembus Rp 200 juta.

Bisnis yang kedua itu juga gagal, sehingga Faris meminta sejumlah uang miliknya untuk dikembalikan. "Awalnya cek senilai Rp 200 juta pada 28 September 2019, dan cek kedua Rp 150 juta pada 5 Oktober 2019. Rp 150 juta itu dikatakan DH sebagai fee bagi klien saya karena setelah bisnis mobil gagal," ucap Hilarious, kuasa hukum Faris.

Tak sampai di situ, DH kembali menawarkan bisnis batu bara yang lahan konsesinya berada di Kabupaten Kukar. Bisnis itu pun ternyata tidak bisa berjalan karena izin perusahaan tersebut telah mati.

Lantaran bisnis yang ditawarkan DH selalu tak membuahkan hasil, membuat Faris gerah terlebih dua lembar cek yang diberikan tidak bisa dicairkan tanpa persetujuan DH, yang belakangan diketahui rekening pada cek itu ternyata adalah rekening perusahaan yang dibuat di Riau.

"Kemudian, saya dan klien mendesak dia untuk mengembalikan uang itu. Pada 12 Oktober 2019, dia pun menyerahkan 69 lembar mata uang dolar pecahan 100 dolar kepada klien saya, keesokan harinya klien saya coba menukarkan satu lembar dolar itu ke money changer di Mal Lembuswana, dan ternyata dolar itu palsu," jelas Hilarious.

Merasa tertipu dan keberatan, Faris memutuskan untuk membuat pengaduan resmi terkait penipuan serta pemalsuan mata uang asing yang dilakukan DH ke Polresta Samarinda. "Saya laporkan karena tidak ada iktikad baik dari dia. Dia selalu mengulur-ulur bahkan memberikan uang palsu kepada saya," ucap Faris.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto saat dikonfirmasi menuturkan, belum menerima laporan tersebut. "Nanti saya tanyakan dulu dengan Kasat Reskrim (AKP Damus Asa)," pungkasnya. (*/dad/dns/k8)


BACA JUGA

Rabu, 29 Januari 2020 21:04

Ketua PDIP Samarinda Sebut Andi Harun Langgar Ketentuan Pendaftaran Calon Wali Kota di PDIP

SAMARINDA - Partai PDI Perjuangan menegaskan tak bisa mengusung Andi…

Rabu, 29 Januari 2020 20:52

272 Siswa Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi

SAMARINDA - Sebanyak 272 siswa/siswi mengikuti pembukaan pelatihan berbasis kompetensi…

Rabu, 29 Januari 2020 16:50

BPK Diminta Turun Periksa Perusda Milik Pemprov Kaltim

SAMARINDA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta turun untuk audit…

Rabu, 29 Januari 2020 14:32

Imbas Keributan, PKL Jelawat “Dihambur” Satpol PP

SAMARINDA–Sebanyak 110 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan…

Rabu, 29 Januari 2020 14:31

Paviliun Sakura AWS Disatroni Maling

SAMARINDA–Meski pernah mendekam di penjara selama enam tahun dan baru…

Rabu, 29 Januari 2020 14:30

Minta Upeti dan Bikin Rusuh, Tujuh Preman Pasar Dibekuk Polisi

Aktivitas premanisme terjadi hampir di semua daerah di Indonesia, tak…

Rabu, 29 Januari 2020 14:29

Instansi Penunggak Air Menyusut, Bayar setelah Anggaran Cair

SAMARINDA–Verifikasi instansi pemerintah penunggak rekening air yang ditempuh PDAM Tirta…

Rabu, 29 Januari 2020 14:29

Pemuda di Loa Janan Ilir Mengamuk Bawa Samurai

SAMARINDA–Jam dinding menunjukkan pukul 00.00 Wita menuju Selasa (28/1). Indekos…

Rabu, 29 Januari 2020 12:34

Soal Minyak Ilegal, Belum Ada Tersangka

PENYIDIK Subdit 4 Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Reserse Kriminal…

Selasa, 28 Januari 2020 16:45

Pungut Rp 5 Ribu per Hari ke PKL, Polisi Tangkap 7 Preman Jalan Jelawat

SAMARINDA - Tujuh pria diduga preman yang kerap memungut uang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers