MANAGED BY:
JUMAT
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 08 November 2019 21:46
Penyelesaian Illegal Mining Tak Maksimal, KPK Soroti Tumpang Tindih Lahan
DEMI KEBAIKAN: Perwakilan KPK bersama manajemen Kaltim Post Group berdiskusi membicarakan masalah pertambangan di Kaltim, khususnya di Samarinda yang banyak merenggut korban jiwa. RESTU/KP

PROKAL.CO, Perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berada di Samarinda. Kaget sekaligus miris melihat kondisi Kaltim yang dipenuhi lubang bekas galian tambang. Bahkan, lokasinya di dekat Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto.

 

SAMARINDA–Penyelesaian kasus tambang di Kaltim, khususnya di Kota Tepian tampaknya sulit terselesaikan. Ada beberapa kasus emas hitam yang merenggut nyawa hingga kini masih “jalan di tempat” alias tak ada kejelasan.

KPK terus memberikan perhatian khusus untuk Kaltim. Lewat Gerakan Nasional Penyelamat Sumber Daya Alam (GNP-SDA), KPK berusaha merekomendasikan perbaikan titik-titik rawan korupsi. Mulai banyaknya perusahaan tambang batu bara yang tidak memiliki nomor pokok wajib pajak (NPWP) hingga kasus tumpang tindih lahan, dianggap sebagai gerbang awal menuju praktik korupsi.

Dalam kegiatan pertambangan, korupsi terjadi secara masif. Tidak jarang menyandera kepentingan negara. Suap-menyuap, pemerasan terjadi hampir di setiap lini administrasi, perencanaan hingga pengendalian. Aset sumber daya alam (SDA) tidak pernah dianggap kekayaan negara, nilainya dengan sengaja dimanipulasi, dikaburkan atau tidak dievaluasi.

Kepala Satuan Tugas III Unit Koordinasi, Supervisi, dan Pencegahan (Korsupgah) KPK Dian Patria mengatakan, pihaknya berusaha mencegah kegiatan korupsi dari sektor sumber daya alam (SDA) di Kaltim. KPK kerap menemukan kekurangan bayar pajak tambang. KPK juga sering menemukan potensi penerimaan pajak yang hilang akibat administratif dan sistem perizinan yang buruk. Dari IUP yang terdaftar hanya sedikit yang memiliki NPWP, sisanya tidak terindentifikasi.

GNP-SDA mendorong dilakukannya penataan izin usaha pertambangan (IUP), melalui penerbitan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 43/2015, sebagai dasar hukum penataan perizinan secara menyeluruh di Indonesia.

“Namun, pelaksanaan izin tambang belum mengarah pada pembenahan izin lingkungan. Masih sebatas pemenuhan persyaratan secara administratif,” ungkapnya saat bertandang ke kantor Kaltim Post Samarinda, (7/11).

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim tak menampik jika bisnis tambang di Kaltim memang semrawut. Kabid Minerba ESDM Kaltim Baihaqi Hazami yang dikonfirmasi harian ini membenarkan. “Memang semrawut, makanya terus diupayakan pembenahan,” ucapnya saat dikonfirmasi. Melalui instrumen yang ada, lanjut dia, sebenarnya progres perbaikan sudah ada. Dalam pembenahan, juga dilakukan pembinaan, sehingga perusahaan bisa beraktivitas normal dan semakin profesional. “Sudah didukung dengan instrumen aplikasi komputer secara online dari Ditjen Minerba, seperti MODI, MOMS, e-PNBP, MVP, dan lain-lain. “Itu sudah diterapkan di Kaltim,” ucapnya.

Sementara itu, kasus lubang tambang yang juga merenggut nyawa turut jadi sasaran KPK. Namun, seolah tak ada perkembangan dalam penyelesaian perkaranya. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto yang dikonfirmasi terpisah kemarin menjelaskan, pihaknya tetap berupaya. “Kami sinergi dengan KPK dan instansi terkait lainnya,” ungkapnya. “Saya rasa wajar pengawasan dari instansi lain,” sambungnya.

Soal penyelesaian kasus meninggal, pihaknya tetap berupaya menyelesaikan perkara tersebut. “Kami akan bekerja maksimal,” kuncinya. (dra/ctr/*/dad/dns/k8)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 20 Februari 2020 16:55

Orangtua Yusuf Minta Keadilan ke Presiden

KASUS Yusuf Ahmad Gazali, balita yang ditemukan tewas tanpa kepala…

Kamis, 20 Februari 2020 16:51

PDIP Umumkan Empat Jagoan Kepala Daerah Kaltim, Siapa Saja?

JAKARTA–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi partai pertama yang mengumumkan…

Kamis, 20 Februari 2020 14:56

Terancam Longsor, Warga Desa Mulawarman Mengungsi

Adanya pergerakan tanah di Desa Mulawarman membuat warga setempat mengungsi.…

Kamis, 20 Februari 2020 12:11

Mobil Hancur, Ajaibnya Penumpang Selamat

SAMARINDA–Untuk kesekian kalinya sejak dioperasikan akhir tahun lalu, kecelakaan lalu…

Kamis, 20 Februari 2020 12:08
Mengendus Persekongkolan Pelaksanaan Tender Pemerintah

Pengawasan Lemah, Syarat Bisa Dipalsukan

Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) tak mampu menghentikan persekongkolan, antara…

Kamis, 20 Februari 2020 12:05

Masih Ada Celah Persekongkolan

KETUA Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kaltim Slamet Suhariadi…

Kamis, 20 Februari 2020 11:47

Pemerintah Serahkan RUU IKN ke DPR Pekan Depan

JAKARTA– Persiapan pembangunan dan pengelolaan ibu kota negara (IKN) yang…

Kamis, 20 Februari 2020 10:43

Kedatangan Harun Baru Tercatat 19 Januari, Imigrasi Berdalih Server Tidak Sinkron

JAKARTA -- Tim gabungan independen beberapa kementerian dan lembaga mengumumkan…

Rabu, 19 Februari 2020 12:08

Lokasi Ibu Kota Negara Tak Terdampak Banjir di Penajam

Gara-gara foto dan narasi tak terkonfirmasi di media daring, banyak…

Rabu, 19 Februari 2020 12:05

Makmur Diklaim Usung Isran, Musda Golkar Kaltim, Calon Tunggal Menguat

SAMARINDA–Hiruk-pikuk mencari pengganti Rita Widyasari memimpin Golkar Kaltim lima tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers