MANAGED BY:
MINGGU
19 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 08 November 2019 21:42
Ajang Unjuk Karya Hasil Program Pintar di Kukar

Bupati Optimistis Akselerasi Pendidikan Terbangun

APRESIASI: Bupati Edi Damansyah (berkopiah) dan CEO Global Tanoto Foundation menyaksikan percobaan gravitasi oleh murid SD 012 Tenggarong.

PROKAL.CO, Tak hanya membangun infrastruktur pendidikan, Bupati Kukar Edi Damansyah memastikan kualitas pendidikan di daerah ini semakin membaik. Kamis (7/11) dia bersama mitra pemerintah dari Tanoto Foundation menyaksikan hasil akselerasi yang dibangun.

 

KENING Bupati Edi Damansyah berkerut. Matanya fokus pada aksi para murid yang menunjukkan berbagai karya. Ada yang berkaitan dengan sains, bahasa, dan lainnya. Sesekali orang nomor satu di Kukar itu menunjukkan jempol kepada para murid sebagai tanda apresiasi.

Kegiatan itu dihelat di Gedung Beladiri, Kompleks Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, kemarin. Sebanyak 24 sekolah baik di tingkat SD, SMP dan SMA meramaikan Unjuk Karya Praktik Baik Program Pintar, kerja sama Tanoto Foundation dengan Pemkab Kukar.

Murid SD 012 Tenggarong tampil mendemonstrasikan pengaruh gaya gravitasi terhadap benda padat yang mereka pelajari selama ini. Disaksikan bupati dan CEO Global Tanoto, Satrio Tanudjojo, mereka melakukan percobaan dengan tiga jeruk yang diberi perlakuan berbeda.

Jeruk yang masih utuh dengan kulitnya, yang dikupas kulitnya, dan yang sebagian kulitnya dikupas, dimasukkan dalam tabung berisi air.  Hasilnya jeruk yang masih utuh dengan kulitnya ketika dimasukkan ke air, jeruknya mengapung. Sementara kedua jeruk lainnya tenggelam. Hal ini membuktikan zat benda memengaruhi gaya gravitasi.

"Jeruk yang tidak dikupas kulitnya dapat mengapung karena pori-pori kulit jeruk berisi udara. Ini yang disebut adanya gaya tolak gravitasi," ujar Haviez Al Azam, salah satu siswa tersebut di hadapan bupati.

Acara yang dibuka Bupati Edi Damansyah itu dihadiri perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, CEO Tanoto Fondation Satrio, dan sejumlah sekolah yang menjadi binaan dalam kerja sama Pemkab Kukar dan Tanoto.

Unjuk karya siswa dari Program Pintar merupakan hasil kerja sama dengan Tanoto Foundation di bidang pendidikan yang sudah dilaksanakan sekitar setahun terakhir. Dalam acara ini, perwakilan sekolah melakukan praktik manajemen berbasis sekolah, pembelajaran aktif, peran serta masyarakat serta peran serta pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara.

Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasi atas kepedulian Tanoto Foundation yang telah berkolaborasi dengan Disdikbud untuk meningkatkan mutu sekolah dan madrasah. Ia pun mengaku optimistis, upaya pemerintah yang bermitra dengan pihak swasta bisa membawa perubahan nyata dan membuat akselerasi mutu pendidikan di Kukar.

"Seperti yang kita lihat, perubahan nyata dan akselerasi telah terjadi di sekolah di Kukar. Kami menginginkan agar semakin terbangun citra dari anak-anak Kukar yang cerdas, sehat, kreatif, dan percaya diri," kata bupati.

Dia pun yakin kemajuan Kukar tidak hanya terletak pada sumber daya alamnya, tapi juga sumber daya manusia. Karena itulah, kata dia, perluasan program peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa ditawar lagi di Kukar.

Satrio Tanudjojo pun mengatakan, unjuk karya praktik program Pintar merupakan bagian dari siklus pelatihan dan pendampingan kepada sekolah dan madrasah mitra dalam menerapkan pembelajaran aktif, budaya baca, dan manajemen berbasis sekolah. "Praktik baik ini perlu disebarluaskan kepada lebih banyak sekolah dan madrasah di Kutai Kartanegara," terang Satrio.

Setelah setahun pelaksanaan Program Pintar, lebih dari 1.200 guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah, dilatih dalam menerapkan pembelajaran aktif, manajemen berbasis sekolah, melibatkan peran serta masyarakat, dan mengembangkan budaya baca.

Program Pintar yang merupakan program kerja sama dalam hal peningkatan kualitas pendidikan antara Tanoto Foundation dan Pemkab Kukar melalui Disdikbud dan Kemenag dianggap terbukti meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kukar. Ditandai dengan nilai standar proses pembelajaran tahun 2018 tertinggi di Kaltim. Penilaian tersebut dilakukan oleh LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) Kaltim. (qi/kri/16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 09:53

Perpisahan Sekolah, Siswa Diminta Rp 600 Ribu, Begini Kata Kadisdik

Jelang akhir masa sekolah, sejumlah orangtua waswas. Bukan takut anaknya…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:51

Merasa Terbuang, Pedagang Pilih “Ngemper”

SANGATTA–Puluhan pedagang menyebut merasa terbuang karena tidak mendapat lapak untuk…

Jumat, 17 Januari 2020 11:36

MAAF YOOO...!! Sendawar Belum Layak Anak

SENDAWAR – Status Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak bisa disematkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:35

Banjir di Tenggarong Seberang Makin Parah, Wakil Rakyat Tuding Ini Biangnya....

Aktivitas tambang batu bara dituding sebagai biang banjir yang sering…

Jumat, 17 Januari 2020 11:34

Keluhan Warga Direspons Cepat

Pemkab Kutim langsung merespons keluhan masyarakat Desa Mata Air, yakni…

Jumat, 17 Januari 2020 11:33

“Jalan Bubur” Mulai Dikerjakan

Jalurnya berliku-liku, menanjak, dan menurun. Lebarnya sekitar 5 meter (m).…

Jumat, 17 Januari 2020 10:47

Pejabat Datang, Portal Lahan untuk Pura Itu Akhirnya Dibuka

TANA PASER - Polemik terhambatnya proses pembangunan Pura bagi umat…

Jumat, 17 Januari 2020 10:45

Masyarakat Paser Tidak Harus Konsumsi Beras

TANA PASER - Masih defisitnya hasil produksi padi di Kabupaten…

Jumat, 17 Januari 2020 10:42

Dua Kampung Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam, Masih Ada 73 Kampung Lagi Menunggu

SENDAWAR–Tak bisa dibayangkan bagaimana kebahagiaan warga Muara Bunyut dan Empakuq.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers