MANAGED BY:
RABU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 08 November 2019 21:36
Aparatur Desa Belum Didukung BPJS
HARUS DIJAMIN: Rapat lintas sektor antar-pemerintah dan pemangku kepentingan BPJS di kantor bupati. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

SANGATTA–Aparatur desa di Kutim belum keseluruhan di-backup BPJS Kesehatan. Padahal, hal itu telah diatur dalam Perpres Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Seperti yang diungkapkan Kepala BPJS Cabang Samarinda Oktovianus Ramba, dalam rapat lintas sektor, kemarin (7/11), menurutnya hal itu penting dan harus diketahui. "Yang belum ada itu implementasi aparatur desa, mereka harus masuk skema JKN, dan harus disamakan dengan ASN. Pengalihannya juga 4 persen dari penghasilan tetap," ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekda Kutim Irawansyah membenarkan hal itu. Dari 139 desa yang ada, pihaknya akan melaksanakan program tersebut pada 2020 mendatang. "Karena ini aturan baru, kalau saat ini datanya juga belum ada," tuturnya. Pihaknya mempertegas aturan tersebut, agar seluruh aparatur desa dapat terakomodasi. Tidak tanggung-tanggung, pihaknya berencana menggelontorkan dana sekitar Rp 2 miliar untuk pengurus desa. 

"Adanya informasi itu, mau tidak mau 2020 nanti melalui peraturan bupati (perbup) harus diperjelas, dianggarkan masing-masing, melalui ADD-nya," tandasnya. Dia meminta, seluruh perangkat terdaftar. Bagi dia, aparatur bukan hanya kepala, melainkan seluruh aspek penting yang menjadi pengurus. "Harus semua. Mudahan ke depan RT juga bisa diberi pelayanan yang sama," jabarnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani menyebut, masih banyak desa yang belum terdaftar. Sebab, sejauh ini pendaftaran BPJS ditanggung masing-masing. Hal itu menurutnya sangat berdampak minimnya peminat jaminan kesehatan. "Saya kurang hafal berapa pastinya, sebagian besar di Kutim aparatur desa memang belum di-backup BPJS. Anggaran juga sepertinya dari ADD," singkatnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 11:34

Ayah-Anak Tersangka Kasus Pembunuhan karena Cinta Segitiga

TENGGARONG–Dua hari mengitari hutan di Kecamatan Muara Kaman, tim Alligator…

Rabu, 20 Januari 2021 11:30

Bawa 263 Minuman Beralkohol untuk Perusahaan Perkebunan, Warga Samarinda Ditangkap di Segah

TANJUNG REDEB–Personel Polsek Segah berhasil mengamankan 263 botol minuman beralkohol…

Rabu, 20 Januari 2021 11:28

“Pasar Tumpah” Bikin Resah, Janji Tindak Tegas, Pembeli Bisa Dapat Sanksi

Menjamurnya pasar tumpah terus menjadi masalah di Kutai Timur (Kutim),…

Rabu, 20 Januari 2021 11:27

DUH GAWAT..!! Ruangan Perawatan di RSUD Abdul Rivai Berau Nyaris Penuh

TANJUNG REDEB–Direktur RSUD dr Abdul Rivai Nurmin Baso yang dikonfirmasi…

Rabu, 20 Januari 2021 11:25

PWI Kutim Resmi Dilantik

SANGATTA–Benahi insan pers (jurnalis) yang profesional dan memiliki landasan hukum…

Selasa, 19 Januari 2021 10:14

Poros Lung Anai Dibahas, Lukas: Baru Kali Ini Keluhan Kami Direspons

Rencana perbaikan jalan dari Desa Jembayan Dalam, Sungai Payang, hingga…

Selasa, 19 Januari 2021 10:13

Diduga Cabuli Anak Perempuan Bawah Umur, Tiga Remaja Dibekuk

SENDAWAR - Dua remaja tanggung di Kutai Barat (Kubar) dibekuk…

Selasa, 19 Januari 2021 10:11

Cegah Banjir saat Curah Hujan Tinggi, Sungai Perlu Normalisasi

TENGGARONG - Ancaman banjir dan longsor di Sangasanga perlu dikaji…

Selasa, 19 Januari 2021 10:10

Pandemi Covid-19, Pendonor Darah di Berau Berkurang, Ini Siasat PMI

TANJUNG REDEB–Pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama sembilan bulan di Indonesia.…

Selasa, 19 Januari 2021 10:09

Banyak Kekayaan Alam, Potensi Pariwisata di Kutai Timur Belum Maksimal

Masih terdampak Covid-19, membuat pariwisata Kutim semakin tak jelas. Bahkan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers