MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 08 November 2019 21:36
Aparatur Desa Belum Didukung BPJS
HARUS DIJAMIN: Rapat lintas sektor antar-pemerintah dan pemangku kepentingan BPJS di kantor bupati. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA–Aparatur desa di Kutim belum keseluruhan di-backup BPJS Kesehatan. Padahal, hal itu telah diatur dalam Perpres Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan.

Seperti yang diungkapkan Kepala BPJS Cabang Samarinda Oktovianus Ramba, dalam rapat lintas sektor, kemarin (7/11), menurutnya hal itu penting dan harus diketahui. "Yang belum ada itu implementasi aparatur desa, mereka harus masuk skema JKN, dan harus disamakan dengan ASN. Pengalihannya juga 4 persen dari penghasilan tetap," ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekda Kutim Irawansyah membenarkan hal itu. Dari 139 desa yang ada, pihaknya akan melaksanakan program tersebut pada 2020 mendatang. "Karena ini aturan baru, kalau saat ini datanya juga belum ada," tuturnya. Pihaknya mempertegas aturan tersebut, agar seluruh aparatur desa dapat terakomodasi. Tidak tanggung-tanggung, pihaknya berencana menggelontorkan dana sekitar Rp 2 miliar untuk pengurus desa. 

"Adanya informasi itu, mau tidak mau 2020 nanti melalui peraturan bupati (perbup) harus diperjelas, dianggarkan masing-masing, melalui ADD-nya," tandasnya. Dia meminta, seluruh perangkat terdaftar. Bagi dia, aparatur bukan hanya kepala, melainkan seluruh aspek penting yang menjadi pengurus. "Harus semua. Mudahan ke depan RT juga bisa diberi pelayanan yang sama," jabarnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kutim Bahrani menyebut, masih banyak desa yang belum terdaftar. Sebab, sejauh ini pendaftaran BPJS ditanggung masing-masing. Hal itu menurutnya sangat berdampak minimnya peminat jaminan kesehatan. "Saya kurang hafal berapa pastinya, sebagian besar di Kutim aparatur desa memang belum di-backup BPJS. Anggaran juga sepertinya dari ADD," singkatnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Januari 2020 09:52

Tes CPNS Sebentar Lagi, PLN dan Telkom Mesti Siap Juga Nih

ARTA KUSUMA YUNANDA/BP TANJUNG REDEB–Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP)…

Sabtu, 18 Januari 2020 09:51

Merasa Terbuang, Pedagang Pilih “Ngemper”

SANGATTA–Puluhan pedagang menyebut merasa terbuang karena tidak mendapat lapak untuk…

Jumat, 17 Januari 2020 11:36

MAAF YOOO...!! Sendawar Belum Layak Anak

SENDAWAR – Status Kabupaten Layak Anak (KLA) tidak bisa disematkan…

Jumat, 17 Januari 2020 11:35

Banjir di Tenggarong Seberang Makin Parah, Wakil Rakyat Tuding Ini Biangnya....

Aktivitas tambang batu bara dituding sebagai biang banjir yang sering…

Jumat, 17 Januari 2020 11:34

Keluhan Warga Direspons Cepat

Pemkab Kutim langsung merespons keluhan masyarakat Desa Mata Air, yakni…

Jumat, 17 Januari 2020 11:33

“Jalan Bubur” Mulai Dikerjakan

Jalurnya berliku-liku, menanjak, dan menurun. Lebarnya sekitar 5 meter (m).…

Jumat, 17 Januari 2020 10:47

Pejabat Datang, Portal Lahan untuk Pura Itu Akhirnya Dibuka

TANA PASER - Polemik terhambatnya proses pembangunan Pura bagi umat…

Jumat, 17 Januari 2020 10:45

Masyarakat Paser Tidak Harus Konsumsi Beras

TANA PASER - Masih defisitnya hasil produksi padi di Kabupaten…

Jumat, 17 Januari 2020 10:42

Dua Kampung Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam, Masih Ada 73 Kampung Lagi Menunggu

SENDAWAR–Tak bisa dibayangkan bagaimana kebahagiaan warga Muara Bunyut dan Empakuq.…

Jumat, 17 Januari 2020 10:41
Tenggarong Harus Belajar dari Kegagalan Samarinda

Bekas Pasar Ini Cocok Dijadikan Kolam Penampungan Air

Persoalan banjir yang tidak kunjung tuntas di Samarinda, patut jadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers