MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Jumat, 08 November 2019 21:11
KPK Minta MA Kuatkan Putusan Rita
Rita Widyasari

PROKAL.CO,

JAKARTA–Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Mahkamah Agung (MA) agar menolak permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari. KPK juga meminta MA supaya menguatkan hukuman 10 tahun penjara, yang dijatuhkan pada Rita. 

Untuk diketahui, Rita dinyatakan terbukti telah menerima suap dan gratifikasi selama dua periode menjabat sebagai Bupati Kukar dari tahun 2010 hingga 2017. “Kita meminta MA agar menolak kasasi yang diajukan pemohon sekaligus menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta sebelumnya,” kata jaksa KPK Joko Hermawan selepas menyerahkan kesimpulan di Pengadilan Tipikor Jakarta, (7/11). 

Joko menolak menyebut alasan hukum apa saja yang dibuat KPK untuk mematahkan dalil PK yang diajukan pengacara Rita, Sugeng. “Karena yang menyidangkan nanti hakim agung, maka disidang (pendahuluan) ini kita hanya menyerahkan kesimpulan saja, tanpa dibacakan,” jelas Joko seraya berlalu. Sebaliknya Sugeng berharap, MA dapat mengabulkan PK yang diajukan kliennya. 

Ini didasari penilaian tim penasihat hukum bahwa putusan Pengadilan Tipikor pada 6 Juli 2018 mengandung beberapa kekeliruan dan kekhilafan yang dilakukan hakim. Mulai perhitungan nilai gratifikasi Rp 110,7 miliar yang dianggap Sugeng tak sebanyak itu. “Menurut kita ada dobel penghitungan, seharusnya dikurangi 49 miliar rupiah. Jadi kalau dikurangi yang harus dipertanggungjawabkan sekitar Rp 60 miliaran,” ungkap Sugeng. 

Bukti baru atau novum lain yang diajukan, tambah dia, adalah adanya keterangan beberapa saksi. Bahwa Rita tak menerima suap atau gratifikasi seperti yang dituduhkan KPK. Dalil lainnya, sambung Sugeng, terkait berhak tidaknya Rita mengajukan PK. Seperti diberitakan, Kamis pekan lalu, pakar hukum pidana asal Universitas Al Azhar, Jakarta, Suparji Ahmad dihadirkan sebagai saksi ahli untuk menguatkan alasan PK Rita. 

Suparji waktu itu menyebut, Rita tetap berhak mengajukan PK walau tak mengajukan banding ataupun kasasi. Seperti sebelumnya, Rita kembali irit bicara saat ditanya soal upaya hukum luar biasa yang tengah dia tempuh. “Harapan saya PK ini bisa mengurangi hukuman, syukur-syukur bebas. Sebab tak ada bukti saya memerintah atau menerima uangnya,” ucapnya. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 23 Januari 2021 12:39

Kaltim Perlu 507 Nakes Lagi, Paling Banyak Petugas ICU, Mesti Berusia di Bawah 50 Tahun

SAMARINDA–Masih tingginya kasus harian positif terinfeksi Covid-19 membuat kebutuhan tenaga…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:37

KPU Sahkan Lima Kepala Daerah Terpilih, Saatnya Membuktikan Janji Kampanye

SAMARINDA–Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pemenang Pilkada Serentak…

Sabtu, 23 Januari 2021 12:36
Pam Swakarsa Program Prioritas Komjen Listyo Disorot Tajam

Pam Swakarsa Berpotensi Hidupkan Ormas Mirip FPI

JAKARTA–Pam swakarsa, program prioritas Komjen Listyo Sigit Prabowo mendapatkan sorotan……

Sabtu, 23 Januari 2021 11:59

BEJAT..!! Cekoki Obat Penenang dan Perangsang, Ayah Tiri Ini Cabuli Anaknya Sampai 4 Kali

SAMARINDA - Seorang residivis penganiayaan, inisial AS (37) mencabuli anak…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:55

Iklim Kerja Kaltim Turun, Pengangguran Naik

PERINGATAN: Jumlah pengangguran di Kaltim tahun lalu menunjukkan kenaikan sebesar…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:52

Berhasil Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca, Bank Dunia Beri Apresiasi Kaltim

BALIKPAPAN–Bank Dunia bakal memberikan kompensasi kepada Pemprov Kaltim sebesar USD…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:09

Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia Masuk Tahap Finalisasi

Rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia di sebagian wilayah Kabupaten…

Sabtu, 23 Januari 2021 11:07

GAWAT INI..!! Kasus Meninggal Covid-19 di Kaltim Capai 921, Penularan Semakin Tinggi

SAMARINDA - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim merilis…

Jumat, 22 Januari 2021 12:55

Masih Terima Bonus Demografi, Penduduk Kaltim Didominasi Generasi Z dan Milenial

SAMARINDA – Tahun ini, Kaltim masih menerima bonus demografi. Ditandai…

Jumat, 22 Januari 2021 12:43

Polisi Hentikan Kasus Pelanggaran Prokes Raffi, Ini Alasan Polisi

JAKARTA– Kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) yang menyeret presenter…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers