MANAGED BY:
RABU
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Kamis, 07 November 2019 11:51
Kartu Merah Tepat, Tapi Telat
Daley Blind

PROKAL.CO, COMEBACK juga tercipta di Stamford Bridge, London, kemarin WIB (6/11). Di kandangnya, Chelsea selamat dari kekalahan atas Ajax Amsterdam setelah ketinggalan 1-4 sampai menit ke-55. Tiga keputusan yang cepat dari wasit Gianluca Rocchi dalam kurun waktu dua menit adalah pembedanya.

Ya, dua kartu merah diberikan untuk dua bek Ajax, Daley Blind dan Joel Veltman. Kartu kuning kedua Veltman diberikan lantaran tangannya dianggap menyentuh bola sepakan Callum Hudson-Odoi di dalam kotak penalti. Setelah melihat Video Assistant Referee (VAR), hukuman penalti pun diberikan ke tuan rumah.

Yang jadi pertanyaan keputusan Rocchi saat menghadiahi Blind kartu kuning kedua. Dia memberikannya selang dua menit setelah mantan bek Manchester United itu mengganjal striker Chelsea Tammy Abraham. Keputusan setelah review VAR saat hendak memutuskan handsball-nya Veltman.

''Tekelnya (Blind ke Abraham) sangat brutal, dan itu jelas pelanggaran yang sangat layak diganjar kartu kuning,'' ungkap mantan bek United Rio Ferdinand yang sekarang jadi pandit BT Sport. ''Dengan melihat permainannya sejak di babak pertama kami bahkan sudah memprediksi bahwa salah satu dari kedua pemain ini akan dikartu merah,'' sambung pandit BT Sport lainnya, Gary Lineker.

Bagi Ajax ini kali pertama mereka mendapat hadiah dua kartu merah di Liga Champions sedekade terakhir. Karenanya skuad berjuluk De Godenzonen tersebut sewot dengan keputusan Rocchi. ''Pelanggaran dilakukan Daley. Tapi kami kemudian diberi dua kartu merah dan penalti. Anda tak akan bisa membayangkannya,'' sebut tacticus Ajax Erik ten Hag seperti dilansir laman NU.

Ten Hag menyebut, keputusan dengan VAR juga belum tentu benar. ''Faktanya, beberapa kali keputusan wasit dan VAR salah,'' lanjut Ten Hag. ''Aku bahkan hanya bisa berdiri dan tidak bisa mempercayainya,'' sahut Blind, dalam percakapannya dengan Ajax TV. Veltmann juga tidak terima jika dia disebut handball.

''Aku menempatkan lenganku sejajar dengan tubuhku. Jika dia (wasit) kemudian menilai itu sebagai handball dan penalti, aku tak bisa memahaminya. Bahkan untuk kartu kuning sekali pun. Memalukan,'' kecamnya. ''Kemenangan kami dirampok,'' kecam kapten Ajax Dusan Tadic, dalam situs resmi klub. (ren)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers