MANAGED BY:
SABTU
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 07 November 2019 11:18
Iuran Naik, Pasien Kelas 3 Membludak

Menkes Haruskan Perbanyak Tempat Tidur

ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA- Melalui Peraturan Presiden No 75/2019, iuran BPJS Kesehatan naik mulai 1 Januari nanti. Kenaikannya sebanyak 65 hingga 116 persen.  Salah satu konsekuensinya adalah akan banyak peserta turun kelas.

Salah satu visi misi Presiden Joko Widodo dalam pemerintahan periode ini adalah penguatan sistem jaminan sosial. Ada empat aspek kewenangan Kemenkes dalam mewujudkan hal tersebut. Yakni aspek kepesertaan, pelayanan, pembiayaan, kendali mutu dan kendali biaya.

Anggota Komisi IX Edy Wuryanto mengungkapkan dengan adanya kenaikan iuran ini membuat peluang masyarakat dari golongan peserta bukan penerima upah (PBPU) berbondong-bondong menurunkan kelasnya. Terutama turun menjadi peserta kelas 3. Hal ini dikarenakan tidak mampu untuk membayar iuran tiap bulannya. Apalagi jika sudah berkeluarga dan memiliki anak, maka bisa jadi pengeluarannya semakin membengkak. 

"Persoalannya apakah kapasitas kelas tiga di rumah sakit cukup?" tuturnya kemarin (6/11) saat ditemui di Ruang Rapat Komisi IX.

Sejauh ini, peserta BPJS Kesehatan golongan PBPU kelas 3 mencapai 20,2 juta orang. Sementara itu kelas 1 sejumlah 5,3 juta peserta dan kelas 2 6,9 jiwa. 

Jika penuh, maka ada risiko peserta tidak terlayani. "Saya hanya ingin rakyat yang sudah bayar mendapatkan layanan," tutur politisi PDI Perjuangan. Dia pun berharap agar Kemenkes mengantisipasi hal tersebut. 

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto pun berjanji akan memperbanyak jumlah kelas 3. Terutama untuk rumah sakit milik pemerintah. Bahkan targetnya hingga 60 persen kelas di rumah sakit milik pemerintah digunakan untuk kelas 3. "Ada dana alokasi khusus (DAK) untuk membangun kelas 3," ungkapnya. 

Menurut aturan, setidaknya rumah sakit harus mengalokasikan 30 persen untuk peserta kelas 3. Dari data Ditjen Pelayanan Kesehatan, secara nasional rata-rata alokasi kelas 3 mencapai 42 persen. 

"Memang akan terjadi tumpukan pasien di kelas 3. Ini tergantung kesadaran rumah sakit," ucap Terawan. Kesadaran yang dimaksud Terawan adalah menggunakan kelas atasnya jika kelas 3 sudah penuh. Sehingga tak ada alasan lagi pasien kelas 3 tidak terlayani. "Butuh penyadaran untuk kegotongroyongan," imbuhnya. 

Rencananya dalam waktu dekat Terawan akan bertemu dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI). Tujuannya untuk menghimbau agar rumah sakit menambah jumlah kelas 3. 

"Kuncinya cash flow rumah sakit," katanya. Menurutnya, hambatan rumah sakit untuk menginvestasikan lebih banyak kelas 3 adalah soal pendanaan. Kedepan ketika pembayaran BPJS Kesehatan lancar, dia yakin bahwa rumah sakit akan menambah jumlah kelas 3. Apalagi jika jumlah pasien akan lebih banyak. (lyn)


BACA JUGA

Jumat, 17 Januari 2020 23:00

Banjir Samarinda Cuma Komoditas Politik

SAMARINDA-Gaya komunikasi Wali Kota Syaharie Jaang dalam menyikapi banjir di…

Jumat, 17 Januari 2020 22:00

KLHK Investigasi Tambang Ilegal di IKN

BALIKPAPAN–Kegiatan pertambangan di sekitar lokasi calon ibu kota negara (IKN)…

Jumat, 17 Januari 2020 21:00

Tahu Sumedang yang Tiada Henti Diuji, Efisiensi setelah Tol Beroperasi, Omzet Tersisa 25 Persen

Setelah Bandara APT Pranoto Samarinda, kini Tol Balikpapan-Samarinda yang menggerus…

Jumat, 17 Januari 2020 14:31
Minta Polri Usut Tuntas Masalah ASABRI

Direksi ASABRI Bersikeras Bantah Terjadi Korupsi

JAKARTA– Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambangi…

Jumat, 17 Januari 2020 11:51
Dari Penerbangan Perdana Susi Air Samarinda-Maratua

Selamat Tinggal Perjalanan Melelahkan ke Surga Pelepas Penat

Pulau Maratua kini hanya berjarak 1 jam 20 menit dari…

Jumat, 17 Januari 2020 11:42

Titik Longsor Bertambah, Penghuni Kuburan Bisa Keluar

Meski hujan yang mengguyur Kota Tepian tengah mereda. Namun, bahaya…

Jumat, 17 Januari 2020 11:26

Sudah Tidak Ada WNI yang Ditawan Abu Sayyaf

JAKARTA - Pemerintah Filipina memenuhi janjinya kepada pemerintah Indonesia. Melalui…

Jumat, 17 Januari 2020 11:21

Kasus Jiwasraya, Kejagung Blokir 84 Aset Tanah Tersangka

JAKARTA-- Setelah mengamankan sejumlah mobil mewah dan motor sejak Rabu,…

Jumat, 17 Januari 2020 11:01

DKPP Resmi Berhentikan Wahyu Setiawan

JAKARTA– Wahyu Setiawan secara resmi diberhentikan secara tetap sebagai komisioner…

Kamis, 16 Januari 2020 16:34
Panti Asuhan Baitul Walad yang Terus Berjuang di Tengah Banjir

Bisa Bermalam di Musala, Keluar Biaya dan Tenaga Ekstra

Banjir sudah sangat akrab dengan panti asuhan ini. Januari ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers