MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 06 November 2019 13:25
Demonstran Ditembaki, Sudah 270 Orang Meregang Nyawa
Demo menentang pemerintah di Iraq terus berlangsung. Total sudah 270 nyawa melayang selama aksi kurang lebih sebulan itu. (MURTAJALATEEF/EPA)

PROKAL.CO, BAGHDAD – Korban kembali berjatuhan di Iraq. Petugas keamanan di beberapa kota menghujani demonstran dengan peluru asli. Sepuluh orang dilaporkan tewas dan puluhan korban lainnya terluka. Pemerintah Iraq juga mematikan jaringan internet agar para pengunjuk rasa tidak bisa saling berkomunikasi.

’’Mereka sudah pernah memutus jaringan internet dan melakukannya sekali lagi tidak akan berdampak apa pun,’’ ujar Ammar, salah seorang demonstran di Tahrir Square.

Agence France-Presse mengungkapkan, sejak Minggu malam (3/11) hingga Senin pagi (4/11), bentrokan terjadi di Karbala. Empat demonstran tewas di dekat Konsulat Iran di kota tersebut.

Pada Senin petang lalu, giliran demonstran di Baghdad yang ditembaki. Massa ingin merangsek masuk ke Green Zone. Itulah area yang berisi gedung-gedung pemerintahan dan kedutaan besar berbagai negara. Dua orang dilaporkan tewas.

Insiden serupa terjadi di Kota Nasiriyah. Dua demonstran tewas ditembak. Kemarin pagi (5/11) giliran demonstran di pelabuhan Umm Qasr yang menjadi korban. Pasukan keamanan berupaya membubarkan demonstran yang memblokade jalan. Sekali lagi, dua nyawa melayang.

Petugas keamanan juga menyerang para demonstran dengan gas air mata. Beberapa gas air mata sudah kedaluwarsa. Imbasnya, para demonstran sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit. Beberapa pendemo langsung jatuh pingsan.

Ketika demo di Iraq mulai terjadi 1 Oktober lalu, petugas yang diterjunkan memang menggunakan peluru asli. Para penembak jitu ditempatkan di berbagai titik dan menembaki para demonstran. Selama enam hari, 157 nyawa melayang. Namun, setelah itu situasi mereda sebentar sebelum gelombang demonstran kembali turun ke jalan pada akhir Oktober. Total, 270 nyawa melayang selama aksi yang berlangsung lebih dari sebulan tersebut.

Meski korban terus berjatuhan, penduduk Iraq tidak gentar. Mereka sudah muak dengan korupsi, angka pengangguran yang tinggi, serta pengaruh Iran dan AS di Negeri 1.001 Malam tersebut. Massa menuntut reformasi besar-besaran di sistem politik.

Di berbagai kota, demonstran melakukan aksi damai dengan cara duduk diam. Sebagian lainnya memilih memblokade jalan. Seluruh kantor pemerintahan di Kota Kut, Nasiriyah, dan Diwaniyah kemarin tutup. Di Baghdad, demonstran memilih mendirikan kemah di Tahrir Square dan menguasai gedung-gedung di sekitarnya selama lebih dari sepekan.

’’Iran-lah yang mengatur negara ini. Kami lebih baik mati daripada tinggal di bawah perbudakan mereka,’’ tegas salah seorang demonstran. (sha/c14/dos)


BACA JUGA

Jumat, 29 Mei 2020 14:42

Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka

SETELAH ditutup selama lebih dari dua bulan, akibat pandemi virus…

Jumat, 29 Mei 2020 14:41

Jamin Perawatan Turis jika Tertular Covid-19

NIKOSIA–Jaminan. Itulah yang diberikan pemerintah Siprus untuk menggeliatkan lagi perekonomiannya.…

Jumat, 29 Mei 2020 14:40

Tiongkok Sahkan UU Keamanan, Amerika MengancamSehari Sebelumnya

Pemerintah Tiongkok tak menggubris tekanan internasional terkait nasib demokrasi Hongkong.…

Jumat, 29 Mei 2020 13:04

Kok Bisa ? Kiriman Paket Terlambat 8 Tahun

Pegawai Canada Post ini berusaha menjaga amanah. Dia tetap mengantarkan…

Kamis, 28 Mei 2020 14:23

Uji Terapi Ganja pada Bayi

LONDON– Oscar Parodi akan merasakan ganja pertamanya. Tentu saja bukan…

Kamis, 28 Mei 2020 13:17

Tolak RUU Berbalas Peluru

HONGKONG– Covid-19 reda, ganti demonstran yang membara. Kemarin (27/5) massa…

Kamis, 28 Mei 2020 11:52

Pintu Masjid dan Gereja Mulai Terbuka

MASJID-masjid di Arab Saudi akan kembali dibuka. Kemarin (26/5) pemerintah…

Kamis, 28 Mei 2020 11:50

Tas Perjalanan Senilai RP 708,7 Juta

PARIS- Tas tersebut biasa. Bahannya kayu dan kulit. Yang tidak…

Kamis, 28 Mei 2020 10:32

Pasca Kematian, Model Ini Malah Dihujat Warganet

KARACHI – Rest in peace (RIP). Doa itu biasanya memenuhi…

Kamis, 28 Mei 2020 10:29

Membangun Optimisme di Tengah Pandemi

Berbagai negara sudah melonggarkan kebijakan terkait dengan pencegahan penularan Covid-19.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers