MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 06 November 2019 11:31
Tiap Hari Ada Peserta Turunkan Kelas di BPJS Kesehatan Paser
TURUNKAN KELAS: Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Paser mulai menurunkan kelas premi pasca ditetapkannya kenaikan tahun depan nanti.

PROKAL.CO, TANA PASER - Sejak ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan, di mana per 1 Januari 2020 iuran peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan dinaikkan 100 persen di semua kelas.  

Sontak berpengaruh pada pelayanan di sejumlah daerah. Termasuk di Kabupaten Paser. Kepala BPJS Kesehatan Paser Noormini mengatakan setiap harinya ada sekitar 5 kepala keluarga (KK) yang mengurus pemindahan kelas.  

" Untuk jumlah yang pindah kelas belum terdata. Saat ini jumlah kepesertaan di Paser 219.224 jiwa.  Untuk di Paser, masih ada sekitar 42.083 jiwa yang belum tercover kesehatannya oleh BPJS Kesehatan," terang Noormini kepada Kaltim Post belum lama ini. 

Perubahan data terus terjadi karena adanya verifikasi ulang, baik itu ada warga yang pindah, meninggal maupun perubahan status sosialnya dari mandiri sebelumnya, kini ke perusahaan atau instansi.  

Pemerintah akan menerapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2020 terhadap peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) yakni dari Rp 80.000 menjadi Rp160.000 untuk kelas I dan dari sebelumnya Rp51.000 menjadi Rp110.000 untuk kelas II, dan untuk iuran kelas III diusulkan sebesar Rp 42.000 dari Rp 25.500.   

Sebelumnya pada pertemuan dengan pemerintah daerah, Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan Sugiyanto menuturkan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau kelas 3 yang sudah terverifikasi Dinas Sosial statusnya, kenaikan sudah ditetapkan sejak 1 Agustus 2019. Kenaikan ini kata dia untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program iuran kesehatan. 

" Untuk kenaikan PBI ini iurannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat hingga akhir tahun ini. Sementara untuk tahun 2020 menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," pungkasnya. (/jib)

 


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers