MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 06 November 2019 11:31
Tiap Hari Ada Peserta Turunkan Kelas di BPJS Kesehatan Paser
TURUNKAN KELAS: Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Paser mulai menurunkan kelas premi pasca ditetapkannya kenaikan tahun depan nanti.

PROKAL.CO, TANA PASER - Sejak ditetapkannya Peraturan Presiden Nomor 75 tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan, di mana per 1 Januari 2020 iuran peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan dinaikkan 100 persen di semua kelas.  

Sontak berpengaruh pada pelayanan di sejumlah daerah. Termasuk di Kabupaten Paser. Kepala BPJS Kesehatan Paser Noormini mengatakan setiap harinya ada sekitar 5 kepala keluarga (KK) yang mengurus pemindahan kelas.  

" Untuk jumlah yang pindah kelas belum terdata. Saat ini jumlah kepesertaan di Paser 219.224 jiwa.  Untuk di Paser, masih ada sekitar 42.083 jiwa yang belum tercover kesehatannya oleh BPJS Kesehatan," terang Noormini kepada Kaltim Post belum lama ini. 

Perubahan data terus terjadi karena adanya verifikasi ulang, baik itu ada warga yang pindah, meninggal maupun perubahan status sosialnya dari mandiri sebelumnya, kini ke perusahaan atau instansi.  

Pemerintah akan menerapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Januari 2020 terhadap peserta non Penerima Bantuan Iuran (PBI) yakni dari Rp 80.000 menjadi Rp160.000 untuk kelas I dan dari sebelumnya Rp51.000 menjadi Rp110.000 untuk kelas II, dan untuk iuran kelas III diusulkan sebesar Rp 42.000 dari Rp 25.500.   

Sebelumnya pada pertemuan dengan pemerintah daerah, Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan Sugiyanto menuturkan untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau kelas 3 yang sudah terverifikasi Dinas Sosial statusnya, kenaikan sudah ditetapkan sejak 1 Agustus 2019. Kenaikan ini kata dia untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program iuran kesehatan. 

" Untuk kenaikan PBI ini iurannya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat hingga akhir tahun ini. Sementara untuk tahun 2020 menjadi tanggung jawab pemerintah daerah," pungkasnya. (/jib)

 


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:44

Jalan Masih Tanah, Warga Hanya Pasrah

Lebar jalan sekitar 7 meter. Kondisinya belum “menghitam” alias beraspal.…

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…

Senin, 18 November 2019 13:42

Antrean di SPBU Makin Panjang, Makin “Mencekik”

Warga di Tanjung Redeb masih kesulitan mendapat bahan bakar minyak…

Senin, 18 November 2019 13:40

Lalu Lintas Semrawut saat Traffic Light Padam Sepekan

SANGATTA–Sepekan sudah traffic light di persimpangan Jalan APT Pranoto, Sangatta…

Senin, 18 November 2019 13:34

Calon Wabup Lebih Tepat Uji Publik

TENGGARONG - Dua nama yang diusulkan Bupati Kukar Edi Damansyah ke…

Senin, 18 November 2019 13:33

Kapal Angkutan Barang Bandel, Dishub Sampai Bosan Beri Peringatan

Dishub mengeluhkan kapal angkutan barang ke Kubar. Pasalnya, para pemilik…

Senin, 18 November 2019 13:30

Tahura Petangis Pulihkan 500 Hektare Lahan

TANA PASER - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Paser Abdul…

Senin, 18 November 2019 13:29

Paser Terlambat Buka Pendaftaran, Pendaftaran CPNS Diperpanjang

TANA PASER - Kabupaten Paser termasuk telat mengumumkan pendaftaran seleksi…

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*