MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 06 November 2019 11:08
Nestapa Eks Karyawan PT WTC, Tidur Berimpitan di Gedung Kecamatan

Buruh Ingin Hak Penuh

TIDAK TERURUS: Ratusan warga eks karyawan PT WTC mengungsi di BPU Kecamatan Karangan lantaran diusir dari mes perusahaan. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Nyaris dua bulan sudah ratusan eks buruh PT Wahana Tritunggal Cemerlang (WTC) mengungsi di BPU Kecamatan Karangan, Kutim. Kesulitan makanan, terpapar penyakit, dan anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan.

 

SANGATTA–Aksi mogok buruh PT WTC, beberapa bulan lalu, berbuntut pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dari perusahaan. Karyawan minta dipekerjakan kembali, pemkab memfasilitasi pertemuan tersebut. Sudah ada kesepakatan antara perusahaan dan buruh yang terkena PHK, beberapa waktu lalu.

Namun, sekitar 300 buruh yang sudah terusir dari mes perusahaan memilih menetap di BPU Kantor Kecamatan Karangan. Terpaksa tinggal lantaran tuntutan tak diindahkan. Tinggal sementara di BPU bukan tanpa izin pihak kecamatan. Berharap masalah cepat selesai, justru berlarut-larut. Mogok kerja dilandasi pemotongan sepihak upah karyawan oleh perusahaan, yang dianggap tidak adil. Terlebih, pemangkasan gaji digunakan untuk pembayaran pajak, BPJS ketenagakerjaan, dan BPJS kesehatan.

Camat Karangan Madnuh membenarkan informasi, ada warga yang sementara tinggal di gedung BPU kecamatan. Menurut dia, hal itu menjadi perhatian utama. Dia berupaya membantu semampunya, dengan menggandeng organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat untuk memberi bantuan makanan pada warga tersebut.

"Saya koordinasi dulu dengan Pak Wabup (Kasmidi Bulang). Tetap berusaha menyelesaikan dengan cara yang terbaik," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (5/11). Sejumlah permasalahan sosial lainnya dikhawatirkan timbul. Sebab, minimnya tempat MCK digadang-gadang menjadi sumber penyakit. Tidak hanya itu, perihal kesehatan dan pendidikan menjadi polemik yang turut dipikirkan. Sejumlah anak terpaksa tidak melanjutkan pendidikan, camat juga berupaya mencarikan pekerjaan bagi buruh yang memiliki anak. "Saya minta puskesmas datang setiap pagi mengecek kondisi mereka," sambungnya.

"Mereka sudah terlalu lama tinggal di gedung BPU, mungkin masyarakat lain juga ada yang perlu gedung tersebut," tegas Madnuh.

Senin lalu, Kasmidi menyampaikan, pihaknya berupaya untuk mencari solusi menangani permasalahan tersebut. "Camat harus aktif, pisahkan mana yang mau bekerja lagi, demo silakan, tapi harus ada batasan waktunya. Kami hanya membantu menjembatani, karena perusahaan sudah mau terima mereka kembali," jelasnya.

Dia meminta penyelesaian itu rampung pekan ini. Terlebih, kantor camat bukan tempat menginap. Sebab, hal itu berdampak dan merambat ke permasalahan sosial lainnya. "Satu atau dua orang boleh, kalau ratusan ya enggak layak. Bukan perkara mengganggu kinerja, tapi kami kasihan. Menganggur tidak bekerja, kehidupannya seperti itu," ungkapnya.

"Kami masih menelusuri, masalah krusial yang membuat mereka tidak ingin masuk kerja lagi. Sebelumnya, mereka sudah dijembatani dengan perusahaan dan bersedia menampung mereka kembali, tapi mereka (buruh) tidak mau masuk," tegasnya.

"Kami pemerintah tugasnya mencari solusi untuk menengahi mereka. Saya sudah minta camat urus itu. Segera kumpulkan, tanyakan kenapa tidak mau masuk," tutupnya. (*/la/dra2/k8)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers