MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Rabu, 06 November 2019 11:08
Nestapa Eks Karyawan PT WTC, Tidur Berimpitan di Gedung Kecamatan

Buruh Ingin Hak Penuh

TIDAK TERURUS: Ratusan warga eks karyawan PT WTC mengungsi di BPU Kecamatan Karangan lantaran diusir dari mes perusahaan. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Nyaris dua bulan sudah ratusan eks buruh PT Wahana Tritunggal Cemerlang (WTC) mengungsi di BPU Kecamatan Karangan, Kutim. Kesulitan makanan, terpapar penyakit, dan anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan.

 

SANGATTA–Aksi mogok buruh PT WTC, beberapa bulan lalu, berbuntut pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dari perusahaan. Karyawan minta dipekerjakan kembali, pemkab memfasilitasi pertemuan tersebut. Sudah ada kesepakatan antara perusahaan dan buruh yang terkena PHK, beberapa waktu lalu.

Namun, sekitar 300 buruh yang sudah terusir dari mes perusahaan memilih menetap di BPU Kantor Kecamatan Karangan. Terpaksa tinggal lantaran tuntutan tak diindahkan. Tinggal sementara di BPU bukan tanpa izin pihak kecamatan. Berharap masalah cepat selesai, justru berlarut-larut. Mogok kerja dilandasi pemotongan sepihak upah karyawan oleh perusahaan, yang dianggap tidak adil. Terlebih, pemangkasan gaji digunakan untuk pembayaran pajak, BPJS ketenagakerjaan, dan BPJS kesehatan.

Camat Karangan Madnuh membenarkan informasi, ada warga yang sementara tinggal di gedung BPU kecamatan. Menurut dia, hal itu menjadi perhatian utama. Dia berupaya membantu semampunya, dengan menggandeng organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat untuk memberi bantuan makanan pada warga tersebut.

"Saya koordinasi dulu dengan Pak Wabup (Kasmidi Bulang). Tetap berusaha menyelesaikan dengan cara yang terbaik," ujarnya saat dikonfirmasi, kemarin (5/11). Sejumlah permasalahan sosial lainnya dikhawatirkan timbul. Sebab, minimnya tempat MCK digadang-gadang menjadi sumber penyakit. Tidak hanya itu, perihal kesehatan dan pendidikan menjadi polemik yang turut dipikirkan. Sejumlah anak terpaksa tidak melanjutkan pendidikan, camat juga berupaya mencarikan pekerjaan bagi buruh yang memiliki anak. "Saya minta puskesmas datang setiap pagi mengecek kondisi mereka," sambungnya.

"Mereka sudah terlalu lama tinggal di gedung BPU, mungkin masyarakat lain juga ada yang perlu gedung tersebut," tegas Madnuh.

Senin lalu, Kasmidi menyampaikan, pihaknya berupaya untuk mencari solusi menangani permasalahan tersebut. "Camat harus aktif, pisahkan mana yang mau bekerja lagi, demo silakan, tapi harus ada batasan waktunya. Kami hanya membantu menjembatani, karena perusahaan sudah mau terima mereka kembali," jelasnya.

Dia meminta penyelesaian itu rampung pekan ini. Terlebih, kantor camat bukan tempat menginap. Sebab, hal itu berdampak dan merambat ke permasalahan sosial lainnya. "Satu atau dua orang boleh, kalau ratusan ya enggak layak. Bukan perkara mengganggu kinerja, tapi kami kasihan. Menganggur tidak bekerja, kehidupannya seperti itu," ungkapnya.

"Kami masih menelusuri, masalah krusial yang membuat mereka tidak ingin masuk kerja lagi. Sebelumnya, mereka sudah dijembatani dengan perusahaan dan bersedia menampung mereka kembali, tapi mereka (buruh) tidak mau masuk," tegasnya.

"Kami pemerintah tugasnya mencari solusi untuk menengahi mereka. Saya sudah minta camat urus itu. Segera kumpulkan, tanyakan kenapa tidak mau masuk," tutupnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Kamis, 12 Desember 2019 12:52

Bupati Mahakam Ulu Lindungi Aparatur Kampung dengan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dalam rangka pelaksanaan amanat peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20…

Rabu, 11 Desember 2019 13:31

Aset Miliaran Rupiah Dilimpahkan ke Provinsi

SENDAWAR–Kejaksaan Negeri Sendawar akhirnya menunaikan tugasnya menyerahkan aset perkara dana…

Rabu, 11 Desember 2019 13:30

Wabup Bakal Dipilih Tahun Depan

Pemilihan Wabup Kukar sulit dilakukan tahun ini. Rencananya, Kamis (12/12),…

Rabu, 11 Desember 2019 13:02

Gimana Mau Selesai, Alat Perekam di Delapan Kecamatan pun Rusak

SANGATTA-Alat perekaman KTP-el  di delapan kecamatan dalam kondisi rusak. Padahal,…

Rabu, 11 Desember 2019 13:00

Menghabisi, setelah Itu Pergi, Pelaku Pembunuhan di Gresik Tertangkap di Berau

Satreskrim Polres Berau meringkus pelaku pembunuhan yang masuk daftar pencarian…

Selasa, 10 Desember 2019 12:36

Warga Pulau Maratua Mulai Kesulitan Air Bersih

Pendistribusian air bersih di dalam kota belum merata, terlebih yang…

Selasa, 10 Desember 2019 12:33

Mulai Ada Indikasi ASN Tak Netral

SANGATTA–Salah satu aparatur sipil negara (ASN) di Kutim terindikasi tidak…

Selasa, 10 Desember 2019 12:32

Bisnis Budidaya Ikan Lele Mulai Banyak Digemari Warga

TANA PASER - Potensi perekonomian masyarakat desa terus didukung pemerintah…

Selasa, 10 Desember 2019 12:30

Kasus Irigasi Anggana Tunggu BPKP

Momen Hari Anti Korupsi dimanfaatkan Kejari Tenggarong untuk membeberkan perkembangan…

Selasa, 10 Desember 2019 12:23

Barang Bukti 46 Perkara Dimusnahkan

SENDAWAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sendawar, Kutai Barat (Kubar), menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.