MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Selasa, 05 November 2019 21:52
Teluk Sumbang : Geliat Kelola Objek Wisata dan Potensi Industri Batu Kapur
Pemandangan indah di Teluk Sumbang. Wisata alam, budaya dan lautnya sangat potensial dikembangkan. (MYAMIN/PROKAL.CO)

PROKAL.CO, BERAU - Teluk Sumbang merupakan wilayah paling ujung timur yang letaknya bagian depan "hidung" pulau Kalimantan berbentuk wayang semar. Teluk ini paling terlengkap objek wisatanya.

Objek wisata yang sangat menarik diantaranya air terjun Bidadari yang berada di dalam hutan. Ada pula perbukitan tinggi masih tertutup hutan yang dijuluki Gunung Hantu. Di laut Teluk Sumbang terdapat pulau Kaniungan Besar.

Saat ini, Teluk Sumbang teraliri listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sejak tahun 2018. Hal ini mendorong semakin bertambahnya masyarakat bermukim. Adapun kebutuhan air bersih terpenuhi dari mata air perbukitan.

Saat ini, jaringan telekomunikasi tengah dirancang untuk masuk ke daerah ini. Kepala Teluk Sumbang, Abdul Karim (55) mengatakan pada era Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak sudah diajukan proposal pembangunan menara telekomunikasi. 

Sarana pendidikan di Teluk Sumbang. (MYAMIN/PROKAL.CO)

"Kami sudah siapkan lahan untuk pendirian menara tanpa dibeli siapapun," katanya. Meski belum ada jaringan, warga tak kehilangan komunikasi dengan dunia luar. Beberapa titik posisi rumah di Teluk Sumbang, terdapat sinyal yang bisa menyambung.

"Ada beberapa titik hot spot sinyal telepon. Jadi, untuk komunikasi kantor Desa kami, ada orang yang siaga menjaga pesan masuk atau telepon dari daerah luar," ujar Abdul Karim.

Teluk Sumbang paling ujung berbatasan dengan Kutai Timur, dijelaskan Abdul Karim, merupakan daerah kunjungan wisata yang akan bisa bersaing tempat wisata lain di Berau bila ada jaringan komunikasi.

Terdapat 15.000 hektar hutan di Teluk Sumbang. Warga yang bermukim kini sudah ada 201 Kepala Keluarga atau 726 jiwa. Mereka mengandalkan mata pencarian dari nelayan dan berladang.

Masyarakat, dikatakan Abdul Karim, masih menghadapi kurangnya lapangan pekerjaan. Namun, permasalahan lapangan kerja ini dapat teratasi ketika ada investasi masuk untuk pembukaan industri batu kapur sebagai bahan semen.

"Potensi daerah kami tak hanya wisata tapi juga ada industri batu kapur. Jaraknya 8 kilometer dari pantai. Masyarakat menunggu ada masuknya perusahaan untuk mengelola batu kapur," ujar Abdul Karim.

Abdul Karim meyakini industri batu kapur bahan semen tak mengganggu objek wisata di Teluk Sumbang. Dari pengalaman studi banding di Maros Sulawesi Selatan, sebaran debu dari industri tersebut hanya 500 meter dan tak berdampak luas ke wisata.

Salah satu pengelola penginapan di Teluk Sumbang, Rujeham (45) mengatakan kunjungan wisatawan di daerahnya mencapai 10 ribu orang. Kunjungan terpadat ketika hari libur panjang seperti lebaran dan tahun baru.

"Para wisatawan banyak menginap juga di Pulau Kaniungan. Ada 3 resort berdiri disana. Ongkos perahu menyeberang ke pulau Rp 500 ribu dari Teluk Sumbang. Kalau dari Teluk Sulaiman ke pulau Kaniungan Rp 750 ribu," kata Rujeham. (mym)


BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 10:26

107 Kades Dilantik, Ada Mantan Wartawan hingga Prajurit TNI

Bupati Kukar Edi Damansyah resmi melantik 107 kepala desa di…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:25

Peternak Lokal Semakin Terpinggirkan, Terpaksa Banting Harga

SANGATTA–Usaha peternakan telur lokal di Sangatta Utara, yang binaan Kodim…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:23

Ini Dibalik Makna Ikon Buaya Badas, Binatang yang Jadi Khas Pilkada Serentak di Kutim

Mendengar nama Sangatta, yang terlintas adalah buaya yang ganas. Buaya…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:22

Jalan Rawan Itu Sekadar Diperbaiki

Dianggap membahayakan pengguna jalan, dua ruas jalan sedang dalam penanganan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:46

Ketua KPU Kaltim Minta KPU Kutim Kurangi Kunker ke Luar Daerah

SANGATTA–Meningkatkan partisipasi pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutim diminta lebih…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:43

Halo Pemerintah dan PLN..!! 75 Kampung yang Belum Teraliri Listrik Nih..!!

Masih banyak kampung di Kubar belum terlayani listrik dari PLN.…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:39

Pernikahan Dibatalkan Gara-Gara Uang Panai Tak Sesuai, Pria Ini Sebar Video Syur ke Keluarga Calonnya

TANA PASER - Niat MM (29) melangsungkan pernikahannya dengan sang…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:35

Stok Beras di Kansilog Tanah Grogot Masih Aman Untuk Akhir Tahun

TANA PASER - Pasokan kebutuhan pangan di Kabupaten Paser dan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:33

Program Pisew di Desa Lori, Bangun Dermaga Ikan

TANA PASER - Program Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR…

Kamis, 05 Desember 2019 23:10

Wabup Desak Pusat Perbaiki Trans Kalimantan

SENDAWAR - Harapan besar masyarakat terkena imbas pembangunan Ibu Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.