MANAGED BY:
RABU
12 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 05 November 2019 14:03
BAHAYA INI..!! IMF Turunkan Proyeksi, Resesi di Depan Mata

IMF: ASEAN Penopang Ekonomi Global

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (tengah) saat hadir dalam rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (4/11). Rapat membahas pelelangan Surat Utang Negara (SUN). (Hendra Eka/Jawa Pos)

PROKAL.CO,

JAKARTA– Resesi ekonomi global kini benar-benar jadi ancaman nyata. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, ekonomi dunia saat ini tinggal tunggu waktu masuk kategori resesi. Hal itu tecermin dari proyeksi International Monetary Fund (IMF) yang kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi 3 persen.

Penurunan proyeksi tersebut tercatat kali keempat dilakukan IMF tahun ini. Awalnya, pada April lalu, IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global 3,2 persen. ”Menurut IMF, 3 persen masuk kategori resesi dunia. Meski untuk masing-masing negara resesi ekonomi itu kalau pertumbuhan ekonominya dua kali kontraksi,” ujar dia dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR kemarin (4/11).

Mantan managing director World Bank itu mengungkapkan, kondisi resesi disebabkan persoalan perang dagang antara AS dan Tiongkok. Pertumbuhan ekonomi dunia yang mengalami pelemahan hebat tersebut berimbas terhadap kinerja perdagangan negara-negara di dunia. Dengan demikian, volume perdagangan dunia juga diperkirakan hanya bisa tumbuh 1,1 persen. Angka pertumbuhan itu merupakan yang terlemah sejak 10 tahun lalu, saat krisis global yang terjadi pada 2008–2009.

Kendati demikian, dia masih optimistis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurut dia, Indonesia masih lebih baik daripada negara-negara lain. Dia mencontohkan kondisi di Jerman. Menurut dia, Jerman yang merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Eropa sempat mengalami pertumbuhan PDB negatif 0,1 pada kuartal II 2019. Ekonomi Singapura juga sempat tumbuh negatif 3,3 persen pada kuartal yang sama.

”Indonesia masih stabil di atas 5 persen, Singapura sempat negative growth. Vietnam masih cukup tinggi. Eropa, Inggris, Jepang, India bahkan merosot di kisaran 5 persen. Thailand, Filipina terpengaruh juga. Jadi, itu perlu kita waspadai,” tuturnya.

Di tempat lain, Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan bilateral dengan Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva di sela rangkaian acara KTT Ke-35 ASEAN. Pertemuan keduanya berlangsung di Impact Exhibition and Convention Center pada Minggu (3/11). Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, dalam pertemuan tersebut, keduanya banyak bertukar pikiran mengenai situasi ekonomi dunia dan kawasan ASEAN.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 12 Agustus 2020 12:25

Anak Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Istri Juga Disabet Parang, Pelaku Diduga Pura-pura Sinting

SANGATTA–Tragedi berdarah terjadi Sangatta, Kutai Timur, Selasa (11/8), sekitar pukul…

Rabu, 12 Agustus 2020 11:55
Presiden Tengok Uji Klinis Tahap 3 Vaksin Covid-19

Uji Klinis Butuh Waktu Enam Bulan

JAKARTA– Uji klinis tahap 3 vaksin Covid-19 dimulai kemarin (11/8)…

Selasa, 11 Agustus 2020 22:08

Aniaya Ayah Kandung Hingga Tewas, Pria Ini Ditangkap

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Bengalon menangkap pria atas nama…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:28

Tabung Sampo Meledak, Tangan Kanan Pekerja Putus, Lalu Meninggal

Duar! dentuman keras itu terjadi kemarin (10/8). Mengejutkan warga di…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:18

Dampak Pemindahan IKN, Sektor Konstruksi Bakal Menggeliat Tahun Depan

BALIKPAPAN-Keputusan pemerintah memasukkan proyek pembangunan ibu kota negara (IKN) dalam…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:16

Di Karo, Siang Berubah Jadi Malam karena Sinabung

Puluhan desa gelap selama tiga jam karena sinar matahari tak…

Selasa, 11 Agustus 2020 12:08
Pandemi, Pendapatan Kaltim Naik Rp 150 M

Kinerja Migas dan Batu Bara Melemah, APBD 2021 Masih Samar

Pendapatan Kaltim seperti anomali. Ketika pandemi Covid-19 membuat ekonomi lesu,…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:56

PNS Eselon I dan II Dapat Gaji Ke 13, Sudah Cair 82,5 Persen

JAKARTA– Pemerintah memastikan pencairan gaji ke 13 bisa terakselerasi dengan…

Selasa, 11 Agustus 2020 11:35

3 Ribu Desa Belum Ada Listrik, 11 Ribu Desa Belum Terkoneksi Internet

JAKARTA– Peresmian Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-25 oleh Wapres…

Selasa, 11 Agustus 2020 10:43

Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Bergairah

SAMARINDA- Setelah merosot sejak Maret 2020, harga tandan buah segar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers