MANAGED BY:
SENIN
17 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 04 November 2019 12:43
Pasar Global Melambat, Manufaktur Tersendat
Kinerja manufaktur pada kuartal III tahun ini melambat. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada kuartal III tahun ini hanya mencapai 4,35 persen (yoy).

PROKAL.CO, JAKARTA– Kinerja manufaktur pada kuartal III tahun ini melambat. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang (IBS) pada kuartal III tahun ini hanya mencapai 4,35 persen (yoy). Laju pertumbuhan produksi IBS tersebut lebih rendah daripada performa kuartal III 2018 yang tercatat 5,04 persen (yoy).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, perlambatan kinerja manufaktur itu dipengaruhi faktor global. ’’Tentu, secara global, memang terjadi dan itu world wide (secara global, Red),’’ katanya akhir pekan lalu.

Ditambah, beberapa negara juga mulai memberlakukan proteksionisme dagang. Salah satunya, Vietnam yang memberlakukan aturan impor mobil completely built-up (CBU). Dalam aturan tersebut, Vietnam mewajibkan setiap perusahaan yang melakukan impor mobil baru utuh untuk mencantumkan vehicle type approval (VTA) dari negara asal. ’’Jadi, mereka berharap kami merakit di sana, bukan dalam bentuk CBU,’’ imbuhnya.

Pemerintah RI pun akan bergerak cepat untuk melindungi pasar dalam negeri. Selain itu, pemerintah akan mencari komoditas-komoditas pengganti sebagai alternatif. ’’Jadi, jangan sampai kita genjot ekspor, tapi impor kita juga naik. Kami akan coba mendorong ekspor dengan subsitusi impornya,’’ ucap Airlangga.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, untuk menaggulangi perlambatan itu, pihaknya tetap berfokus pada upaya penerapan revolusi industri keempat yang disusun dalam peta jalan Making Indonesia 4.0 sejak tahun lalu. ’’Indonesia punya pasar yang besar. Ini menjadi potensi untuk memacu produktivitas industri kita. Pemanfaatan teknologi industri 4.0 akan mendorong itu secara lebih efisien,’’ jelasnya.

Sementara itu, produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jatim pada kuartal III 2019 masih tumbuh positif. Secara year-on-year (yoy), pertumbuhan industri kecil mencapai 6,67 persen. Industri pengolahan tembakau tumbuh paling pesat. Yakni, 115,6 persen (yoy). Diikuti industri percetakan dan reproduksi media rekaman yang tumbuh 34,11 persen (yoy) serta industri makanan yang tumbuh 30,76 persen (yoy). ’’Di luar itu, ada industri manufaktur mikro dan kecil yang terkontraksi lebih dari 10 persen,’’ tutur Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Teguh Pramono pekan lalu.

Industri yang turun itu, antara lain, industri farmasi, obat dan obat tradisional (-26,19 persen); industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki (-18 persen); serta industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia (-11,68 persen). Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jatim Difi Ahmad Johansyah menuturkan, secara umum, Jatim sebenarnya masih mempunyai potensi dalam hal industri kecil. ’’Banyak dari industri kita yang lebih bisa tumbuh. Itu salah satu penopang ekonomi Jatim.’’ ujarnya. (dee/rin/c5/oki)

 


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers