MANAGED BY:
MINGGU
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 04 November 2019 12:41
Akhir Tahun, Kawal Harga Bahan Pokok
Dampak musim kemarau terhadap ketersediaan bahan pokok masih diwaspadai. Apalagi, sekarang ini dua bulan menjelang momen Natal dan tahun baru.

PROKAL.CO,

SURABAYA– Dampak musim kemarau terhadap ketersediaan bahan pokok masih diwaspadai. Apalagi, sekarang ini dua bulan menjelang momen Natal dan tahun baru. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim Bagus Sasmita mengatakan, berdasar pantauan di lapangan, harga bahan pokok relatif stabil.

”Selain memantau di lapangan, juga melalui aplikasi Siskaperbapo (Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok),” kata dia kemarin (3/11). Berkaitan dengan itu, disperindag menggelar rapat koordinasi yang diikuti pemerintah kabupaten/kota di Jatim.

Sejauh ini ketersediaan bahan pokok untuk konsumsi masyarakat di Jatim masih memadai. Hanya, yang perlu diantisipasi adalah dampak kemarau panjang. Di sektor pertanian, jadwal kegiatan tanam untuk komoditas pangan mundur. ”Kami sampaikan ke kabupaten/kota untuk memonitor perkembangan harga. Kami juga berkoordinasi dengan Bulog,” paparnya.

Kabupaten/kota juga diimbau melakukan operasi pasar seperti menggelar pasar murah ataupun kegiatan lainnya. Disperindag Jatim pun sedang menyiapkan pasar murah yang akan berlangsung pada pertengahan bulan ini. ”Ini sebagai langkah antisipasi kami,” tegasnya. 

Saat ini kegiatan panen cabai masih berlangsung di beberapa daerah. Tidak hanya panen, beberapa wilayah juga memasuki musim tanam. Wakil Ketua Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia  Jatim Nanang Triatmoko mengatakan, sejalan dengan masih panennya di beberapa daerah, semua harga cabai menurun, baik cabai rawit, merah besar, maupun cabai keriting.

Harga di tingkat petani untuk cabai rawit sekitar Rp 22 ribu per kg, kemudian cabai merah besar Rp 10 ribu–Rp 11 ribu per kg, kemudian untuk cabai keriting Rp 6.000 per kg. ”Di Jember panen cabai merah besar sudah habis. Kemudian, di Banyuwangi tidak ada gejolak. Di daerah lain seperti Probolinggo juga sedang proses panen,” urainya.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 28 November 2020 13:03

Genjot Ekspor Ikan Tuna ke Korsel

JAKARTA–Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan…

Sabtu, 28 November 2020 12:43

Sektor Usaha Masih Tertekan

JAKARTA– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis kondisi terkini sektor jasa…

Sabtu, 28 November 2020 12:18

Daya Beli Tentukan Pemulihan Ekonomi

JAKARTA– Perekonomian negara-negara di kawasan Asia Timur, termasuk Indonesia, diramalkan…

Sabtu, 28 November 2020 12:10

Sebanyak 91 Persen Karyawan Dirumahkan Tak Ikut Prakerja

JAKARTA– Sedianya pemerintah menggulirkan program kartu Prakerja untuk membantu para…

Jumat, 27 November 2020 14:22

Kisah Sang Penangkar Benih Kayu Putih, Ambil Bibit di Jateng, Kini Terbalik

SAMARINDA - Bergaul dengan lumpur di lahan pertanian sudah menjadi…

Jumat, 27 November 2020 12:43

Oppo A15, Smartphone Murah Baru untuk Indonesia

Oppo secara resmi meluncurkan perangkat smartphone A15 di Indonesia. Oppo…

Jumat, 27 November 2020 12:32

Mobil Listrik di Indonesia Akan Laris Asalkan....

Peraturan Presiden (PERPRES) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis…

Jumat, 27 November 2020 12:08

Berharap Besar dari Migas, Realisasi Penerimaan DJBC Kalbagtim Masih 85,19 Persen

Aktivitas ekonomi yang menurun akibat pandemi corona turut menghambat penerimaan…

Jumat, 27 November 2020 12:06

PHKT Pertahankan Produksi dengan Teknologi

BALIKPAPAN- Pertamina Hulu Mahakam Kalimantan Timur (PHKT) mempertahankan kinerja hulu…

Kamis, 26 November 2020 17:48

Riset Unmul : Gojek Berperan Aktif Edukasi Mitra GO-JEK Samarinda Terkait COVID-19

SAMARINDA - Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kesehatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers