MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Senin, 04 November 2019 12:41
Akhir Tahun, Kawal Harga Bahan Pokok
Dampak musim kemarau terhadap ketersediaan bahan pokok masih diwaspadai. Apalagi, sekarang ini dua bulan menjelang momen Natal dan tahun baru.

PROKAL.CO, SURABAYA– Dampak musim kemarau terhadap ketersediaan bahan pokok masih diwaspadai. Apalagi, sekarang ini dua bulan menjelang momen Natal dan tahun baru. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim Bagus Sasmita mengatakan, berdasar pantauan di lapangan, harga bahan pokok relatif stabil.

”Selain memantau di lapangan, juga melalui aplikasi Siskaperbapo (Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok),” kata dia kemarin (3/11). Berkaitan dengan itu, disperindag menggelar rapat koordinasi yang diikuti pemerintah kabupaten/kota di Jatim.

Sejauh ini ketersediaan bahan pokok untuk konsumsi masyarakat di Jatim masih memadai. Hanya, yang perlu diantisipasi adalah dampak kemarau panjang. Di sektor pertanian, jadwal kegiatan tanam untuk komoditas pangan mundur. ”Kami sampaikan ke kabupaten/kota untuk memonitor perkembangan harga. Kami juga berkoordinasi dengan Bulog,” paparnya.

Kabupaten/kota juga diimbau melakukan operasi pasar seperti menggelar pasar murah ataupun kegiatan lainnya. Disperindag Jatim pun sedang menyiapkan pasar murah yang akan berlangsung pada pertengahan bulan ini. ”Ini sebagai langkah antisipasi kami,” tegasnya. 

Saat ini kegiatan panen cabai masih berlangsung di beberapa daerah. Tidak hanya panen, beberapa wilayah juga memasuki musim tanam. Wakil Ketua Asosiasi Agrobisnis Cabai Indonesia  Jatim Nanang Triatmoko mengatakan, sejalan dengan masih panennya di beberapa daerah, semua harga cabai menurun, baik cabai rawit, merah besar, maupun cabai keriting.

Harga di tingkat petani untuk cabai rawit sekitar Rp 22 ribu per kg, kemudian cabai merah besar Rp 10 ribu–Rp 11 ribu per kg, kemudian untuk cabai keriting Rp 6.000 per kg. ”Di Jember panen cabai merah besar sudah habis. Kemudian, di Banyuwangi tidak ada gejolak. Di daerah lain seperti Probolinggo juga sedang proses panen,” urainya.

Tidak hanya dipasok dari produksi di dalam provinsi, cabai di Jatim juga mendapat limpahan dari luar pulau. Di antaranya, Mataram. Masuknya cabai dari Mataram sangat memengaruhi harga di Jatim sehingga harga cabai turun dan kualitasnya tidak bagus. Selain panen, beberapa wilayah memasuki musim tanam. Dia mencontohkan Kediri dengan luas 300 hektare. Ke depan sejalan dengan memasuki musim hujan, luas area tanam berpotensi meningkat.

”Disusul Gresik dan Malang yang sedang menyiapkan lahan dan benih dengan total luas Gresik dan Malang 1.000 hektare lebih. Kalau Banyuwangi masih sama sekitar 500 hektare,” ucapnya. Karena memasuki musim tanam ketika kemarau, beberapa petani menggunkan pompa untuk memenuhi kebutuhan pengairan. Kegiatan panen yang sekarang ini juga untuk memenuhi kebutuhan permintaan pada Natal dan tahun baru. Berdasar tahun-tahun sebelumnya, permintaan naik 50 persen. ”Biasanya, harga juga naik hingga 100 persen,” terangnya. (res/c10/oki)

 


BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers