MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

LIFESTYLE

Senin, 04 November 2019 10:21
Atasi Ngilu Geraham Bungsu
BERPOTENSI KRONIS HARUS JELI: Perikoronitis ditandai dengan dua gejala. Akut yang diawali sakit secara tiba-tiba ketika gigi tumbuh dan kronis tersisa akar karena lama dibiarkan. Salah satu penyebabnya, memilih minum obat untuk menghilangkan nyeri. (BERKELEYWELLNESS.COM)

PROKAL.CO, SEDERHANANYA, perikoronitis adalah kondisi gigi yang meradang hingga menyerang jaringan gusi pada gigi geraham bungsu. Letaknya paling dalam dan tumbuh terakhir. Perikoronitis terjadi karena gigi ingin keluar tapi tidak ada tempat yang tepat. Gusi juga bisa menutup gigi yang kemudian menciptakan benjolan dan jadi kemerahan. Biasanya juga mengeluarkan nanah.

Normalnya, seseorang memiliki 32 gigi. Namun, ada juga yang idealnya berjumlah 28. Dokter gigi Rika Novalita menyebutkan, masing-masing orang memang bisa mempunyai jumlah gigi berbeda. Tak menutup kemungkinan bahwa orang yang giginya ada 28 bisa tumbuh geraham bungsu pada kisaran usia 17–25 tahun. Demi memastikan hal tersebut, bisa dengan rontgen foto.

“Kondisi ini jelas menyebabkan susunan gigi tidak sempurna. Ada dua solusi yang bisa mengatasi perikoronitis. Pertama, mencabut gigi dan kedua memotong gusi,” ungkap Rika saat ditemui Kaltim Post awal pekan lalu.

Kebanyakan kaum pria jarang merasakan sakit karena mempunyai rahang yang lebih lebar sedangkan perempuan justru sebaliknya. Ditegaskan Rika, tidak semua pertumbuhan gigi geraham bungsu itu disertai rasa sakit atau bengkak. Seandainya ruang gigi untuk tumbuh itu cukup, maka tak akan sakit. Perikoronitis tidak hanya berlaku bagi gigi yang baru mau keluar.

Sebagai contoh, misalkan gigi A keluar, tapi didiamkan dalam jangka waktu tertentu. Namun, dikonsultasikan ke dokter dan memutuskan untuk meminum obat saja. Lama-kelamaan gigi geraham bungsu keropos. Setelah habis, akan meninggalkan sisa akar tapi gusinya tetap menutupi.

Kembali pada solusi mengatasi perikoronitis, kebanyakan kasus yang kerap ditemukan memang menempuh cara pencabutan gigi. Sebab, kehadiran gigi geraham bungsu tidak seberapa penting. Sekalipun dicabut, penggunaan gigi palsu sebagai pengganti tidak selalu menjadi pilihan.

Terlebih lagi, tak semua orang memiliki gigi geraham bungsu. Keluhan ini hanya bisa dirasakan oleh orang yang beranjak dewasa. Selain dicabut, gusi bisa dipotong atau dibuang. Istilah kedokterannya adalah operkulum alias pembedahan gusi. Sebab, ada pasien yang tak mau gigi geraham bungsunya dicabut karena alasan tertentu.

“Meskipun dalam prosesnya sudah dianastesi, gusi yang dipotong tetap ada konsekuensinya. Ada kemungkinan kondisi ini terjadi lagi, sehingga tidak bisa dipastikan kapan munculnya di kemudian hari. Intinya, lihat lagi pada keluhan. Jadi, lebih baik dicabut supaya tidak kerja dua kali,” lanjut perempuan berhijab itu.

Gejala perikoronitis dibagi menjadi dua yakni akut dan kronis. Dikatakan akut pada saat gigi geraham bungsunya tumbuh. Adapun kronis, kondisinya sudah tersisa akar karena sudah didiamkan dalam waktu lama. Khusus kronis, tidak bisa dengan cara merapikan gusi. Harus dicabut semua sisa akarnya. Oral hygiene yang buruk bisa jadi faktor pemicu. Gigi yang tak maksimal dibersihkan bisa meninggalkan sisa. Apalagi menyikat gigi ke arah belakang agak susah dan sisanya masuk ke jaringan gusi.

“Kalau gejalanya masih akut, dianjurkan minum obat sebelum dicabut. Seminggu kemudian, baru bisa ditindak. Jangan setelah rasa sakitnya hilang, malah enggak ke dokter lagi. Kalau merasa ada keluhan, langsung saja ke dokter agar cepat ditangani. Waktu pemulihan berkisar 1-2 minggu. Bergantung pasien,” pungkasnya. (*/ysm/ndy/k16)

 


BACA JUGA

Senin, 04 November 2019 10:30

Sajian Special Ramen, Paduan Apik Cita Rasa Tiga Negara

Hidangan internasional begitu menggoda. Bercita rasa kaya dan tak biasa…

Senin, 04 November 2019 10:29

Pilih Kuah Sesuai Selera

SALAH SATU penyajian unik terdapat di ramen iga bakar yakni…

Senin, 04 November 2019 10:21

Atasi Ngilu Geraham Bungsu

SEDERHANANYA, perikoronitis adalah kondisi gigi yang meradang hingga menyerang jaringan…

Senin, 04 November 2019 10:20

Gigi Berlebih Bikin Risih

IDEALNYA, seorang dewasa memiliki gigi berjumlah 32 buah. Namun, dalam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:43

Nasi Goreng dan Chicken Steak, Hidangan Klasik, Demi-glace Saus Jamur

Siapa yang menolak nasi goreng? Apalagi, ada beragam isian. Ayam…

Senin, 28 Oktober 2019 13:42

Syphon Coffee dan Tahu Cabai Garam

DARI sekian banyak teknik membuat kopi, ada satu teknik bernama…

Senin, 28 Oktober 2019 13:39

Perut Kembung, Sepele tapi Serius

Penyakit satu ini memang sepele. Namun, membawa dampak serius. Apalagi…

Senin, 28 Oktober 2019 13:38

GERD dan IBS, Dua Masalah Pencernaan Anak

ADA dua penyakit pencernaan yang lumayan sering menyerang anak yakni…

Senin, 21 Oktober 2019 11:48

Eka Iskandar Putra, 30 Tahun di Industri Hiburan

Zaman semakin modern. Semua serba digital, berpikir semakin maju, tak…

Senin, 21 Oktober 2019 11:46

Acanthrosis Nigricans, Leher Hitam Tanda Awal Penyakit Bahaya

Leher gelap kerap ditemukan pada orang bertubuh gemuk. Kondisi itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*