MANAGED BY:
MINGGU
08 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

BALIKPAPAN

Minggu, 03 November 2019 10:37
RSUD Beriman Perlu Tambahan ASN
RSUD Beriman masih kurang tenaga ASN.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Menjelang momen penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), RSUD Beriman berharap juga mendapat jatah penambahan tenaga kesehatan. Direktur Utama RSUD Beriman Ratih Kusuma dalam pelayanan tentu butuh petugas dengan jumlah yang cukup.

Terutama petugas yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia menjelaskan sampai saat ini RSUD Beriman memiliki tenaga berstatus ASN sebesar 25 persen. Sementara sisanya 75 persen merupakan non-ASN.

Rinciannya 107 pegawai dari ASN dan 313 dari non-PNS. Sehingga saat ini total pekerja di RSUD Beriman sebanyak 420 orang. Dia menyadari kondisi ASN yang ada di kota Balikpapan terbatas. Sehingga selama ini pihaknya harus melakukan rekrutmen tersendiri untuk memenuhi kebutuhan SDM.

Rekrutmen melalui badan layanan umum daerah (BLUD), jumlah SDM yang diterima dari tenaga non-PNS mengikuti kebutuhan. "BLUD punya fleksibilitas dalam implementasi. Namun tetap berkoordinasi dengan Pemkot Balikpapan dan BKPSDM," sebutnya.

Pihaknya harus bijak dalam rekrutmen SDM, di mana setiap rekrutmen tentu menghitung kebutuhan. Setiap ada pegawai yang keluar, maka harus segera mencari penggantinya. Mengingat rumah sakit memiliki waktu layanan 24 jam.

Belum lagi penambahan SDM juga merupakan bentuk antisipasi terjadi peningkatan jumlah kunjungan. Banyaknya pasien juga harus seimbang dengan jumlah tenaga. Ratih mengungkapkan, jumlah kunjungan di RSUD Beriman mencapai 8 ribu orang per bulan. Sementara itu, rata-rata per hari sekitar 350-400 orang.

Menurutnya jumlah SDM sebaiknya ideal 50:50 antara ASN dan non-ASN. Sehingga jumlahnya seimbang. Dia berharap jika ada pembukaan CPNS, maka tenaga kesehatan bisa ditempatkan kembali ke RSUD Beriman. Ratih bercerita biasanya para tenaga non-ASN di RSUD Beriman akan ikut seleksi CPNS.

Sesuai pengalaman sebelumnya, mereka berhasil lolos seleksi. Meski akhirnya tidak ditempatkan kembali di rumah sakit tersebut. Namun mendapat tugas di fasilitas kesehatan lain. "Sangat disayangkan karena kami sudah melatih dan mereka juga sudah adaptasi. Kalau ditempatkan di tempat lain, kami harus rekrutmen ulang lagi," bebernya.

Ratih juga berharap dengan adanya menteri kesehatan yang baru, maka bisa diikuti dengan pemerataan tenaga kesehatan di daerah. Khususnya tenaga spesialis yang selama ini disebar dari program wajib kerja dokter spesialis.

Dia berharap, tenaga yang ditugaskan di Balikpapan bisa bertugas berkelanjutan. "Kondisi di daerah berbeda dengan di pusat yang dokter spesialisnya banyak. Kami harap ada berkelanjutan dari program itu," pungkasnya. (gel/kri/k18)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 07 Desember 2019 12:07

Kantong Organik, Solusi Larangan Plastik di Pasar

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan menunjukkan komitmen dalam pengurangan penggunaan kantong…

Sabtu, 07 Desember 2019 12:06

Dua Tahun, Lebih 10 ASN Terlibat Narkoba

BALIKPAPAN – Oknum ASN di Kaltim, termasuk Balikpapan belum sepenuhnya…

Rabu, 04 Desember 2019 11:19

Tak Bisa Miliaran Lagi..!! Dana Hibah Maksimal Rp 200 Juta

BALIKPAPAN–Besaran dana hibah dalam bentuk uang tunai kini dibatasi. Pemprov…

Rabu, 04 Desember 2019 11:18

IPAL Komunal Sudah Disosialisasikan

BALIKPAPAN--Terkait protes warga mengenai pembangunan instalasi pembuangan air limbah (IPAL)…

Rabu, 04 Desember 2019 11:17

Progres Capai 95 Persen, Depan Blue Sky Hotel Sudah Bisa Dilintasi

BALIKPAPAN-- Pengerjaan perbaikan drainase dan jalan di Jalan Letjen Suprapto,…

Rabu, 04 Desember 2019 11:13

Dua Kurir Sabu 2 Kg Didor

BALIKPAPAN- Sepekan ditelusuri anggota Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda Kaltim,…

Rabu, 04 Desember 2019 11:11

Pilkada Balikpapan Tergolong Tak Rawan

BALIKPAPAN – Jelang masa Pilkada 2020 di Kota Minyak, Badan…

Rabu, 04 Desember 2019 10:42

Balikpapan Terima DIPA 3,5 Triliun

BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA)…

Selasa, 03 Desember 2019 11:07
Dari Silaturahmi Manajemen Kaltim Post ke Kapolda Kaltim

Info Hoax Potensi Hambat Pembangunan

BALIKPAPAN – Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono menyebut, berita yang…

Selasa, 03 Desember 2019 11:06
Paus Bungkuk Mati di Perairan Balikpapan

Paus Itu Mati sebelum Terdampar, Lalu Dibakar di Pantai

BALIKPAPAN-- Penemuan bangkai paus bungkuk di perairan Balikpapan, persisnya di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.