MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 02 November 2019 10:42
Korupsi Eks Dosen STIE Widya Praja, Pihak Kampus Tidak Ketahui Ada Dana Hibah Masuk
GELEDAH KAMPUS: Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Negeri Paser mengecek berkas di kampus STIE Widya Praja, Kamis (31/10). NAJIB/KP

PROKAL.CO, TANA PASER - Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana hibah yang menjerat eks dosen kampus terbesar di Kabupaten Paser yakni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Widya Praja Tanah Grogot si AT (66), yang kini telah diamankan aparat hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Paser ke Rutan Klas IIB Tanah Grogot. Masih dalam penyidikan mendalam oleh tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi, Kamis sore petugas kembali menggeledah kampus kuning yang lokasinya bersebelahan dengan kantor Kejari Paser itu. 

Kaltim Post mencoba mengkonfirmasi ke Ketua STIE Widya Praja Tanah Grogot, Muhammad Akbar mengatakan total ada 25 awak kampus yang sudah diperiksa oleh jaksa terkait kasus dana hibah tersebut. Termasuk dirinya, Akbar menjelaskan dirinya pada 2017 saat dana hibah tersebut diterima AT, tidak mengetahui sejak usulan proposal hingga pencairan. Dia mengetahui sejak ada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kaltim. Sejak Mei 2019 lalu sejumlah nama pun mulai dipanggil menjadi saksi dalam kasus ini. 

" Saya baru menjabat sebagai pimpinan sejak Februari 2019. Tersangka saat menerima hibah itu pada 2017 menjabat sebagai orang nomor 3 dikampus yakni pembantu ketua bidang administrasi dan keuangan, serta masih aktif menjadi dosen. Saya masih menjabat sebagai ketua prodi saat itu dan tidak tahu menahu tentang adanya dana hibah ini," ujar Akbar (1/11). 

Dari hasil pemeriksaan jaksa, Akbar menyebut dana hibah tersebut seharusnya digunakan untuk peningkatan sumberdaya manusia   staf, dosen dan alumni kampus untuk kuliah S2 di Banjarmasin. Namun faktanya dari 25 nama tersebut, tidak ada yang menerima satu sen pun termasuk dirinya. '" Kami semua memakai dana sendiri hingga lulus," sebutnya. 

Pencairan dana kampus kata dia seharusnya melalui rekening yayasan. Pasalnya diketahui ada dua rekening kampus saat dana hibah tersebut diterima dan dicairkan oleh tersangka. Namun saat itu dia tidak mengetahui sama sekali lewat mana dana hibah tersebut masuk yang dicairkan melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Paser. Tersangka pada September 2018 resmi tidak lagi menjabat di kampus baik sebagai dosen maupun pejabat pimpinan. 

" Kini semua uang kampus baik itu SPP mahasiswa maupun dana lainnya akan dimasukkan di satu nama rekening yayasan saja," tuturnya. Diketahui tersangka AT merupakan mantan pejabat eselon IV di Pemerintahan Kabupaten Paser dan juga pernah duduk sebagai anggota DPRD Paser. (/jib)

 


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 13:42

"Dicueki" Bisa Terancam Sanksi, Tak Umumkan RUP, Bakal Kesulitan Anggaran

Kutim diwajibkan menjelaskan ke publik terkait rencana umum pengadaan (RUP) secara…

Selasa, 12 November 2019 13:41

Faktor Alam Mengkhawatirkan, Riskan Merusak Jaringan Listrik

TANJUNG REDEB–Meminimalkan terjadinya gangguan listrik karena faktor alam, PT PLN…

Selasa, 12 November 2019 13:40

Kekuatan Kodim Pas-pasan

SANGATTA–Kodim 0909/Sangatta kekurangan personel. Untuk diketahui, hingga saat ini, baru…

Selasa, 12 November 2019 13:39

Pebalap Liar di Bawah Umur Tumbuh Subur, Tilang dan Pembinaan Tak Mempan

Aksi kebut-kebutan di jalan, seolah jadi “penyakit masyarakat” yang sulit…

Selasa, 12 November 2019 13:38

8,34 Persen Wilayah Kukar Lubang Tambang

DRD mengadakan diskusi di kantor Bappeda Kukar kemarin (11/11). Bupati…

Selasa, 12 November 2019 13:37

RSUD Fokus Pertahankan Akreditasi Paripurna

TENGGARONG – Menjelang survei akreditasi rumah sakit tahun 2019, RSUD…

Selasa, 12 November 2019 13:36

Kerusakan Gedung SD Beloan Semakin Parah

SENDAWAR - Angin disertai hujan menjadikan fisik bangunan SD 08 Kampung…

Selasa, 12 November 2019 13:36

Formasi CPNS di Paser Diumumkan Hari Ini

TANA PASER – Jika sejumlah daerah lainnya di Kaltim sudah…

Selasa, 12 November 2019 13:35

Minim Anggaran, Tahun Depan Damkar Bentuk OPD Baru

TANA PASER - Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya…

Senin, 11 November 2019 23:17

Sebagian Sambaliung Rawan Banjir

SAMBALIUNG–Memasuki musim hujan, beberapa ruas jalan di Kecamatan Sambaliung kerap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*