MANAGED BY:
MINGGU
26 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 02 November 2019 10:37
Pengetap Tumbuh Subur, Dalam Kota Tak Boleh Mengecer, Antarkota Harus Berizin
BISA DITINDAK: Penjualan BBM dengan mengecer kini mendapat perhatian pemerintah untuk tidak menjual sementara waktu. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi dalam sepekan. Masalahnya ada keterlambatan distribusi. Namun, yang kini dalam sorotan adalah aktivitas pengetap. Terlebih, operasinya tak jauh dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

AKTIVITAS pengetap memang kerap membuat geram. Pengisian kendaraan yang tangkinya sudah dimodifikasi, seolah tak diketahui operator SPBU. Dijual kembali tanpa mengantongi izin, tentu sudah melanggar aturan. Menjamurnya pengetap dan pengecer di Kutim, menjadikan stok BBM cepat habis, akibatnya pengecer bisa meraup keuntungan lebih.

Menanggapi kelangkaan BBM berkepanjangan, jajaran Polres Kutim mengadakan rapat dengan Pemkab Kutim, Pertamina hingga pemilik usaha SPBU se-Sangatta, kemarin (1/11). Manajer SBM Pertamina Samarinda Herdi menyampaikan, kelangkaan bukan hanya di Sangatta. Seluruh pendistribusian yang di bawah kendali Samarinda mengalami keterlambatan pengiriman, seperti Bontang, Mahulu, hingga Kutim.

"Enggak langka, tapi lambat pengiriman. Kapal ada keterlambatan sandar di Samarinda, karena antre di Jetty V Balikpapan. Kami melakukan alternatif dengan mengirim pakai mobil tangki langsung dari Balikpapan. Tapi karena jaraknya jauh, sampai di Sangatta juga cukup lama," ujarnya saat menyampaikan laporan. Untuk mengganti keterlambatan, pihaknya akan menambah jumlah pasokan untuk Kutim. Jika biasanya hanya 100–120 kiloliter, kali ini Pertamina akan mengirim sekira 160 kiloliter per hari.

"Ditambahkan lebih banyak untuk seluruh SPBU. Tidak ada kelangkaan, apalagi isu kenaikan harga, itu tidak berkaitan. Ini murni terlambat dan segera diganti untuk recovery," tandasnya. Menurut dia, Pertamina hanya mendistribusikan sesuai permintaan dari pemerintah kabupaten, yang dilanjutkan ke pemerintah provinsi lalu disahkan SKK Migas.

Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang membenarkan terjadinya antrean panjang di hampir seluruh SPBU. Orang nomor dua di Kutim itu menyebut, ada keluhan dari masyarakat. Tidak hanya itu, dia juga memantau langsung kondisi di lapangan. Namun, bersama Pertamina, akan mencari solusi jangka panjang. "Berarti nanti harus pertegas kuota, karena saya baru tahu juga ini ternyata ada peranan penting dari pemerintah," jelasnya.

Wabup menginginkan seluruh pengecer bisa diberikan pemahaman, agar masalah kelangkaan BBM bisa teratasi, dan pedagang kecil tidak lagi menjadi penyebabnya. "Dibuatkan aturan, agar teratur dan terkoordinasi, jadi tidak ada lagi yang membeli semaunya di SPBU. Sejauh ini tidak boleh ada pengecer. Nanti dibuatkan edaran," ungkapnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 23:04

Soal Hasil Tes Urine, Sudah 7 PHL yang Positif, Keputusan di Tangan Pimpinan

Hasil sudah di tangan. Yang belum tinggal keputusan. Apakah dipertahankan…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:01

Pasokan Tabung Melon Ditambah, Pangkalan Ditambah 15, Agen Jadi 4

PENAJAM – Jumlah agen dan pangkalan tabung elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 25 Januari 2020 23:00

PPU Genjot Populasi Sapi-Kerbau

Pemprov Kaltim telah menargetkan pertambahan populasi sapi sebanyak 30 ribu…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:58

Diskes Tetap Waspada Virus Corona

TANA PASER – Maraknya wabah virus Corona yang menghebohkan dunia,…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:54

Diduga Ada Polutan Masuk di Sungai Piraq, Dewan Desak Hasil Laboratorium

SENDAWAR - Wakil Ketua II DPRD Kubar, Aula mendesak kepada…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:52

Efek Keran Ekspor Dibuka Bertepatan dengan Imlek, Dari Kepiting Raup Puluhan Miliar

Sejak 2015 lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pembatasan…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:50

Dorong Tempat Pelelangan di Muara Badak atau Anggana

Anggota DPRD Kukar asal Kecamatan Anggana Heri Asdar mengatakan, regulasi…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:48

Pesawat Perintis Beroperasi Lagi, Layani Rute Bandara Uyang Lahai-APT Pranoto PP

Maskapai Susi Air akhirnya kembali beroperasi untuk melayani masyarakat di…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:46

Tuntut Pembebasan Lahan 11 Hektare, Lima Gedung Pemerintah Disegel

SANGATTA - Belum usai permasalahan lahan Puskesmas Sangatta Utara yang…

Sabtu, 25 Januari 2020 22:45

DPUPR Normalisasi Drainase di Seputaran SMA 2 Rinding

TELUK BAYUR - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers