MANAGED BY:
RABU
26 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Senin, 28 Oktober 2019 11:15
Kemenangan Perdana Osaka
Naomi Osaka

PROKAL.CO, SHENZHEN -Yang dinanti-nanti Naomi Osaka datang juga. Petenis Jepang itu kemarin mendapat kemenangan perdananya di WTA Finals. Musim lalu, pada penampilan debut di ajang ini, dia gagal total. Tak sekalipun meraih kemenangan dari tiga pertandingan.

Namun tahun ini ranking tiga dunia itu membuka pertandingan pertamanya dengan mulus. Juara edisi 2011, Petra Kvitova yang menjadi korban keganasannya. Petenis Repulik Ceko tersebut dia taklukkan dalam tempo 2 jam 39 menit melalui tiga set 7-6(1), 4-6, 6-4.

“Dia memberi perlawanan dengan sangat keras sejak awal. Aku hanya mencoba menyesuaikan diri,” ucap Osaka dilansir AFP.

Kemenangan ini sekaligus menambah panjang rekor tak terkalahkan petenis 22 tahun tersebut. Kini dia sudah tak pernah tumbang dalam sebelas pertandingan terakhir. Raihan itu menyamai rekor unbeaten terpanjang dirinya dalam karir.

Itu tercetak tahun lalu. Atau saat Osaka menjuarai grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka hingga lanjut menembus final Jepang Terbuka.

Menumbangkan Kvitova juga membuat Osaka kini unggul head to head 2-0 atas petenis 29 tahun tersebut. Satu kemenangan lain dia raih di final Australia Terbuka tahun ini. Saat itu Osaka mendapat gelar grand slam keduanya pasca menang tiga set atas Kvitova dengan skor 7-6(2), 5-7, 6-4 di laga puncak.

Kali ini Osaka kembali tampil taktis. Dia membuat 12 ace dan sanggup lolos sembilan kali dari 13 break point milik Kvitova. Osaka makin tertolong setelah petenis tertua yang tampil di WTA Finals tahun ini tersebut banyak membuat kesalahan sendiri. Kvitova tercatat membuat double fault sampai sembilan kali.

Meski demikian, usai laga, Osaka langsung sadar, jalannya masih panjang di turnamen ini. Dengan format round robin, dia masih harus menjalani dua laga lain yang sama menentukannya. Yakni melawan Belinda Bencic dan Ashleigh Barty di grup merah. Hanya dua petenis terbaik nantinya yang berhak lolos ke semifinal dari grup.

“Aku bukanlah satu-satunya petenis yang tampil baik di fase grup. Yang aku pikirkan saat ini hanya terus berjuang di setiap pertandingan. Apapun yang terjadi,” ucap juara Jepang Terbuka dan Tiongkok Terbuka 2019 tersebut. (irr)


BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 12:15

Fans MU Walkout di Menit ke-68

KEBERHASILAN mendatangkan Bruno Fernandes tidak menyurutkan niat fans Manchester United…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:14

Batal Pulang Karena Korona

PREMIER League kembali memanggil bomber Marko Arnautovic. Namanya sempat masuk…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:13
REAL MADRID VS ATLETICO MADRID

Puncak Rivalitas Si Gurita dan Si Tembok

MADRID- Belum ada kiper yang memenangi Zamora Trophy lima musim…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:08

Diogo Resmi Diperkenalkan

SAMARINDA - Borneo FC Samarinda akhirnya resmi memperkenalkan Diogo Campos…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:04
Man United vs Wolverhampton

Panggung Rekrutan Baru

MANCHESTER– Manchester United sudah lebih dari sedekade ditinggal minggat Cristiano…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:03

Racing Point Menjadi Aston Martin

SILVERSTONE- Racing Point akan menjalani transformasi signifikan pada musim 2021.…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:02

Misi Jungkalkan Raja

MELBOURNE - Dominic Thiem memastikan diri sebagai penantang juara bertahan…

Sabtu, 01 Februari 2020 12:01

El Matador Gagal, Pilih CLBK

UPAYA Atletico Madrid mendapatkan striker PSG Edinson Cavani berakhir seiring…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:46

Wajib Kerja Keras

Menukangi Borneo FC Samarinda, beban coach Edson Tavares dipastikan tak…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:45

Borneo FC Ingin Uji Coba Internasional

SAMARINDA - Borneo FC terus mempersiapkan diri menyambut kompetisi musim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers