MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Senin, 28 Oktober 2019 11:15
Kemenangan Perdana Osaka
Naomi Osaka

PROKAL.CO, SHENZHEN -Yang dinanti-nanti Naomi Osaka datang juga. Petenis Jepang itu kemarin mendapat kemenangan perdananya di WTA Finals. Musim lalu, pada penampilan debut di ajang ini, dia gagal total. Tak sekalipun meraih kemenangan dari tiga pertandingan.

Namun tahun ini ranking tiga dunia itu membuka pertandingan pertamanya dengan mulus. Juara edisi 2011, Petra Kvitova yang menjadi korban keganasannya. Petenis Repulik Ceko tersebut dia taklukkan dalam tempo 2 jam 39 menit melalui tiga set 7-6(1), 4-6, 6-4.

“Dia memberi perlawanan dengan sangat keras sejak awal. Aku hanya mencoba menyesuaikan diri,” ucap Osaka dilansir AFP.

Kemenangan ini sekaligus menambah panjang rekor tak terkalahkan petenis 22 tahun tersebut. Kini dia sudah tak pernah tumbang dalam sebelas pertandingan terakhir. Raihan itu menyamai rekor unbeaten terpanjang dirinya dalam karir.

Itu tercetak tahun lalu. Atau saat Osaka menjuarai grand slam Amerika Serikat (AS) Terbuka hingga lanjut menembus final Jepang Terbuka.

Menumbangkan Kvitova juga membuat Osaka kini unggul head to head 2-0 atas petenis 29 tahun tersebut. Satu kemenangan lain dia raih di final Australia Terbuka tahun ini. Saat itu Osaka mendapat gelar grand slam keduanya pasca menang tiga set atas Kvitova dengan skor 7-6(2), 5-7, 6-4 di laga puncak.

Kali ini Osaka kembali tampil taktis. Dia membuat 12 ace dan sanggup lolos sembilan kali dari 13 break point milik Kvitova. Osaka makin tertolong setelah petenis tertua yang tampil di WTA Finals tahun ini tersebut banyak membuat kesalahan sendiri. Kvitova tercatat membuat double fault sampai sembilan kali.

Meski demikian, usai laga, Osaka langsung sadar, jalannya masih panjang di turnamen ini. Dengan format round robin, dia masih harus menjalani dua laga lain yang sama menentukannya. Yakni melawan Belinda Bencic dan Ashleigh Barty di grup merah. Hanya dua petenis terbaik nantinya yang berhak lolos ke semifinal dari grup.

“Aku bukanlah satu-satunya petenis yang tampil baik di fase grup. Yang aku pikirkan saat ini hanya terus berjuang di setiap pertandingan. Apapun yang terjadi,” ucap juara Jepang Terbuka dan Tiongkok Terbuka 2019 tersebut. (irr)


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 11:51

Ringhio Starr Incar Empat Besar

NAPLES- Dibandingkan Carlo Ancelotti, Gennaro Gattuso memang masih hijau. Dia…

Jumat, 13 Desember 2019 11:49

Momen Bangkit Capitano

PENUNJUKKAN Gennaro Gattuso sebagai allenatore anyar Napoli bisa menjadi angin…

Kamis, 12 Desember 2019 14:26

I Putu Randu Wahyu Pradana dan Aksi-Aksi Tengilnya di Arena Voli SEA Games 2019

Semua aksi tengil Randu turut memecah kebuntuan dan mengangkat moral…

Kamis, 12 Desember 2019 14:24

Debut Manis Jojo

GUANGZHOU – Jonatan Christie menjalani debutnya di BWF World Tour…

Kamis, 12 Desember 2019 14:23

Tantangan Berat Laga Perdana

GUANGZHOU– Hari pertama BWF World Tour Finals 2019 tidak berjalan…

Kamis, 12 Desember 2019 13:57

Gialorossi Butuh Bosanski Dijamant

ROMA– Dua tim ibukota Italia, AS Roma dan Lazio, sama-sama…

Kamis, 12 Desember 2019 13:45

Kalah yang Memilukan

Ambisi Borneo FC meraih kemenangan atas Persib Bandung di Stadion…

Kamis, 12 Desember 2019 13:31

Saatnya Pelatih Catalan dan Inggris

LOLOSNYA Valencia dan Chelsea dari grup H memiliki makna yang…

Kamis, 12 Desember 2019 12:16
Standard Liege vs Arsenal

Sudah Temukan Mood Bertanding

LIEGE– Kemenangan 3-1 atas West Ham (10/12) meningkatkan mood bertanding…

Kamis, 12 Desember 2019 12:13

Carletto-Conte Usai Terdepak dari Liga Champions, Masih Ada Mimpi Eropa

NAPLES– Harga diri Carlo Ancelotti dan Antonio Conte sebagai dua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.