MANAGED BY:
JUMAT
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 28 Oktober 2019 11:08
Ketika Hewan Liar Menjadikan Permukiman Warga sebagai Tempat Singgah
Orang utan muda yang masuk ke pemukiman warga.

PROKAL.CO, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kutim tergolong membahayakan. Bukan sekadar kesehatan masyarakat, hewan pun ikut menderita. Tentu lantaran di habitatnya muncul hotspot. Akibatnya, permukiman warga jadi tempat singgah.

 

BERBAGAI daya dan upaya sudah dilakukan pemerintah untuk mengatasi karhutla. Nyatanya, belum maksimal. Mirisnya, banyak hewan yang terancam punah dan sakit karena terjebak api dan asap dari kebakaran.

Satu orang utan berkeliaran di permukiman penduduk, Jalan Ardhan, Kilometer 1, Sangatta Selatan. Tim Satgas Orangutan mengevakuasi untuk dilepasliarkan ke alam bebas.

Rizal, warga sekitar, mengisahkan kejadian itu pertama kalinya binatang bernama latin Pongo pygmaeus memasuki permukiman lingkungan tinggalnya. Diduga kuat, tempat tinggal yang aman bagi primata Kalimantan mulai terkikis. "Biasanya hewan takut bertemu manusia. Efek kebakaran terus, pohon dan makanan habis, orang utan mulai menyerang kami," ungkapnya.

Seperti yang terjadi beberapa tahun lalu, saat karhutla juga merambah beberapa daerah di Kaltim. Orang utan keluar dari hutan lantaran tidak kuat diserang si jago merah. Dua bulan lalu, karhutla hampir merata terjadi di Kutim. Rumah orang utan mulai habis saat beberapa perusahaan perkebunan mulai beraktivitas di sana.

Kemarin (27/10), Babinsa Koramil 0909-01/Sangatta juga mengamankan predator ganas, buaya. Berukuran 1,5 meter yang juga memasuki halaman rumah warga di RT 03, Dusun Swargabara, Kecamatan Sangatta Utara. Dibantu masyarakat menangkap dan mengamankan buaya agar hal yang tidak diinginkan terjadi. Kehadiran hewan buas itu dapat mengancam siapa pun.

"Buaya diamankan, selanjutnya diserahkan ke pihak berwenang untuk dibawa ke habitat aslinya yang telah ditentukan pemerintah," ungkap Babinsa Koramil Sangatta Serda Lukman.

Aparat mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan hewan buas.

"Harus waspada agar bisa diamankan dan diserahkan ke pihak terkait, Kutim memang terkenal dengan buaya, sungai, maupun rawa-rawa. Lebih hati-hati," tutupnya. (*/la/dra2/k8)


BACA JUGA

Kamis, 05 Desember 2019 23:09

Waspada Potensi Bencana, Tim BPBD Siaga 24 Jam

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Berau meminta masyarakat waspada…

Rabu, 04 Desember 2019 12:28

Banyak TMS, Berkas CPNS Diverifikasi Faktual

SANGATTA–Seusai melaksanakan rapat persiapan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS),…

Rabu, 04 Desember 2019 12:23

Bincang-Bincang dengan Kepala BPN Kukar Herman Hidayat

Sosok Herman Hidayat tidak asing di kalangan pejabat agraria. Mantan…

Rabu, 04 Desember 2019 12:20

Total Ada 2.128 Pendaftar Online CPNS Paser

TANA PASER - Hingga hari penutupan 30 November 2019, Plt…

Rabu, 04 Desember 2019 12:17

Dua Calon Independen Sudah Penuhi Target Syarat Suara

TANA PASER - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser secara resmi…

Rabu, 04 Desember 2019 12:14

Lahan Bandara Paser Sudah Klir Sertifikatnya

TANA PASER - Kendala pembangunan kelanjutan Bandara Paser  di Desa…

Selasa, 03 Desember 2019 10:48

Gaji dan Insentif Dianggarkan Setahun

Sering terlambat pembayaran gaji tenaga kerja kontrak daerah (TK2D) dan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:47

Mirisnya, Lima Tahun Perpustakaan Berjalan, tapi Banyak Ditinggalkan

Zaman serba digital. Di tengah kemajuan teknologi tinggi, hampir semuanya…

Selasa, 03 Desember 2019 10:44

Sembilan Rumah Hangus di Jembayan

TENGGARONG - Peristiwa kebakaran kembali melanda warga di Kecamatan Loa…

Selasa, 03 Desember 2019 10:44

Bantuan Masjid Beloan Tak Kunjung Cair

SENDAWAR - Dua sumber bantuan kelanjutan pembangunan Masjid Khairul Ummah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.