MANAGED BY:
KAMIS
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 25 Oktober 2019 13:06
Harga Daging Naik, Kenaikan Biaya Transportasi Jadi Alasan
MEMASTIKAN: Kepala UPT Pasar Induk Buhori (baju batik) saat mengecek harga di lapak pedagang sapi . LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO,

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim menerima laporan, ada kenaikan harga bahan pangan. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah daerah. Di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Induk harga dipastikan agar indikasi monopoli harga tidak terjadi.

 

SANGATTA–Harga daging sapi, ayam, dan beberapa bahan pokok lain mengalami kenaikan. Di beberapa pasar tradisional seperti Sangatta Selatan dan Sangatta Utara, sudah terjadi sejak sepekan terakhir. 

Kepala UPT Pasar Induk Sangatta Utara Buhori mengatakan, beragam alasan jadi pemicu naiknya kebutuhan bahan pokok. Namun, saat ini harga tidak melebihi ambang batas. Menurut dia, masih normal dan tidak berdampak signifikan pada pembeli. Buhori menyebut tidak ada kaitan dengan perayaan Natal mendatang. "Biasanya pedagang membeli sapi dari luar Kalimantan. Kan ongkos ke Sangatta memang agak mahal. Di sini (Sangatta) tidak ada peternakan besar yang menjadi pemasok utama," katanya saat diwawancarai, kemarin (24/10).

Untuk diketahui, daging sapi yang biasanya Rp 120 ribu per kilogram, saat ini Rp 135 ribu per kilogram. Lonjakan harga juga meliputi daging ayam, tembus Rp 45 ribu per kilogram yang sebelumnya berkisar Rp 28–30 ribu per kilogram. Tidak hanya daging, kenaikan terjadi pada cabai yang sebelumnya Rp 45 ribu, sekarang Rp 55 ribu per kilogramnya. Bawang merah sebelumnya Rp 15 ribu, kini menembus Rp 22 ribu per kilogram. Hal itu disebabkan masa panen raya di Indonesia telah usai. Sehingga harga semakin melonjak.

Dikonfirmasi terpisah, Arham, pedagang daging di Pasar Induk, menuturkan kenaikan harga disebabkan biaya transportasi ke Sangatta cukup “mencekik”. Cost yang harus disiapkan harus dipertimbangkan benar-benar. Hal itu lantaran sapi didatangkan langsung dari Sulawesi. "Kadang yang datang empat mobil (pikap). Satu mobil bisa 12 ekor. Kalau rata-rata yang datang sebanyak 160 ekor. Semuanya dari Sulawesi, di Kaltim tidak ada peternakan. Makanya beli dari luar," ungkapnya. Pemerintah bekerja ekstra untuk melakukan pencegahan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers