MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 25 Oktober 2019 11:31
Untuk Pacu Pertumbuhan, Pangkas Lagi Bunga Acuan
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Untuk melonggarkan moneter, Bank Indonesia kembali memangkas suku bunga acuan 25 basis poin (bps) dari 5,25 persen menjadi 5 persen. Pemangkasan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI-7DRR) itu tercatat menjadi kali keempat tahun ini. Bunga acuan tersebut dipangkas bank sentral secara terus-menerus dari Juli hingga Oktober. Dengan kondisi itu, suku bunga deposit facility dan lending facility turun 25 bps menjadi 4,25 persen dan 5,75 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, bunga acuan tersebut dipangkas secara konsisten sesuai dengan perkiraan inflasi yang terkendali dan imbal hasil investasi keuangan domestik yang tetap menarik. ’’Serta sebagai langkah preemtif lanjutan untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat,’’ ujarnya di Jakarta kemarin.

Kebijakan itu juga didukung strategi operasi moneter yang terus diperkuat untuk menjaga kecukupan likuiditas dan mendukung transmisi bauran kebijakan yang akomodatif. Selain itu, kebijakan makroprudensial yang diambil tetap akomodatif untuk mendorong penyaluran kredit perbankan dan memperluas pembiayaan bagi perekonomian.

Namun, sayang, penurunan suku bunga acuan tersebut belum sepenuhnya diikuti suku bunga deposito maupun kredit. Menurut Perry, suku bunga deposito baru turun 26 bps atau 0,26 persen. Artinya, suku bunga deposito masih bisa turun lagi karena bank butuh waktu untuk melakukan penyesuaian. Suku bunga kredit penurunannya malah lebih kecil lagi, yakni 8 bps atau 0,08 persen.

Menurut dia, penyesuaian penurunan suku bunga kredit memang memerlukan waktu yang lebih lama daripada suku bunga deposito. Dia memperkirakan, banyak faktor yang mengakibatkan pertumbuhan kredit tak signifikan pada kuartal III tahun ini. Salah satunya, masih adanya kecenderungan investor wait and see seiring dengan momentum pascapemilu.

Dia menyebutkan, optimisme konsumen dan pelaku usaha akan membaik dalam enam bulan ke depan hingga Februari 2020. ’’SKDU (survei kegiatan dunia usaha) menunjukkan, ekspektasi kegiatan ekonomi kuartal IV akan membaik,’’ urainya.

Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana mengungkapkan, langkah BI dalam memangkas kembali suku bunga acuannya merupakan upaya mendukung pertumbuhan ekonomi. Selain itu, dia menilai, bank sentral tampaknya lebih optimistis dengan prospek investasi non hunian di tengah rencana belanja modal oleh perusahaan besar.

Namun, lanjut Wisnu, ruang untuk pelonggaran moneter lebih lanjut tampaknya agak terbatas. Karena itu, bank sentral ingin mempercepat kebijakan-kebijakan akomodatifnya. ’’Kecuali, bank sentral global semakin dalam kebijakan pelonggaran mereka,’’ lanjutnya kemarin.

Dalam hal transmisi moneter ke industri perbankan, dibutuhkan waktu jeda yang mungkin lebih lama. ’’Karena bank memperhatikan kualitas aset lebih dulu sebelum menyesuaikan tarif untuk mencari pertumbuhan,’’ imbuhnya. (dee/ken/c22/oki)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 12:57

Pembangunan IKN, Para Pekerja Wajib Bersertifikat

Tenaga kerja lokal bisa diandalkan untuk menyukseskan pengerjaan proyek konstruksi…

Senin, 09 Desember 2019 12:51

Penurunan Harga Tiket Jangan Setengah-Setengah

SAMARINDA – Wacana penurunan harga tiket pesawat sebesar 30 persen…

Senin, 09 Desember 2019 10:11

Bisnis Roti di Samarinda Makin Menggiurkan

Bisnis kuliner khususnya roti, ternyata mempunyai ceruk pasar yang sangat…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:36

Tahun Depan, Pedagang Online Wajib Punya Izin

JAKARTA – Pelaku bisnis online kini tak bebas lagi. Melalui…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:35

Bisnis Mal Masih Perkasa, BIGmall Ajak MR DIY Bergabung, Wacanakan Bangun Pusat Kuliner

SAMARINDA – Penurunan harga batu bara sepanjang tahun ini nampaknya…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:30

Kerek Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini yang Dilakukan Bapenda

BALIKPAPAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan penerimaan dari pajak kendaraan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:47

Sasar Pasar Internasional, Kutim Ekspor 20 Ton Pisang

Komoditas pisang kepok atau kerap dikenal pisang sanggar yang tumbuh subur…

Jumat, 06 Desember 2019 09:29

Tingkatkan Ekosistem 4G LTE, Telkomsel Gratiskan Ganti Kartu dan Upgrade Simcard

SAMARINDA - Untuk meningkatkan eksosistem 4G LTE, Telkomsel kini menggariskan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:36

Perlambatan Ekonomi Masih Membayangi Kaltim

Perlambatan ekonomi diprediksi masih menghantui Bumi Etam tahun depan. Namun,…

Selasa, 03 Desember 2019 10:35

Insentif Investasi Pertanian dan Peternakan Ditambah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan insentif pajak bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.