MANAGED BY:
MINGGU
05 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 25 Oktober 2019 11:29
Bikin Jejaring lewat Pameran
KALI KEDUA: Startup Festival 2019 yang bakal berlangsung sampai Minggu (27/10) resmi dibuka kemarin. Frizal/Jawa Pos

PROKAL.CO,

SURABAYA – Indonesia menempati peringkat ke-5 daftar negara dengan jumlah start-up terbesar di dunia versi Startup Ranking. Sampai Maret lalu, ada 2.074 start-up digital di tanah air. Sebanyak 11,39 persen berasal dari Jawa Timur (Jatim).

”Potensi Jatim untuk melahirkan start-up sangat besar,” kata Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak saat membuka Startup Festival 2019 di Grand City, Surabaya, kemarin (24/10). Apalagi, anak-anak mudalah yang lebih banyak berkecimpung di dunia start-up tersebut. Jika dibandingkan dengan Jakarta yang kontribusinya mencapai 52,62 persen, jumlah start-up Jatim memang masih kecil. Namun, Emil optimistis angka itu akan meningkat seiring berjalannya waktu.

Untuk mengembangkan start-up di Jatim, pemerintah provinsi (pemprov) bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Lewat program bertajuk Startup for Industry, Emil dan pemerintah pusat berusaha mengawinkan perusahaan rintisan berbasis teknologi dengan industri kecil dan menengah atau IKM.

”Mereka harus bersinergi agar bisa sama-sama naik kelas,” kata Emil. Festival empat hari itu, menurut dia, sangat efektif untuk membangun jejaring. Sebab, banyak pelaku usaha di sana. Dalam pameran tersebut, para pelaku usaha bisa bekerja sama atau berkolaborasi agar bisnis yang satu dan lainnya sama-sama tumbuh.

Start-up teknologi yang fokus pada 3D printing dan desain bisa berkolaborasi dengan IKM tas. Nanti tas yang sudah diberi sentuhan 3D itu punya nilai jual lebih tinggi. ”Kami juga ingin IKM semakin sadar bahwa memanfaatkan teknologi itu penting,” tegas Emil.

Kemarin Pemprov Jatim juga kembali mengangkat Millennial Job Center (MJC). Itu merupakan lembaga pelatihan yang sudah beroperasi sejak Mei lalu. MJC memiliki banyak mentor berpengalaman yang dapat memberikan beragam bimbingan kepada para start-up muda. ”Selain itu, yang belum kerja enggak usah khawatir. Mereka bisa jadi freelancer,” kata Emil.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 31 Januari 2020 11:47

Tambah Satu Crane, PT Pelindo IV Matangkan Rencana Pengembangan Semayang

PT Pelindo IV Balikpapan optimistis kinerja sepanjang tahun ini lebih…

Kamis, 30 Januari 2020 15:04

Jadi Favorit, Permintaan Kopi Terus Naik

SURABAYA– Permintaan kopi dalam negeri terus meningkat. Itu tidak terlepas…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

RUU Omnibus Law Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) kebijakan omnibus law bisa mendorong kinerja…

Kamis, 30 Januari 2020 14:44

Kunjungan Bisnis Terganggu Corona

SAMARINDA – Penyebaran wabah virus corona berpotensi menghambat pengusaha dalam…

Rabu, 29 Januari 2020 13:09

Krakatau Steel Restrukturisasi Utang

JAKARTA – PT Krakatau Steel Tbk berhasil merestrukturisasi utang senilai…

Rabu, 29 Januari 2020 12:07

Target Integrasikan Pelabuhan di Kaltim

BALIKPAPAN - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV siap mendukung berjalannya…

Selasa, 28 Januari 2020 13:40

Garap Mobil Listrik Hyundai Inves USD 750 Juta

JAKARTA– Grab Indonesia bekerja sama dengan PT Hyundai Motor Indonesia…

Selasa, 28 Januari 2020 10:48

Bantu UMKM Perluas Pasar

SAMARINDA- Tak hanya mempermudah pelaku usaha mikro kecil dan menengah…

Selasa, 28 Januari 2020 10:42

Pertahankan Resep Warisan Mertua, Terbantu Marketplace

Menjaga konsistensi rasa masakan dan memuaskan pelanggan menjadi kunci sukses…

Senin, 27 Januari 2020 12:09
Menjaga Eksistensi Usaha ala Hadlan Feriyanto Munajat

Jangan Lupa Bahagia, Kombinasikan Hobi dengan Bisnis

Berbisnis tak melulu soal keuntungan. Tapi akan lebih memuaskan jika…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers