MANAGED BY:
SENIN
09 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 25 Oktober 2019 11:29
Bikin Jejaring lewat Pameran
KALI KEDUA: Startup Festival 2019 yang bakal berlangsung sampai Minggu (27/10) resmi dibuka kemarin. Frizal/Jawa Pos

PROKAL.CO, SURABAYA – Indonesia menempati peringkat ke-5 daftar negara dengan jumlah start-up terbesar di dunia versi Startup Ranking. Sampai Maret lalu, ada 2.074 start-up digital di tanah air. Sebanyak 11,39 persen berasal dari Jawa Timur (Jatim).

”Potensi Jatim untuk melahirkan start-up sangat besar,” kata Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak saat membuka Startup Festival 2019 di Grand City, Surabaya, kemarin (24/10). Apalagi, anak-anak mudalah yang lebih banyak berkecimpung di dunia start-up tersebut. Jika dibandingkan dengan Jakarta yang kontribusinya mencapai 52,62 persen, jumlah start-up Jatim memang masih kecil. Namun, Emil optimistis angka itu akan meningkat seiring berjalannya waktu.

Untuk mengembangkan start-up di Jatim, pemerintah provinsi (pemprov) bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian. Lewat program bertajuk Startup for Industry, Emil dan pemerintah pusat berusaha mengawinkan perusahaan rintisan berbasis teknologi dengan industri kecil dan menengah atau IKM.

”Mereka harus bersinergi agar bisa sama-sama naik kelas,” kata Emil. Festival empat hari itu, menurut dia, sangat efektif untuk membangun jejaring. Sebab, banyak pelaku usaha di sana. Dalam pameran tersebut, para pelaku usaha bisa bekerja sama atau berkolaborasi agar bisnis yang satu dan lainnya sama-sama tumbuh.

Start-up teknologi yang fokus pada 3D printing dan desain bisa berkolaborasi dengan IKM tas. Nanti tas yang sudah diberi sentuhan 3D itu punya nilai jual lebih tinggi. ”Kami juga ingin IKM semakin sadar bahwa memanfaatkan teknologi itu penting,” tegas Emil.

Kemarin Pemprov Jatim juga kembali mengangkat Millennial Job Center (MJC). Itu merupakan lembaga pelatihan yang sudah beroperasi sejak Mei lalu. MJC memiliki banyak mentor berpengalaman yang dapat memberikan beragam bimbingan kepada para start-up muda. ”Selain itu, yang belum kerja enggak usah khawatir. Mereka bisa jadi freelancer,” kata Emil.

Startup Festival 2019 menghadirkan puluhan stan industri kreatif dari berbagai kalangan. Misalnya, koperasi mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya. Ada juga stan usaha milik pondok pesantren. ”Macam-macam produknya. Semua ini supaya industri kreatif Jatim bisa lebih bergairah dan dikenal luas,” tutur Ki Agus Firdaus, ketua panitia penyelenggara.

Produk-produk yang dipamerkan di stan pondok pesantren terkumpul berkat program One Pesantren One Product (OPOP). Direktur OPOP Training Center Mohammad Ghofirin menyatakan antusias untuk ikut pameran tersebut. Tujuannya, memperluas pasar. ”Kalau pemerintah, kampus, dan lembaga pendukungnya semangat,” ujarnya. Dia berharap target menciptakan 1.000 produk unggulan pesantren pada 2023 bisa terwujud. (car/c6/hep)


BACA JUGA

Senin, 09 Desember 2019 12:57

Pembangunan IKN, Para Pekerja Wajib Bersertifikat

Tenaga kerja lokal bisa diandalkan untuk menyukseskan pengerjaan proyek konstruksi…

Senin, 09 Desember 2019 12:51

Penurunan Harga Tiket Jangan Setengah-Setengah

SAMARINDA – Wacana penurunan harga tiket pesawat sebesar 30 persen…

Senin, 09 Desember 2019 10:11

Bisnis Roti di Samarinda Makin Menggiurkan

Bisnis kuliner khususnya roti, ternyata mempunyai ceruk pasar yang sangat…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:36

Tahun Depan, Pedagang Online Wajib Punya Izin

JAKARTA – Pelaku bisnis online kini tak bebas lagi. Melalui…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:35

Bisnis Mal Masih Perkasa, BIGmall Ajak MR DIY Bergabung, Wacanakan Bangun Pusat Kuliner

SAMARINDA – Penurunan harga batu bara sepanjang tahun ini nampaknya…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:30

Kerek Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor, Ini yang Dilakukan Bapenda

BALIKPAPAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan penerimaan dari pajak kendaraan…

Sabtu, 07 Desember 2019 09:47

Sasar Pasar Internasional, Kutim Ekspor 20 Ton Pisang

Komoditas pisang kepok atau kerap dikenal pisang sanggar yang tumbuh subur…

Jumat, 06 Desember 2019 09:29

Tingkatkan Ekosistem 4G LTE, Telkomsel Gratiskan Ganti Kartu dan Upgrade Simcard

SAMARINDA - Untuk meningkatkan eksosistem 4G LTE, Telkomsel kini menggariskan…

Selasa, 03 Desember 2019 10:36

Perlambatan Ekonomi Masih Membayangi Kaltim

Perlambatan ekonomi diprediksi masih menghantui Bumi Etam tahun depan. Namun,…

Selasa, 03 Desember 2019 10:35

Insentif Investasi Pertanian dan Peternakan Ditambah

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan insentif pajak bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.