MANAGED BY:
KAMIS
06 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Kamis, 24 Oktober 2019 12:10
PKS, PAN, Demokrat Pastikan Kontrol Tak Kendor
Hidayat Nur Wahid

PROKAL.CO,

Struktur kabinet pemerintahan Jokowi-Ma’ruf sudah terbentuk. Komposisi menteri tersebut menyisakan tiga partai di luar pemerintahan. Yaitu PAN, PKS dan Demokrat. Ketiganya pun siap memainkan peran sebagai partai oposisi.  

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid mengungkapkan, sejak awal pihaknya sudah merasa akan menjadi bagian dari luar pemerintahan. Bagi PKS itu bukan persoalan. PKS, kata Hidayat, siap menjelankan peran dalam proses check and balances. ’’Awalnya banyak yang menduga hanya PKS yang di luar kabinet. Sekarang terbukti kami tidak sendiri. Ada PAN dan Demokrat,” kata Hidayat Nur Wahid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin (23/10).

Menurutnya, di alam dunia demokrasi sangat lumrah menyisakan pembagian kekuasaan. Ada yang berada di dalam kabinet untuk menjalakan pemerintahan dan sebagian partai lagi di luar sebagai penyeimbang. Posisi sebagai penyeimbang, jelasnya, tidak kalah penting dengan partai yang menjalankan kebijakan.  

’’Ini agar demokrasi kita sehat. Harus ada kontrol,” papar Hidayat. Disampaikan, fungsi kontrol parlemen ke pemerintah tidak boleh kendor. Darimana pun partainya. Sebab berdasar konstitusi, imbuh Hidayat, kewajiban DPR adalah melakukan check and balances. Artinya seluruh anggota DPR, tambah dia, harus bersuara atas berbagai kebijakan pemerintah. ’’Apapun partainya,” kata dia.

Jika kebijakan pemerintah bagus, maka harus didukung. Namun jika melenceng dan merugikan publik, maka parlemen wajib bersuara. Kemudian memberikan solusi-solusi. ’’Inilah kritis yang konstruktif. Tidak asal,” kata wakil ketua MPR itu.  

Lebih jauh disampaikan, PKS dalam waktu dekat segera bertemu dengan Presiden Jokowi. Ketua DPP Mardani Ali Sera menyampaikan pihaknya akan berterus terang menyampaikan ke Jokowi bahwa PKS berada di luar pemerintah. Akan tetap kritis terhadap semua kebijakan yang dinilai tidak sejalan dengan aspirasi publik. ’’Kami akan kulo nuwon. Bahwa PKS siap menjadi mitra yang kritis konstruktif sesuai dengan aspirasi publik,” imbuhnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 05 Agustus 2020 12:55

Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Masih di Atas Rata-Rata Global

JAKARTA - Angka kematian karena Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:58

Pandemi Covid-19, Kejahatan Meningkat di Amerika

WASHINGTON – Kejahatan di Amerika Serikat meningkat di tengah situasi…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:41

Potensi Calon Tunggal di 31 Daerah

JAKARTA- Kekhawatiran akan terjadinya kenaikan jumlah calon tunggal dalam gelaran…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:38

Putusan Sidang Etik Firli Digelar Terbuka

JAKARTA - Proses penanganan dugaan pelanggaran etik Ketua Komisi Pemberanta-san…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:15

Dicari..!! Relawan untuk Disuntikan Vaksin Covid-19

JAKARTA - Pengujian vaksin dari Tiongkok, Sinovac, dimulai. Fakultas Kesokteran…

Rabu, 05 Agustus 2020 10:09

Ledakan Dahsyat Guncang Beirut, Puluhan Orang Tewas

 Sedikitnya sepuluh orang tewas akibat ledakan besar yang terjadi di…

Selasa, 04 Agustus 2020 12:37

Jangan Pesimistis, Harga Minyak Mulai Naik

SAMARINDA – Akibat pandemi Covid-19 pendapatan Kaltim dari Blok Mahakam…

Selasa, 04 Agustus 2020 12:36

Tiga Pelajar yang Coba Merampok, Tetap Belajar Daring meski Ditahan

MESKI harus menjalani proses hukum, tiga oknum pelajar yang tersangkut…

Selasa, 04 Agustus 2020 12:35

Kasus Verfak Fiktif, Pelaku Sempat Kabur ke Sulsel, Tiga Petugas PPS Jadi Tersangka

SANGATTA–Hasil verifikasi faktual (verfak) terhadap data dukungan bagi calon perseorangan…

Selasa, 04 Agustus 2020 11:41

IKN Pindah ke Kaltim, Hermawan: Sektor Pariwisata Jadi Kekuatan

Wabah Covid-19 seperti badai yang memporak-porandakan rencana. Di antaranya, pemindahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers