MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

MANCANEGARA

Rabu, 23 Oktober 2019 14:08
Suara Turun, Trudeau Tetap Menang
Justin Trudeau

PROKAL.CO, OTTAWA – Justin Trudeau tetap berkuasa. Hasil sementara pemilu menunjukkan Partai Liberal yang digawanginya memperoleh kursi terbanyak di parlemen. Yaitu, 157 kursi. Dua terbesar lainnya adalah Conservative dengan 121 kursi dan Bloc Quebecois dengan 32 kursi. Angka partisipasi penduduk dalam pemilu kali ini hanya 62 persen. Lebih sedikit dibanding Pemilu 2015 yang mencapai 68 persen.

’’Dari ujung ke ujung, malam ini penduduk Kanada menolak perpecahan dan hal negatif,’’ ujar Trudeau kepada para pendukungnya di Montreal Senin malam (21/10) sebagaimana dikutip Agence France-Presse.

Di parlemen Kanada, ada 338 kursi yang diperebutkan. Mereka yang memiliki suara terbanyak, 170 atau lebih, bisa membentuk pemerintahan dengan mudah. Bukan hanya itu, usulan legislasi juga bisa lolos dengan gampang tanpa perlu dukungan dari partai lainnya. Tapi, kini ceritanya lain.

Meski menang, suara Liberal lebih sedikit dibanding pemilu empat tahun lalu. Mereka kehilangan 20 kursi. Trudeau masih bisa membentuk pemerintahan minoritas dengan menggandeng partai lainnya. Partai mana yang menjadi rekan koalisinya akan diumumkan secepatnya. Namun, media lokal memprediksi, mungkin yang dipinang Trudeau adalah Bloc Quebecois dan New Democratic Party (NDP).

Trudeau memang harus berusaha lebih keras untuk menang dalam pemilu kali ini. Sebab, selama kampanye, satu per satu foto lamanya disebar. Termasuk ketika dia pergi ke pesta bertema Arabian Nights di West Point Grey Academy pada 2001. Kala itu dia bekerja sebagai pengajar di sana. Trudeau berdandan dengan wajah dihitamkan. Perdana menteri (PM) ke-23 Kanada itu dituding rasis. Trudeau menyebut bahwa kampanye kali ini adalah yang paling kotor dan menjijikkan sepanjang sejarah Kanada.

Dalam salah satu kampanyenya, Trudeau bahkan harus memakai rompi antipeluru karena ditengarai nyawanya terancam. Namun, di detik-detik terakhir, mantan Presiden AS Barack Obama yang berkulit hitam justru menyatakan diri mendukungnya. Bagi Trudeau, pernyataan Obama bagaikan suntikan energi. Tapi, serangan tidak berhenti sampai di situ. Pemimpin Conservative Andrew Scheer mengungkap bahwa Trudeau punya dua kewarganegaraan, AS dan Kanada.

’’Kami akan membuat hidup lebih terjangkau, terus memerangi perubahan iklim, dan menyingkirkan senjata api dari jalanan,’’ janji pemimpin 47 tahun itu.

Selama kampanye, masalah perawatan kesehatan, krisis perubahan iklim, kepemilikan senjata api, dan biaya hidup menjadi pembahasan utama. Liberal memiliki ide-ide yang progresif, sedangkan Conservative lebih memilih opsi penghematan.

Penduduk Kanada sepertinya tidak terlalu tertarik dengan tawaran Partai Conservative. Mereka menawarkan pemotongan pajak penghasilan, menyeimbangkan bujet dalam lima tahun, dan membatalkan rencana Trudeau yang akan menjatuhkan denda untuk penghasil karbon. (sha/c17/dos)


BACA JUGA

Kamis, 28 Mei 2020 10:32

Pasca Kematian, Model Ini Malah Dihujat Warganet

KARACHI – Rest in peace (RIP). Doa itu biasanya memenuhi…

Kamis, 28 Mei 2020 10:29

Membangun Optimisme di Tengah Pandemi

Berbagai negara sudah melonggarkan kebijakan terkait dengan pencegahan penularan Covid-19.…

Rabu, 27 Mei 2020 19:06

Perpanjang Gencatan Senjata, 900 Taliban Dibebaskan

Pemerintah Afghanistan mengumumkan rencana membebaskan 900 anggota Taliban, Selasa (26/5)…

Selasa, 26 Mei 2020 12:05

Kalau Ada Gelombang Kedua Covid-19, Negara Ini Tak Mau Lagi Lockdown

 Belgia enggan menerapkan lockdown jika nanti gelombang wabah virus corona…

Senin, 25 Mei 2020 11:58

Ternyata Laboratorium di Wuhan Akui Simpan Virus Corona Sejak 2004, Tetapi....

Institut Virologi Wuhan (WIV) mengaku menyimpan tiga jenis virus corona…

Minggu, 24 Mei 2020 11:23

Awasi Hongkong Lebih Ketat, Tiongkok Luncurkan UU Keamanan Nasional

HONGKONG- Hongkongers kembali mendapatkan ’’kado’’ dari Tiongkok. Setelah berhasil…

Minggu, 24 Mei 2020 11:20

Arab Saudi Berlakukan Jam Malam Selama Idul Fitri

PERAYAAN Idul Fitri tahun ini di berbagai penjuru dunia bakal…

Minggu, 24 Mei 2020 11:15

Mencari Cara Beradaptasi di Tengah Pandemi, Pindah Rumah, Gaji Dipangkas

Pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi. Berbagai lini bisnis harus mulai…

Jumat, 22 Mei 2020 18:14

Siklon Amphan Landa India dan Bangladesh

NEW DELHI– Ribuan warga India dan Bangladesh telantar setelah dihantam…

Jumat, 22 Mei 2020 18:11

Wuhan Resmi Larang Konsumsi Binatang Liar

WARGA Wuhan, Hubei, Tiongkok, harus mengubah kebiasaan. Mereka tidak bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers