MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Rabu, 23 Oktober 2019 14:03
Polisi Amankan 51 Suporter, Tiga Tersangka

Buntut Kerusuhan Usai Laga PSIM Jogja vs Persis Solo

Perusuh diamankan.

PROKAL.CO, JOGJA - Jajaran Polresta Jogja berhasil mengamankan 51 remaja pasca kericuhan laga PSIM Jogja kontra Persis Solo. Tiga di antaranya berstatus sebagai tersangka yakni Nichola Cahya Saputra (18), FR (16) dan HKC (15). Ketiganya terindikasi melakukan perusakan kendaraan milik kepolisian.

Kabid Humas Polda DIJ Kombespol Yuliyanto memastikan langkah hukum akan terus berjalan. Terlebih saat ini telah masuk tahap penyidikan kepada ketiganya. Khusus untuk FR dan HKC, pemeriksaan tetap mengusung Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Sebelum pertandingan sudah diamankan 18 orang yang sudah terindikasi akan membuat kericuhan. Sementara 30 lainnya kami amankan usai pertandingan. Ditambah tiga tersangka yang terbukti melakukan perusakan,” jelasnya kepada wartawan di Mapolresta Jogja, kemarin (22/10).

Tiga puluh oknum suporter itu diamankan di kawasan Wirobrajan. Berawal dari upaya penyekatan oleh kepolisian. Tujuannya untuk mengantisipasi kericuhan selama perjalanan pulang. Tindakan diambil karena rombongan tersebut cenderung melawan perintah polisi.

“Rombongan itu kami arahkan melalui jalur yang tidak berpotensi ricuh saat pulang. Tapi mereka malah melawan, alhasil seluruhnya diamankan ke Mapolresta bersama 17 kendaraan roda dua,” ujar perwira menengah polisi ini.

Sejatinya upaya preventif telah berlangsung sebelum pertandingan dimulai. Tercatat ada tujuh molotov yang disita di sekitar Stadion Mandala Krida. Berdekatan dengan lokasi molotov ada rombongan suporter sebanyak 18 orang. Rombongan ini kemudian turut diamankan ke Mapolresta Jogja.

Penyisiran berlanjut pada malam harinya. Polisi kembali menemukan 12 botol molotov di sekitar luar pagar Stadion Mandala Krida. Botol kaca ukuran 600 mililiter itu berisikan bahan bakar minyak (BBM) berwarna biru. Diduga jenis Pertalite dan Pertamax.

“Jadi yang 12 ini ditemukan setelah olah TKP. Kami sisir ulang dan ditemukan di luar pagar stadion. Untuk pemiliknya belum tahu, tapi akan kami pelajari dan analisis dari rekaman CCTV dan keterangan saksi,” katanya.

Bersamaan diamankannya suporter, polisi turut menyita 37 gawai. Selanjutnya akan dilacak jalur komunikasi dari masing-masing pemilik HP itu. Tujuannya untuk mengetahui dan mencari pola komunikasi sebelum dan sesudah kericuhan.

Pelacakan komunikasi juga untuk mengetahui afiliasi kelompok. Hasil sementara beberapa memang masuk dalam kelompok suporter PSIM. Walau begitu belum diketahui secara jelas detail asal kelompok suporter.

“Sedang kami dalami afiliasi ke kelompok mana. Yang pasti mereka memang suporter dari PSIM. Sementara ini untuk 48 remaja kami amankan selama 24 jam. Kalau untuk tiga tersangka, bisa lebih lama untuk keperluan penyidikan,” jelasnya.

Disinggung mengenai dampak kerusakan dan korban, Kapolres Sleman medio 2016 ini enggan berbicara banyak. Data sementara menyebutkan dua kendaraan patroli roda empat rusah parah. Ada pula dua kendaraan roda dua yang turut dirusak massa. Jajarannya tengah mendata kerusakan unit kendaraan lainnya.

Kericuhan ini turut menjadi catatan penting bagi jajaran Polda DIJ. Khususnya untuk menerbitkan perizinan pertandingan dengan suporter. Evaluasi internal juga berlangsung terkait sistem pengamanan selama pertandingan.

“Paling penting adalah evaluasi tentang pelaksanaan dari pertandingan tersebut. Kalau tentang sanksi dan lain sebagainya, itu termasuk ranahnya PSSI,” ujarnya.

Hasil penyidikan sementara menyebutkan dua tersangka atas nama Nichola Cahya Saputra dan HKC positif berstatus tersangka. Sementara untuk terperiksa atas nama inisial FR, 15, masih didalami. Untuk sementara, pelajar SMP ini diketahui memboncengkan tersangka Nichola.

“NCS (Nichola) terbukti yang membakar kendaraan patroli. Dia pakai bambu yang sudah dituangi bensin, lalu dicolokkan ke mobil patroli. Lalu HKC yang menginjak dan merusak motor. Nah, FR ini masih diperiksa sejauh mana keterlibatannya,” tegasnya.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jogja turut menjadi korban kericuhan. Satu unit mobil damkar mengalami pecah kaca akibat lemparan baru. Bahkan satu personel perempuan, Duriah, mengalami luka pada dagunya.

Kepala Seksi Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Jogja Mahargyo menuturkan, awal keberingasan oknum suporter sejak pertandingan berakhir. Semakin menjadi saat timnya akan melakukan pemadaman kendaraan patroli polisi yang terbakar.

“Mobil kami dirusak saat akan melakukan pemadaman. Satu personel kami atas nama Duriah dagunya terluka. Terkena lemparan batu dari arah supporter,” jelas Mahargyo. (dwi/laz)

 

GRAFIS:

 

Barang Bukti dan Pelaku:

- Tersangka : Nichola Cahya Saputra, 18, pembakar mobil patroli, HKC, 15, merusak kendaraan roda dua patroli, FR, 16, masih didalami perannya

- Suporter : 51 orang diamankan, tiga diantaranya berstatus tersangka

- Bom molotov : 19 botol isi pertalite/pertamak ukuran 600 mililiter

- Kendaraan roda dua : 17 unit

- Satu bilah bambu 4 meter untuk membakar kendaraan patroli

- Satu buah spanduk sisa terbakar

- Gawai sebanyak 37 unit

Data kerusakan sementara :

- Satu unit mobil dinas milik Wakapolresta AKBP Ardiyan nomor polisi 2-28 terbakar

- Satu unit mobil dinas milik Kapolresta Jogja Kombespol Armaini nomor polisi 1-28 digulingkan

- Dua unit kendaraan roda dua patroli milik Polresta Jogja dirusak

Ancaman hukuman :

- Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara

loading...

BACA JUGA

Rabu, 13 November 2019 11:40

Penelitian Mahasiswa Ini, Kedondong Jadi Anti-Kudis dan Gatal-Gatal

Tidak hanya dimanfaatkan buahnya saja, pohon kedondong yang hidup di…

Rabu, 13 November 2019 11:36

Anak Menteri Kirim Surat Tak Bisa Penuhi Panggilan KPK

JAKARTA- Anak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna…

Rabu, 13 November 2019 11:34

Indonesia Mau Beli Pesawat Angkut Militer Berkapasitas Besar

JAKARTA– Pemerintah berencana membeli pesawat angkut berkapasitas besar. Tawaran dari…

Rabu, 13 November 2019 11:32

WASPADA..!! Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Terjadi Sepekan Kedepan

BLORA– Setelah Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu lalu, hujan lebat disertai…

Rabu, 13 November 2019 11:30

Beredar Posisi Enam Wakil Menteri Baru

JAKARTA  – Kabar bakal diangkat kembali sejumlah wakil Menteri kembali…

Rabu, 13 November 2019 11:04

Bahas Pendanaan Terorisme di Filipina

JAKARTA -- Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menghadiri…

Rabu, 13 November 2019 10:48

Praperadilan Imam Nahrawi Ditolak

JAKARTA – Upaya mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam…

Selasa, 12 November 2019 11:28

BNPT Masih Khawatir Kelompok Pendukung Terorisme

JAKARTA— Kelompok teroris di Indonesia masih berpeluang berkembang di Indonesia.…

Senin, 11 November 2019 22:37
Ingin Jadi Partai Terbuka Berazas Pancasila

Eks Presiden PKS Pimpin Partai Gelora

JAKARTA– Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia secara resmi diperkenalkan ke…

Minggu, 10 November 2019 13:39

Soal Dugaan Rekayasa Novel, LPSK Minta Polisi Abaikan Laporan Dewi Tanjung

Penyidik senior KPK Novel Baswedan tak bisa menjadi tersangka dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*