MANAGED BY:
MINGGU
16 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 23 Oktober 2019 10:22
Anggaran Pesantren Harus Sama dengan Pendidikan Umum
Aktivitas pesantren di Kalsel.

PROKAL.CO,

JAKARTA– Undang-Undang Pesantren sudah disahkan. Sekarang tinggal menunggu pelaksanaan dari peraturan baru tersebut. Pemerintah diminta menyediakan anggaran khusus bagi lembaga pendidikan agama itu. Jumlahnya tidak boleh jomplang dari pendidikan umum. 

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, tugas DPR sudah selesai dengan mengesahkan UU yang ditunggu pesantren seluruh Indonesia. Peraturan baru itu juga sudah berlaku. “Pemerintah harus segera memikirkan pelaksanaan dari undang-undang itu,” terang dia saat ditemui usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan kemarin (22/10). 

Menurut dia, pemerintah harus membuat turunan dari UU tersebut, yaitu peraturan pemerintah (PP) untuk mengatur pelaksanaan UU. Salah satunya terkait struktur yang akan mengatur langsung pendidikan pesantren. Pemerintah bisa membentuk direktorat  jenderal (Ditjen) pendidikan pesantren yang berada di bawah Kementerian Agama (Kemenag). 

Struktur itu harus segera dibentuk, sehingga pendidikan pesantren sudah bisa mendapatkan perhatian khusus. Jadi, Ditjen Pendidikan Pesantren akan fokus mengurus semua pesantren di Indonesia. Tidak ada lagi pesantren yang diabaikan atau dianak tirikan. Semuanya harus mendapatkan perhatian. 

Selain ditjen, pemerintah juga harus menyediakan anggaran khusus untuk pesantren. Menurut dia, anggaran itu diambilkan dari pendidikan nasional yang jumlahnya 20 persen dari total APBN. “Kami serahkan ke pemerintah untuk mengatur penganggaran,” terang dia. 

Menurut dia, tidak boleh ada lagi perbedaan anggaran antara pendidikan umum dan pesantren. Anggaran kedua pendidikan itu harus sama. Selama ini, pendidikan pesantren terabaikan. Hal itu tidak boleh terjadi lagi setelah adanya UU Pesantren. Sebab, UU itu dibuat untuk memberikan perhatian penuh kepada lembaga pendidikan agama itu. 

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 15 Agustus 2020 13:12

Jalan Poros Ambles karena Pipa Bocor, Dirut PDAM: Gara-Gara Proyek

BALIKPAPAN–Ditutup selama 10 jam, jalan poros Balikpapan-Samarinda di Kilometer 11…

Sabtu, 15 Agustus 2020 12:12

Ironis, Banyak Buron Korupsi Belum Diringkus

JAKARTA– Setelah memasuki masa sidang Jumat (14/8), Komisi III DPR…

Jumat, 14 Agustus 2020 15:00

Spekulan Tanah Incar Wilayah Pesisir IKN

Bukan Sepaku atau Samboja, spekulan tanah rupanya mengincar daerah pesisir…

Jumat, 14 Agustus 2020 14:00
Transisi Ekonomi Kaltim saat IKN Baru pada 2025

Tinggalkan Batu Bara, Beralih ke Manufaktur

BALIKPAPAN–Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…

Jumat, 14 Agustus 2020 14:00

KPK Kembali Garap Kasus Pencucian Uang Rita

SAMARINDA–Kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka mantan Bupati…

Jumat, 14 Agustus 2020 11:53

Tiongkok Terancam Krisis Pangan, Presiden Xi Jinping Larang Sisakan Makanan di Piring

Ancaman krisis pangan akibat pandemi Covid-19 dan bencana banjir tampaknya…

Kamis, 13 Agustus 2020 13:09

Serapan Anggaran APBD Seret, Hanya Lima Provinsi yang diatas Rata-rata Nasional

JAKARTA- Realisasi serapan belanja daerah kembali mendapat sorotan. Betapa tidak,…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:59

Bahaya Klaster Baru di Sekolah, Pemerintah Diminta Tegas

JAKARTA– Baru beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:42

Lebih Separuh Bayi di Indonesia Tidak Terima ASI Eksklusif

JAKARTA– Lebih dari separuh bayi di Indonesia tidak menerima air…

Kamis, 13 Agustus 2020 12:18

IKN Mulai,Tahun 2025 Tersedia Dua Juta Lapangan Kerja di Kaltim

Pemerintah terus mematangkan persiapan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers