MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Rabu, 23 Oktober 2019 10:10
Imbas OTT KPK, Proyek Tahun Jamak Diminta Diaudit

Kongkalikong Lelang Merugikan Negara

Proyek jalan poros Samarinda - Bontang yang masih dalam pengerjaan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN–Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) diminta mengaudit proyek-proyek tahun jamak di Kaltim dan Kaltara. Desakan itu muncul setelah adanya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap proyek jalan nasional di Kaltim pada Selasa (15/10).

Perkara itu menyeret Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Refly Ruddy Tangkere. Lalu Andi Tejo Sukmono (ATS ) selaku pejabat pembuat komitmen di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan. Serta Hartoyo, direktur PT Harlis Tata Tahta (HTT) yang memenangkan lelang peningkatan jalan senilai Rp 155,5 miliar.

Usulan audit itu disampaikan pengamat jasa konstruksi Universitas Balikpapan Rahmat Rusli. Dia menyebut, audit tersebut bisa dilakukan terhadap proyek tahun jamak dengan anggaran yang cukup besar. Sama halnya dengan proyek preservasi rekonstruksi jalan senilai Rp 155,5 miliar yang terjaring OTT KPK pekan lalu. Kepala BPJN Wilayah XII Balikpapan dan PPK diduga tersandung suap paket pemeliharaan jalan SP 3 Lempake-SP 3 Sambera-Santan-Bontang-Sangatta untuk dimenangkan PT Harlis Tata Tahta (PT HTT).

“Audit penuh bisa dilakukan. Mulai perencanaan, lelang, hingga pelaksanaan proyek. Termasuk monitoring dan sebagainya,” kata dia saat ditemui Kaltim Post di ruangannya, Senin (21/10). Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Uniba ini melanjutkan, audit terhadap proyek tahun jamak itu bergantung dari kebijakan atau regulasi dari Kementerian PUPR. Sebab, untuk melakukan audit terhadap proyek besar di Kaltim dan Kaltara yang menjadi wilayah kerja BPJN Wilayah XII Balikpapan memerlukan biaya yang relatif besar.

Termasuk personel yang dilibatkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. “Tapi bisa didahulukan terhadap proyek yang dinilai strategis bagi negara. Yang dikhawatirkan terjadi penyimpangan,” terang pria berkacamata itu. Rahmat menerangkan, ada beberapa modus yang biasa dilakukan pada dugaan korupsi infrastruktur di Kaltim. Di antaranya, mengerahkan jasa organisasi kemasyarakatan untuk menekan lembaga pemerintah agar dapat memenangkan lelang proyek.

Lalu menggunakan perusahaan tertentu untuk ikut dalam lelang pemerintah. Kemudian setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang, proyek tersebut dijual kepada perusahaan lain. Layaknya makelar. Modus terakhir, berkompromi dengan penyedia proyek untuk menekan harga perkiraan sendiri (HPS) sebagai dasar harga terendah dalam lelang proyek tersebut.

Akibatnya, biaya proyek dipangkas dan mengurangi spesifikasi pekerjaan agar pihak ketiga bisa mendapatkan keuntungan. “Ketiga modus itu yang perlu diantisipasi saat ini. Jika itu terjadi, sebagai rakyat, kita yang dirugikan. Umur jalan bisa bertahan 20 tahun. Karena ada perbedaan volume yang ditetapkan, menjadi lebih cepat rusak,” ucap dia. Menurutnya, KPK pun telah memiliki metode pencegahan korupsi jasa konstruksi ini. Jadi, tidak ada lagi “titipan” untuk memenangkan kontraktor tertentu. Dengan melakukan verifikasi saat lelang untuk mencegah kontraktor yang mencari keuntungan dengan mengurangi volume pekerjaan.

“Kalau di bidang konstruksi salah metode dan perencanaan, bisa seribu orang yang mati,” kelakarnya.

Sementara itu, Kementerian PUPR masih belum menjelaskan perihal kelanjutan proyek yang tersandung OTT KPK tersebut. Termasuk dengan proyek lain yang ditangani BPJN Wilayah XII di Kaltim dan Kaltara. Saat dikonfirmasi kemarin, Kepala Biro Komunikasi Publik Setjen Kementerian PUPR menyebut keputusan menunggu pelantikan menteri PUPR yang akan dilantik Presiden Joko Widodo untuk Kabinet Kerja Jilid II mendatang.

“Kami mesti menyiapkan untuk pelantikan ya. Kan kami enggak tahu, siapa menterinya. Jadi harus ada prepare,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin. Menurut pria berkacamata itu, kasus yang menimpa pejabat BPJN Wilayah XII Balikpapan merupakan musibah bagi Kementerian PUPR. Karena itu, pihaknya akan mengevaluasi internal Kementerian PUPR agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Ini musibah bagi kami. Karena itu, setelah ada pengumuman (menteri PUPR) baru saya respons ya,” janji dia. (kip/riz/k16)

 

Daftar Lelang Proyek BPJN Wilayah XII di Kaltim

 

Nama Tender : Rekonstruksi Jalan Muara Lembak-Pel Ronggang (Sangkulirang)

Tanggal Pembuatan : 26 Juli 2019

Tahap Tender Saat ini : Tender Sudah Selesai

Satuan Kerja : Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kaltim

Nilai Pagu Paket : Rp 20 Miliar

Nilai HPS Paket : Rp 20 Miliar

Peserta Tender : 69 Peserta

Nama Pemenang : PT Energi Bara Pratama Putra, Jalan Biawan, Nomor 60,Tenggarong - Kutai Kartanegara.

Harga Penawaran : Rp 16,9 miliar

Hasil Negosiasi : Rp 16,9 miliar

Penandatanganan Kontrak : 17 – 19 September 2019

 

Nama Tender : Rekonstruksi Jalan DI Panjaitan (Samarinda)

Tanggal Pembuatan : 17 Juli 2019

Tahap Tender Saat ini : Tender Sudah Selesai

Satuan Kerja : Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Kaltim

Nilai Pagu Paket : Rp 20 miliar

Nilai HPS Paket : Rp 20 miliar

Peserta Tender : 122 Peserta

Nama Pemenang : PT Bangun Konstruksi Indonesia, Jalan DI Panjaitan Nomor 113 RT 038, Samarinda

Harga Penawaran : Rp 17,19 miliar

Hasil Negosiasi : Rp 17,19 miliar

Penandatanganan Kontrak : 7 – 11 Oktober 2019

 

Nama Tender : Rekonstruksi Jalan Sp Blusuh - Batas Prov. Kalteng - Kutai Barat

Tanggal Pembuatan : 17 Juli 2019

Tahap Tender Saat ini : Penandatanganan Kontrak

Satuan Kerja : Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kaltim

Nilai Pagu Paket : Rp 20 miliar

Nilai HPS Paket : Rp 19,99 miliar

Peserta Tender : 50 Peserta

Nama Pemenang : PT Bintang Indonesia Timur, Jalan Perintis, Kelurahan Bumi Wonorejo Kabupaten Nabire - Papua

Harga Penawaran : Rp 17,69 miliar

hasil negosiasi : Rp 17,969 miliar

Penandatanganan Kontrak : 15 Oktober - 1 November 2019

 

Nama Tender : Rekonstruksi Jalan Batu Aji - Kuaro (Paser)

Tanggal Pembuatan : 27 Juni 2019

Tahap Tender Saat ini : Penandatanganan Kontrak

Satuan Kerja : Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kaltim

Nilai Pagu Paket : Rp 20 miliar

Nilai HPS Paket : Rp 19,99 miliar

Peserta Tender : 35 Peserta

Nama Pemenang : PT Duta Mega Perkasa, Perum Bumi Rengganis Blok 3A Nomor 93, RT 32, Balikpapan Harga Penawaran : Rp 16,139 miliar

Hasil Negosiasi : Rp 16,139 miliar

Penandatanganan Kontrak : 15 Oktober – 1 November 2019

 

Sumber : https://lpse.pu.go.id/


BACA JUGA

Senin, 20 Januari 2020 14:14
Profil ASN Ibu Kota, 977 Janda-Duda hingga 73.535 Jomblo

Pemindahan Pegawai ke Kaltim Sedot Rp 2,9 Triliun

Selain mendapat tunjangan kemahalan dan insentif hingga dua kali lipat,…

Senin, 20 Januari 2020 14:08

KPK Rombak Satgas Kasus Harun, Pimpinan Anggap Wajar, Pegawai Sebut Tidak Lazim

JAKARTA– Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merombak para personel yang…

Senin, 20 Januari 2020 14:02

Jalan Rapak Indah Ditutup Ahli Waris, Sekda Temui Ahli Waris dan Buat Pernyataan Bersama

SAMARINDA - Ahli waris Djagung Hanafiah (almarhum), Datu Hairil Usman…

Senin, 20 Januari 2020 13:08

Dewas dan Direksi TVRI Tidak Harmonis sejak 2007

JAKARTA- Pemecatan Helmy Yahya dari posisi Direktur Utama TVRI memunculkan…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Tingkat Kemiskinan Kaltim Diklaim Rendah

SAMARINDA – Meski mengalami peningkatan sebanyak 990 orang, Pemprov Kaltim…

Senin, 20 Januari 2020 11:01

Lima WNI Diculik di Laut Malaysia, Pelaku Diduga Kelompok Abu Sayyaf

JAKARTA- Warga negara Indonesia (WNI) kembali menjadi korban penculikan di…

Senin, 20 Januari 2020 10:29

Atasi Banjir Samarinda, Beli Alat di Belanda

Sepekan sudah banjir menggenangi Samarinda. Aneka gangguan kesehatan menghantui. Sementara…

Senin, 20 Januari 2020 10:27

Perlu Fokus Membenahi Drainase

BANJIR masih menjadi masalah klasik bagi Samarinda. Bencana itu seperti…

Senin, 20 Januari 2020 10:26
Setelah Keraton Agung Sejagat “Runtuh

Tukang Loak Itu Pun Batal Jadi Jenderal Bintang Tiga

Seragam yang gagah, jabatan mentereng, iming-iming bayaran, dan cerita tentang…

Senin, 20 Januari 2020 10:24

Pemancing Waspada, Gelombang Masih Berbahaya

BALIKPAPAN-Selama sepekan terakhir, sebagian wilayah Kaltim masih merasakan potensi hujan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers