MANAGED BY:
SELASA
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 22 Oktober 2019 14:16
Nyaris Gagahi Anak Tiri
MENGELAK: Walaupun telah dibekuk polisi, WB (baju oranye) tetap mengelak menggagahi anak tirinya. Dadang Yono S/KP

PROKAL.CO,  

TENGAH malam pada Selasa (15/10) lalu, saat ketiga penghuni rumah lainnya tidur, WB (42) menuju kamar Mawar (bukan nama sebenarnya) yang hanya bersebelahan dengan kamarnya.

Langkahnya pelan nyaris tak bersuara. Sebilah pisau tergenggam di tangan kanannya. WB berlutut di sisi kasur, tangannya mulai membuka baju Mawar.

Sadar kehadiran seseorang, perempuan 17 tahun itu terbangun. Dia terdiam ketakutan lantaran WB menodongkan sebuah pisau. Kedua tangan Mawar mencoba menutupi tubuhnya.

WB tetap berupaya menjalankan aksi bejatnya dengan menggenggam kedua tangannya. Kalah tenaga, sontak saja pekikan dan tangis Mawar memenuhi seisi rumah. Ibunya terbangun, bergegas menuju sumber suara.

Pisau dijatuhkan, WB bergegas meninggalkan kamar Mawar. "Ngapain kamu," tanya ibu Mawar. WB tak bisa berkata, dan mencoba menjauh.

"Kamu kenapa Nak?" sambung ibu Mawar bertanya kepada anaknya. "Bapak" jawab singkat perempuan tersebut. Takut WB kembali masuk dan mengancam, pintu kamar dikunci rapat.

Mawar menelepon pamannya, meminta pertolongan. Tak berlangsung lama petugas datang dan membawa WB. Saat ditemui di Polsek Samarinda Seberang, pria yang bekerja serabutan itu sempat mengelak.

Dia menerangkan, hanya memperbaiki selimut anaknya. "Saya nggak ada niatan untuk setubuhi," ucap WB mengelak. Perihal pisau yang dibawanya, WB menuturkan, tak sengaja membawa pisau lantaran baru selesai mengupas mangga.

"Kami akan upayakan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, tapi nanti bergantung pengadilan yang memutuskan," terang Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Teguh Wibowo.

Pihaknya menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (*/dad/kri/k16)


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers