MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 22 Oktober 2019 14:16
Nyaris Gagahi Anak Tiri
MENGELAK: Walaupun telah dibekuk polisi, WB (baju oranye) tetap mengelak menggagahi anak tirinya. Dadang Yono S/KP

PROKAL.CO,  

TENGAH malam pada Selasa (15/10) lalu, saat ketiga penghuni rumah lainnya tidur, WB (42) menuju kamar Mawar (bukan nama sebenarnya) yang hanya bersebelahan dengan kamarnya.

Langkahnya pelan nyaris tak bersuara. Sebilah pisau tergenggam di tangan kanannya. WB berlutut di sisi kasur, tangannya mulai membuka baju Mawar.

Sadar kehadiran seseorang, perempuan 17 tahun itu terbangun. Dia terdiam ketakutan lantaran WB menodongkan sebuah pisau. Kedua tangan Mawar mencoba menutupi tubuhnya.

WB tetap berupaya menjalankan aksi bejatnya dengan menggenggam kedua tangannya. Kalah tenaga, sontak saja pekikan dan tangis Mawar memenuhi seisi rumah. Ibunya terbangun, bergegas menuju sumber suara.

Pisau dijatuhkan, WB bergegas meninggalkan kamar Mawar. "Ngapain kamu," tanya ibu Mawar. WB tak bisa berkata, dan mencoba menjauh.

"Kamu kenapa Nak?" sambung ibu Mawar bertanya kepada anaknya. "Bapak" jawab singkat perempuan tersebut. Takut WB kembali masuk dan mengancam, pintu kamar dikunci rapat.

Mawar menelepon pamannya, meminta pertolongan. Tak berlangsung lama petugas datang dan membawa WB. Saat ditemui di Polsek Samarinda Seberang, pria yang bekerja serabutan itu sempat mengelak.

Dia menerangkan, hanya memperbaiki selimut anaknya. "Saya nggak ada niatan untuk setubuhi," ucap WB mengelak. Perihal pisau yang dibawanya, WB menuturkan, tak sengaja membawa pisau lantaran baru selesai mengupas mangga.

"Kami akan upayakan dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, tapi nanti bergantung pengadilan yang memutuskan," terang Kanit Reskrim Polsek Samarinda Seberang Iptu Teguh Wibowo.

Pihaknya menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (*/dad/kri/k16)


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 09:18

Satukan Presepsi Terkait Data LTT di Kaltim

SAMARINDA - Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Kaltim menggelar…

Kamis, 14 November 2019 16:34

Mau Kabur, Kedua Kaki Gembong Curanmor Dibikin Pincang

SAMARINDA - Kepolisian dari Polsek Samarinda Kota terpaksa menembak kedua…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Jalan Utama Diportal, SMP 38 Bikin Jalan Baru

Polemik pembebasan lahan menerpa akses jalan menuju SMP 38, Jalan…

Kamis, 14 November 2019 13:05

Diintai Dua Pekan, Pengedar Lawas Akhirnya Ditangkap

SAMARINDA–Satuan Reserse Kriminal Polsek Sungai Kunjang berhasil membekuk Yusril, pelaku…

Kamis, 14 November 2019 13:03
Ngebut Kerjakan Jembatan Mahkota IV

Jembatan Mahakam IV Bakal Cantik Wal..!! Begini Rencananya Pencahayaannya...

SAMARINDA–Sejalan dengan sisa pembetonan bentang tengah Jembatan Mahakam IV. Saat…

Kamis, 14 November 2019 13:01

Kabel Rumah Sakit Islam Dicuri di Siang Bolong

SAMARINDA–Satreskrim Polsek Samarinda Kota membekuk Edy Ramlan alias Mellang, pelaku…

Kamis, 14 November 2019 12:58

Meski Hujan, si Jago Merah Tetap Mengamuk

SAMARINDA–Petugas pemadam kebakaran kali ini harus bekerja lebih keras. Kebakaran…

Kamis, 14 November 2019 12:57

Usulkan Rp 3 Miliar untuk PJU

SAMARINDA–Pelaporan penerangan jalan umum (PJU) sudah memanfaatkan peranti lunak yang…

Kamis, 14 November 2019 12:56

Soal Sisa Proyek Jembatan Kembar yang Dilelang Belakangan, Pengamat: Harusnya Satu Kesatuan

Adanya pelelangan ulang tampaknya membuat sisa pekerjaan Jembatan Mahakam IV…

Kamis, 14 November 2019 12:54

Berpacu Batas Penahanan Tersangka yang Habis 8 Desember Nanti

SAMARINDA–Dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa menyeret tiga tersangka yang resmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*