MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Selasa, 22 Oktober 2019 13:46
Puting Beliung Berpotensi Terulang di Jawa
Akibat puting beliung di pulau Jawa.

PROKAL.CO, FENOMENA angin ribut dan kebakaran di Pulau Jawa adalah bagian dari proses transisi dari musim kemarau ke musim hujan. Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo, saat ini ada aliran angin kencang di utara pulau Jawa dengan kecepatan 20 hingga 25 Knot. ''Bahkan di Laut Jawa bisa mencapai 35 knot,” jelasnya.

Selain itu, semakin panjangnya Hari Tanpa Hujan (HTH) yang dialami oleh Jatim turut meningkatkan Fine Fuel Moisture Code atau kemudahan terbakar di vegetasi daerah pegunungan atau dataran tinggi. Prabowo menyebut, kelembapan udara yang sangat rendah di wilayah Jawa menyebabkan sinar matahari yang terik mulai siang hingga menjelang sore.

Untuk angin ribut di wilayah Kota Batu, menurut Prabowo, dipicu beberapa faktor. Faktor internal, antara lain, kondisi topografi yang berupa pegunungan. Kemudian, ada faktor tutupan lahan di kawasan Kota Batu. Menurut Prabowo, bisa saja Kota Batu awalnya adalah daerah hutan yang berfungsi menyerap radiasi sinar matahari. Namun, pada perkembangannya, bukaan lahan menyebabkan daerah tutupan hutan semakin lama semakin sempit. ''Bisa karena konversi menjadi lahan pertanian, perkebunan, atau malah kawasan pemukiman dengan banyak sekali bangunan,” jelasnya.

Dengan kondisi seperti itu, menurut Prabowo, permukaan bumi di sekitar Kota Batu menerima radiasi sinar matahari yang lebih. Akibatnya, suhu permukaan meningkat. Itu memicu pola udara bertekanan rendah di sekitar wilayah Kota Batu.  Angin yang bertiup begitu kuat, kata Prabowo, disebabkan oleh perbedaan tekanan udara antara Kota Batu dan wilayah sekitarnya. Hal itu memicu angin bergerak dari wilayah bertekanan tinggi (sekitar Batu) dan tersedot masuk ke wilayah bertekanan rendah, yakni Kota Batu sendiri.        Namun, fenomena itu biasanya hanya terjadi pada skala lokal.

Pada musim pancaroba ini, kata Prabowo, masih memungkinkan terjadi angin puting beliung serupa. Di Kota Bogor, misalnya, terjadi puting beliung karena ada akumulasi awan kumulonimbus di sekitar Jabodetabek. (tau/oni) 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 10:26

TRAGIS..!! Anggota Sabhara Polda Bali Tewas Ditabrak saat Bubarkan Balap Liar

Peristiwa tragis terjadi kemarin dini hari (19/11). Salah seorang anggota…

Selasa, 19 November 2019 11:02

Gerah di Jogja Imbas Badai, Bukan Merapi

JOGJA- Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika…

Selasa, 19 November 2019 10:43

Kecewa Kalah Pemilihan Kepala Dusun, Pria Ini Bakar Puluhan KIS Warga Miskin

SINGARAJA - Ada-ada saja ulah Ketut Suarta, warga Desa Anturan,…

Selasa, 19 November 2019 10:29

Buku Pelajaran Agama yang Baru Mulai Diajarkan Tahun Depan, Bedanya Apa Sih?

JAKARTA– Perubahan terhadap 155 buku ajar mata pelajaran Pendidikan Agama…

Senin, 18 November 2019 11:34

Gunung Merapi Erupsi Masih Akan Terus Erupsi

JAKARTA– Setelah erupsi pada 9 November lalu, Gunung Merapi di…

Senin, 18 November 2019 11:12

PKS Target Menang 60 Persen Pilkada 2020

JAKARTA– Rapat koordinasi nasional (Rakornas) PKS memunculkan sejumlah rekomendasi penting.…

Senin, 18 November 2019 11:10

Dominan Gas dan Abu Vulkanik, Penerbangan Normal

JOGJA -  Gunung Merapi kembali mengalami aktivitas vulkanik, Minggu (17/11).…

Senin, 18 November 2019 10:52

Panasnya Pilkades di Jawa, Persaingan Suami Versus Istri di 18 Desa

KUDUS- Gelaran pesta politik arus bawah atau pemilihan kepala desa…

Senin, 18 November 2019 00:08

Mendes PDTT : LDN Bisa Ciptakan Pemain Berbakat Dari Desa

JOMBANG  - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes…

Minggu, 17 November 2019 20:30

Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Palestina

JAKARTA – Indonesia mengutuk serangan udara Israel ke Palestina yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*