MANAGED BY:
SENIN
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Selasa, 22 Oktober 2019 13:42
Ternyata Setelah Politik, Inilah Hoax yang Paling Banyak

PROKAL.CO, JAKARTA– Isu kesehatan kerap jadi “gorengan” penyebaran hoax. Entah soal makanan, penyakit tertentu, sampai pelayanan kesehatan. Tak heran jika hoax kesehatan jadi salah satu yang tertinggi dalam setahun terakhir.

”Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika, sepanjang Agustus 2018 – Februari 2019, hoaks terkait kesehatan menjadi salah satu hoaks tertinggi setelah hoax politik,” ujar Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito, di Jakarta.

Hal ini sejalan dengan jumlah penerbitan surat klarifikasi BPOM terkait hoax obat dan makanan yang beredar di masyarakat selama 2017-2018. Setidaknya, ada 29 penjelasan yang dikeluarkan oleh BPOM guna meluruskan isu kesehatan meresahkan masyarakat.

Diakuinya, hoax merupakan teror informasi yang sangat mengerikan. Apalagi soal obat dan makanan. Pemahaman yang keliru dapat menjadi landasan pengambilan keputusan yang salah dalam mengonsumsi obat dan makanan. ”Dan ini kerap kali berulang dari tahun ke tahun,” keluhnya.

Karena itu, lanjut dia, guna menangkal hoax ini butuh kerja sama semua pihak untuk melakukan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat. Membuat masyarakat tahu bagaimana mencari informasi yang benar terkait obat dan makanan. Sehingga, tak mudah percaya dengan isu-isu yang beredar di media sosial.

Kemarin (21/10),  BPOM menggandeng Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) untuk memerangi hoax di bidang obat dan makanan. Melalui kerja sama ini, BPOM dan MAFINDO sepakat untuk menyediakan jalur komunikasi yang akurat dan terpercaya serta menyebarkan secara masif informasi yang benar atas hoax yang menyesatkan.

 “Mari kita putus mata rantai hoaks. Demi kita, keluarga dan orang-orang di sekitar kita.” pungkasnya.  Ketua Presidium MAFINDO Septiaji Eko Nugroho mengatakan, hoax di media sosial memang sudah sangat meresahkan. Setiap bulannya tercatat sebanyak 60-100 hoax yang mengotori ruang publik dalam dunia digital. ”Pada tahun 2018, enam persennya terkait dengan kesehatan yakni soal obat dan makanan,” ungkapnya.

Dia pun mengamini jika isu soal kesehatan dan hoax terkait obat dan makanan ini tidak boleh dianggap remeh. Karena seringkali hoax membawa unsur ketakutan dan juga kecemasan. Soal vaksin misalnya. Banyak orang ketakutan hingga akhirnya muncul penolakan di masyarakat. ”Dampaknya, muncul penyakit,” keluhnya. Oleh sebab itu, dia sepakat jika masalah hoax ini harus diperangi bersama. Masyarakat pun harus lebih cerdas dalam menerima informasi. Wajib cross check sebelum percaya dan menyebarkannya lagi. (mia) 

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 Desember 2019 11:49

Musim Hujan Sudah Datang, Ini Tempat yang Harus Dijauhi

JAKARTA– Bencana hidrometeorologis akibat turunnya hujan dengan intensitas tinggi di…

Senin, 16 Desember 2019 11:39

Baru 72 Persen Target, Penerimaan Pajak Jauh dari Harapan

JAKARTA– Realisasi penerimaan pajak pada tahun ini masih jauh dari…

Senin, 16 Desember 2019 11:23

Tuah Perang Dagang, CPO Kaltim Membaik

Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok berdampak baik pada…

Minggu, 15 Desember 2019 21:04

WUIHH MAKIN ENAK..!! Tahun 2020, PNS Tak Perlu Ngantor

Abdi negara bisa segera berkantor di mana saja. Pola perhitungan…

Minggu, 15 Desember 2019 21:03

Tak Semua Eselon III dan IV Dihapus

Jabatan Eselon III dan IV bakal tidak ada lagi. Aparatur…

Minggu, 15 Desember 2019 21:00

Jembatan Mahakam IV Diperkirakan Bisa Dipakai Maret 2020

SAMARINDA–Masyarakat Kota Tepian tampaknya harus banyak bersabar. Sebab, Jembatan Mahakam…

Minggu, 15 Desember 2019 20:57

Azura Luna, Warga Kediri yang Jadi Buronan Interpol Hong Kong

Sosialita asal Kediri terlibat banyak kasus penipuan. Kemudian, menghilang setelah…

Minggu, 15 Desember 2019 20:50

Progres Jalan Bontang - Samarinda dan Sangatta 95 Persen, Rampung Bulan Ini

BALIKPAPAN – Proyek preservasi jalan nasional Samarinda, Bontang, dan Sangatta…

Minggu, 15 Desember 2019 20:11

BPS Sebut Ekonomi Indonesia Tahun 2020 Bakal Suram

JAKARTA- Secara mengejutkan Badan Pusat Statistik (BPS) mengeluarkan pernyataan yang…

Minggu, 15 Desember 2019 14:02

Bandara APT Pranoto Kembali Beroperasi Besok, Maskapai Ini Sudah Buka Reservasi

SAMARINDA - Bandara APT Pranoto akan kembali beroperasi pada hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.