MANAGED BY:
SABTU
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

OLAHRAGA

Selasa, 22 Oktober 2019 12:38
Manchester United 1 Liverpool 1
Meredam dengan Tumpuk Pemain di Tengah
Pemain Liverpool protes keputusan wasit.

PROKAL.CO, MANCHESTER – Terakhir kali Manchester United memakai formasi tiga bek terjadi enam bulan silam. Yakni ketika kalah 0-1 di tangan Barcelona (11/4) pada leg pertama perempat final Liga Champions di Old Trafford.

Kemarin (21/10) dalam matchweek sembilan Setan Merah kembali memakai formasi 3-5-2 saat menjamu Liverpool di Old Trafford. Sempat unggul lebih dahulu melalui gol Marcus Rashford di menit ke-36, Liverpool menyamakan skor melalui pemain pengganti Adam Lallana lima menit sebelum bubaran (85').

"Formasi tersebut bisa berkembang sehingga menjadi sesuatu kekuatan dan kami memiliki pemain yang mampu menjalankan skema back three. Skema ini membuat kami bisa bermain melebar," kata pelatih United Ole Gunnar Solskjaer seperti dikutip Manchester Evening News.

Solskjaer menjelaskan saat mengambil pilihan back three sudah tahu konsekuensinya. Apalagi trisula lini depan Liverpool juga punya kualitas yang ciamik. Mohamed Salah yang cedera engkel kanan di laga kemarin diganti Divock Origi.

"Nyatanya dengan tiga bek kami berhasil membuat kesempatan kami mencetak gol lebih besar. Saya rasa gol oleh Marcus (Rashford) juga kombinasinya dengan Dan (Daniel James) adalah rencana yang kami pikirkan," tutur Solskjaer.

Manchester Evening News menuliskan jika perubahan strategi oleh Solskjaer ini menunjukkan kefleksibelannya dalam meracik strategi. Dengan menambah jumlah pemain di lini tengah, langkah ini meredam kinerja lini tengah Liverpool yang dikenal bertenaga kuda.

Fred, Scott McTominay, dan Andreas Pereira dibantu Aaron Wan-Bissaka serta Ashley Young berhasil melimitasi trio gelandang Liverpool Jordan Henderson-Fabinho-Georginio Wijnaldum. Sedang trio bek United Victor Lindelof-Harry Maguire-Marcos Rojo cukup solid sebelum gol Lallana.

ESPN menulis pilihan tiga bek dan menumpuk gelandang ala United ini disebabkan Setan Merah tak punya pilihan lain. Paul Pogba yang diharapkan menjadi otak kreatif United serangan masih berkutat dengan cedera engkel kaki kiri. Pogba sendiri kemarin hadir di Old Trafford dengan alat penyangga alias kruk.

"Strategi yang tak istimewa. Karena kita melihat satu poin oleh United ini tak membuat mereka beranjak dari separo bawah klasemen dan hanya berjarak dua poin dari tim degradasi," tulis ESPN. "Imbang lawan Liverpool membuat United gagal menang dalam empat pertandingan terakhirnya," tambah ESPN.

Pandit Sky Sports yang juga mantan pelatih United Jose Mourinho berkomentar kalau lini tengah Liverpool mengalami stagnasi. Kata-kata Mourinho ini sekaligus menyerang komentar pelatih Liverpool Juergen Klopp yang menyebutkan kalau United merupakan tim yang gemar bertahan daripada berinistiatif menyerang.

"Dia (Klopp, red.) tak senang dengan menu yang ada dihadapannya pada pertandingan ini. Dia menyukai daging tapi yang didapatkannya kali ini ikan," ucap Mourinho kepada Sky Sports. "Liverpool selalu kesulitan dengan tim yang menerapkan garis bertahanan rendah," tambah pelatih yang mengantarkan United juara Liga Europa 2016-2017 itu.

Mourinho melanjutkan mungkin saja Liverpool punya rekor kemenangan panjang. Namun hal itu terjadi melawan tim yang bermain sesuai dengan karakter yang diharapkan. Bertemu tim yang menunggu dan mengandalkan serangan balik, Liverpool tak berkutik.

Hasil seri kemarin sekaligus membuat Klopp gagal mematahkan dua rekor sekaligus. Pertama rekor milik Mourinho yakni streak menang dalam sembilan pertandingan pembuka seperti musim 2005-2006. Yang kedua rekor streak menang Pep Guardiola bersama Manchester City yang berjumlah 18 laga pada periode 2017-2018. (dra)


BACA JUGA

Jumat, 15 November 2019 10:07

Penalti di Menit-Menit Terakhir, Ehh..Gagal

BALIKPAPAN– Jantung pendukung, manajemen, pemain, dan seluruh ofisial tim Persebaya…

Jumat, 15 November 2019 09:59

Nasib Bambang Mengambang

BALIKPAPAN - Tak hanya nasib pelatih kepala Persiba, Satia Bagdja…

Jumat, 15 November 2019 09:54

Comeback Nadal yang Nyata

LONDON- Rafael Nadal merupakan salah satu petarung hebat di dunia…

Jumat, 15 November 2019 09:53

Tukang Tato Modal Nilai B+

TERNYATA, bek timnas Swedia Victor Lindelof tidak hanya senang merajah…

Jumat, 15 November 2019 09:45
BRASIL VS ARGENTINA

Pengganti El Clasico di Superclasico

RIYADH- Lionel Messi kembali ke Argentina di saat tepat. Si…

Kamis, 14 November 2019 11:58

Wiganda yang Jadi Kambing Hitam

SIDOARJO – Hasil imbang 1-1 Mitra Kukar dari Sriwijaya FC…

Kamis, 14 November 2019 11:56
(1) Mitra Kukar vs Sriwijaya FC (1)

Peluang Masih Terbuka

PELUANG Mitra Kukar ke semifinal Liga 2 2019 belum tertutup.…

Kamis, 14 November 2019 11:53
Belajar dari Pertarungan Youtuber KSI vs Logan Paul

Amatir Tanpa Sangat Menghasilkan

DUNIA tinju tradisional semula mengecilkan pertarungan "iseng" dua Youtuber, Olajide…

Kamis, 14 November 2019 11:08
Inggris vs Montenegro

Ujian Kestabilan The Three Lions

LONDON – Inggris selangkah lagi akan menyusul Belgia, Italia, Rusia,…

Kamis, 14 November 2019 11:05
Dibalik Duel KSI Melawan Logan Paul

Berpotensi Kehilangan Rp 3M pemasukan

DUEL KSI melawan Logan Paul dianggap komunitas tinju dunia sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*