MANAGED BY:
MINGGU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Selasa, 22 Oktober 2019 10:24
Dukung Perubahan Status IAIN Menjadi Universitas Islam Negeri
Makmur HAPK

PROKAL.CO,

SAMARINDA. Dukungan penuh rencana perubahan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kalimatan Timur datang dari Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK. Ia mengatakan perubahan status tersebut merupakan bagian penting dalam membantu membentuk sumber daya manusia yang lebih baik.

“Kita dukung, karena kalau dilihat dari mulai STAIN menuju IAIN perkembangan jumlah mahasiswanya juga terlihat jelas sekarang menurut informasi ada enam ribu lebih mahasiswa dari berbagai fakultas dan semester,” katanya.

Diakuinya, bahwa IAIN sudah banyak melahirkan generasi yang berkecimpung di berbagai bidang mulai dari pemerintahan, dunia usaha hingga lembaga bantuan hukum. Hal ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi tersebut tidak hanya fokus mencetak kader-kader dai dan pemuka agama.

Di era modernisasi dengan teknologi dan informasi yang terus berkembang dan dengan segala sisi positif dan negatifnya sangat mempengaruhi budaya dan prilaku generasi muda sekarang. “Oleh sebab itu wajar apabila banyak para orang tua mempercayakan kepada sekolah maupun perguruan tinggi berbasis agama,” tuturnya.

Melalui alih status itu diharapkan mutu dan kualitas pendidikan akan jauh lebih baik lagi sehingga berimbas kepada banyaknya SDM yang berkualitas dan berintegritas karena dibekali dua hal yakni ilmu eksak dan agama.

“Silahkan dipenuhi persyaratan, dan kami menunggu kapan pihak IAIN mempresentasikan ke DPRD Kaltim tentang kesiapannya sampai sejauh mana dan apa saja yang belum agar bisa dicarikan solusinya bersama,” imbuhnya.

Seperti diketahui, perubahan status dari IAIN ke UIN bukan hal sederhana. Selain harus memenuhi berbagai persyaratan, proses yang harus dilalui cukup panjang termasuk proses koordinasi dengan Kementerian PAN-RB. Selain itu, harus menyiapkan sekurang-kurangnya lima puluh persen program studinya dengan nilai akreditasi A dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT), selain beberapa persyaratan administrasi lainnya. (agi/adv)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Desember 2019 12:19

Samarinda Belum Aman dari Penculikan

Kabar maraknya tindak kriminal penculikan berseliweran di dunia maya. Warga…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:18

Bayar Rp 50 Ribu untuk Sampul Ijazah, Kadisdik Samarinda Sudah Izinkan

SAMARINDA–Karena dana bantuan operasional sekolah (BOS) dinilai kurang, sekolah membuat…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:17

Jurusan Ilmu Komputer Unmul Tak Terima Mahasiswa Tahun Depan, Ini Kata Dekan

Sejak pagi kemarin (13/12), puluhan mahasiswa Prodi Ilmu Komputer (Ilkom),…

Sabtu, 14 Desember 2019 12:14

Banjir Bikin Warga Mengeluh

  SAMARINDA–Banjir sudah menjadi bencana yang tidak dapat dihindari bagi…

Sabtu, 14 Desember 2019 11:06

Mudahkan Layanan Masyarakat, BPK Rekomendasikan Rumah Sakit Digitalisasi

SAMARINDA - Pelayanan pasien rawat jalan dan rawat inap di…

Jumat, 13 Desember 2019 11:58

Melihat Rencana Pemkot Samarinda Meningkatkan Pariwisata

Selain Desa Pampang, Pemkot Samarinda berencana fokus mengembangkan kapal pariwisata…

Jumat, 13 Desember 2019 10:11

Sidang Kini Bisa Lewat Surel

SAMARINDA – Proses peradilan konvensional seringkali memakan waktu. Dari memeriksa…

Kamis, 12 Desember 2019 13:13

Polisi Samarinda Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu dan 500 Butir Inex

SAMARINDA - Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda menggagalkan peredaran narkoba…

Rabu, 11 Desember 2019 13:35

Polemik Jalan SMP 38, Warga Sekolah Kembali Lewat Jalur Alternatif

Sempat adem, permasalahan lahan yang harus dibebaskan Pemkot Samarinda sebagai…

Rabu, 11 Desember 2019 13:34

Tak Kuat Lawan Arus, Siswa SMP Tenggelam

SAMARINDA–Class meeting setelah ujian semester, 26 November lalu, yang berlangsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.