MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA
Senin, 21 Oktober 2019 13:34
Amman Abdurrahman Pun Larang Anak Diajak Aksi

Pemerintah Belum Konter Wacana Paham Teroris

Insiden penusukan Wiranto.

PROKAL.CO, JAKARTA— Pelaku penusukan terhadap Mantan Menkopolhukam Wiranto Abu Rara melibatkan anaknya RA, 14, dalam aksi teror. Padahal, pemimpin ideologis Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Amman Abdurrahman sempat melarang melibatkan keluarga dalam sebuah aksi teror. Aksi teror melibatkan keluarga, apalagi anak itu harus dicegah dengan konter wacana.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespo Asep Adi Saputra menuturkan, anak Abu Rara saat ini sedang diikutikan program deradikalisasi. Hal tersebut dilakukan agar anak bisa lepas dari paham terorisme. ”Yang ditularkan oleh ayah dan ibunya,” tuturnya.

Memang Abu Rara memerintahkan RA untuk ikut menyerang anggota polisi saat penusukan terhadap Wiranto. Jadi, rencananya tidak hanya istrinya, anaknya juga harus menyerang memakai senjata tajam. ”Tapi, anaknya mengurungkan kiat karena tidak berani,” urainya.

Pengamat Terorisme Al Chaidar menuturkan, fenomena membawa keluarga, istri dan anak ikut dalam aksi teror ini jelas tidak memiliki landasan syariah. ”Maka, ini merupakan penyalahgunaan anak,” tuturnya.

Bahkan, Amman Abdurrahman beberapa kali menyampaikan pendapatnya. Tidak boleh membawa keluarga baik istri dan anak dalam melakukan jihad. ”Jihad versi kelompok tersebut ya,” paparnya dihubungi Jawa Pos kemarin.

Amman juga sempat menyebut bahwa orang yang melibatkan keluarga dalam aksi itu tidak paham dan bodoh soal ajarannya. ”Namun, mengapa walau pimpinan JAD itu melarang, tetap terjadi,” paparnya.

Kondisi itu kemungkinan besar diakibatkan minimnya konter wacana terhadap kelompok teroris. Al Chaidar menjelaskan bahwa seharusnya berbagai wacana di kelompok teroris itu dikonter dengan wacana yang benar. ”Dalam masalah ini, pernyataan Amman ini seharusnya diperkuat, tujuannya untuk mencegah anak diajak aksi teror,” tuturnya. 

Dia juga mengingatkan kepolisian untuk tidak memproses hukum anak Abu Rara. Menurutnya, seorang anak dalam kasus terorisme harus diposisikan sebagai korban. Dimana terjadi pemaksaan secara mental dan fisik. ”Yang lebih mengerikan pelakunya orang tuanya sendiri,” ungkapnya.

Kalau seorang anak tetap diproses hukum, justru akan makin menumbuhkan bibit terorisme dalam dirinya. Al Chaidar mengatakan, padahal anak itu harus diselamatkan. ”Jangan hanya ikut deradikalisasi, kedepannya perlu untuk dipikirkan bagaimana anak ini tetap sekolah dan sebagainya,” paparnya. (idr) 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 10:26

TRAGIS..!! Anggota Sabhara Polda Bali Tewas Ditabrak saat Bubarkan Balap Liar

Peristiwa tragis terjadi kemarin dini hari (19/11). Salah seorang anggota…

Selasa, 19 November 2019 11:02

Gerah di Jogja Imbas Badai, Bukan Merapi

JOGJA- Kepala Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika…

Selasa, 19 November 2019 10:43

Kecewa Kalah Pemilihan Kepala Dusun, Pria Ini Bakar Puluhan KIS Warga Miskin

SINGARAJA - Ada-ada saja ulah Ketut Suarta, warga Desa Anturan,…

Selasa, 19 November 2019 10:29

Buku Pelajaran Agama yang Baru Mulai Diajarkan Tahun Depan, Bedanya Apa Sih?

JAKARTA– Perubahan terhadap 155 buku ajar mata pelajaran Pendidikan Agama…

Senin, 18 November 2019 11:34

Gunung Merapi Erupsi Masih Akan Terus Erupsi

JAKARTA– Setelah erupsi pada 9 November lalu, Gunung Merapi di…

Senin, 18 November 2019 11:12

PKS Target Menang 60 Persen Pilkada 2020

JAKARTA– Rapat koordinasi nasional (Rakornas) PKS memunculkan sejumlah rekomendasi penting.…

Senin, 18 November 2019 11:10

Dominan Gas dan Abu Vulkanik, Penerbangan Normal

JOGJA -  Gunung Merapi kembali mengalami aktivitas vulkanik, Minggu (17/11).…

Senin, 18 November 2019 10:52

Panasnya Pilkades di Jawa, Persaingan Suami Versus Istri di 18 Desa

KUDUS- Gelaran pesta politik arus bawah atau pemilihan kepala desa…

Senin, 18 November 2019 00:08

Mendes PDTT : LDN Bisa Ciptakan Pemain Berbakat Dari Desa

JOMBANG  - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes…

Minggu, 17 November 2019 20:30

Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Palestina

JAKARTA – Indonesia mengutuk serangan udara Israel ke Palestina yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*