MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Senin, 21 Oktober 2019 13:18
Ada OTT KPK, Berharap Akses ke APT Pranoto Tak Terdampak
Pesawat saat akan landing di bandara APT Pranoto.

PROKAL.CO, RENCANA kegiatan peningkatan jalan menuju Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda dikhawatirkan bakal terganggu. Terutama setelah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kaltim pekan lalu. Pasalnya, kegiatan peningkatan jalan tersebut sudah diusulkan untuk dibiayai menggunakan APBN. 

Akses menuju Bandara APT Pranoto Samarinda itu sudah diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XII Balikpapan. Lokasinya sepanjang Jalan DI Pandjaitan, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kaltim Salman Lumoindong mengatakan, untuk mengantisipasi kemacetan, perlu dipikirkan pelebaran jalan menuju bandara. Selain itu, penambahan akses baru. Pemprov Kaltim telah mengusulkan penambahan jalan baru yang dibiayai APBN. “Kami sudah meminta BPJN untuk dimasukkan dalam APBN. Baik pelebaran maupun  jalan akses baru yang direncanakan,” katanya.

Untuk pelebaran jalan, pihaknya sudah mengusulkan dibangunkan dua jalur. Dengan lebar masing-masing sekitar 7 meter. Menurut penghitungan sementara BPJN yang disampaikan kepada Salman, pelebaran jalan sepanjang 20 kilometer tersebut memerlukan anggaran Rp 1,5 triliun.

Saat ini jalan tersebut berfungsi sebagai jalan arteri penghubung antarkabupaten/kota di Kaltim satu jalur. Dengan lebar sekitar 7 meter. “Mudah-mudahan (OTT KPK) tidak berdampak pada usulan itu. Sebab, BPJN itu institusi. Jika ada masalah pada pejabat sebelumnya, pejabat baru akan menggantikan. Tidak akan memengaruhi usulan tersebut,” ucap pria berambut putih itu.

Sebagai informasi, Pemprov Kaltim telah mengusulkan pembangunan jalan alternatif menuju Bandara APT Pranoto Samarinda untuk dibiayai APBN 2020. Hal itu pernah disampaikan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kaltim Fadjar Djojoadikusumo.

Jalan alternatif tersebut, telah direncanakan sejak 2013. Namun, kemampuan fiskal mengalami penurunan, sehingga baru dialokasikan pada APBD 2019 sebesar Rp 50 miliar. “Rencananya jalan itu terdiri atas tiga segmen sepanjang 19,87 kilometer,” kata dia.

Data Pemprov Kaltim menerangkan, jalan alternatif tersebut terdiri atas segmen pertama sepanjang 2 kilometer. Dengan estimasi keperluan anggaran Rp 50 miliar. Segmen itu mencakup Jalan Wahid Hasyim II (simpang empat Sempaja–simpang tiga Batu Cermin).

Selanjutnya, segmen dua sepanjang 7,1 kilometer. Mencakup ruas jalan simpang tiga Batu Cermin–simpang empat Batu Besaung dengan perkiraan anggaran senilai Rp 60 miliar. Lalu segmen tiga, meliputi ruas jalan simpang empat Batu Besaung (outer Ring Road)-Bandara APT Pranoto sepanjang 10,77 kilometer. Dengan proyeksi anggaran terbesar senilai Rp 600 miliar.

Pertengahan tahun ini, Kepala BPJN Wilayah XII Balikpapan Refly Ruddy Tangkere sempat menyampaikan akses menuju Bandara APT Pranoto dalam tahap pemeliharaan. Dengan melakukan penutupan lubang pada ruas jalan sepanjang 2 kilometer. Agar pengendara dapat dengan nyaman menuju bandara baru tersebut.

Rencananya tahun depan baru diusulkan perbaikan bahu jalan khusus menuju Bandara APT Pranoto agar akses jalan lebih lebar. “Kami sambil koordinasi dengan Pemkot Samarinda untuk pelebaran. Sebab,  biasanya tersendat pembebasan lahan. Semuanya demi kelancaran bandara saja," ucap dia.

Rencana peningkatan jalan, lanjut Refli, saat ini dalam pembahasan. Setelah rampung barulah diusulkan ke Kementerian PUPR. Secara khusus, peningkatan jalan itu berkaitan dengan peningkatan struktur jalan dan perbaikan fondasi jalan pada satu jalur. “Kami belum buka dua jalur. Masih sebatas pemantapan. Menjaga agar jalan tetap mantap. Sebatas pemeliharaan,” katanya.

Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto juga memastikan proyek jalan di Kaltim tetap dilanjutkan. Untuk memastikan proyek tetap berjalan, Kementerian PUPR menyiapkan penggantian terhadap pejabatnya bila sudah ada penetapan status tersangka oleh KPK.

“Kami mengantisipasi berbagai kemungkinan. Misalnya, nanti apabila diperlukan membebastugaskan pejabat terkait dan menyiapkan pejabat pengganti setelah adanya penetapan status dari KPK,” ujar dia pekan lalu.

Pihaknya juga menunggu hasil pemeriksaan KPK yang masih berjalan untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap kepala BPJN Wilayah XII Balikpapan yang tersandung OTT KPK. (kip/rom/k16)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 11:41

Jadi Calo Vila dan PSK gara-gara Lapak Digusur

SOLUSI kasus perdagangan orang spesialis wisatawan Timur Tengah (Timteng) tak…

Senin, 18 November 2019 09:58

Kasus Minyak Ilegal, Cium Aroma Kongkalikong dengan Aparat

Polisi masih kesulitan dalam mengusut kasus penyulingan minyak ilegal di…

Senin, 18 November 2019 09:56

Peluang ASN Tertutup..!! Badan Otorita Pemindahan IKN Bukan Birokrat

JAKARTA-- Peluang aparatur sipil negara (ASN) menempati posisi Kepala Badan…

Senin, 18 November 2019 09:29

Ibu Kota Pindah, Kriminalitas di Kaltim Naik

PEMINDAHAN pusat pemerintahan baru ke Kaltim, pertimbangan di antaranya aspek…

Senin, 18 November 2019 09:21

Sopir Mabuk Ugal-Ugalan, Tabrak Suami Istri Hingga Tewas

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lambung Mangkurat, (16/11). Insiden itu…

Minggu, 17 November 2019 14:59

MAAF AJA..!! Yang LGBT Tidak Boleh Melamar CPNS Kejaksaan

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang sedang berlangsung…

Minggu, 17 November 2019 14:58

MAAF AJA..!! Yang LGBT Tidak Boleh Melamar CPNS Kejaksaan

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang sedang berlangsung…

Minggu, 17 November 2019 14:56

Nikah Makin Ribet, Bimbingan Pranikah Libatkan Sejumlah Kementerian

Pembicaraan pembinaan pranikah dan sertifikasi masih bergulir. Menteri Koordinator Bidang…

Sabtu, 16 November 2019 23:00

Istana Negara Hidupkan Akses Kawasan Penyangga

BALIKPAPAN–Usulan istana negara juga dibangun di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai…

Sabtu, 16 November 2019 23:00

Kasus Penyulingan Minyak Ilegal, Internal Pertamina Ada "Bermain"..??

Indikasi keterlibatan orang dalam sedang diusut di internal Pertamina dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*