MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Senin, 21 Oktober 2019 13:04
Polair Paser Tangkap Pelaku Ilegal Fishing Kepiting Bertelur
DILEPAS KE HABITAT: Polair Paser bersama Dinas Perikanan melepas kepiting bertelur yang sebelumnya akan diperdagangkan oleh pengusaha, Jumat (18/10).Polres Untuk Kaltim Post

PROKAL.CO, TANA PASER - Kendati sejak  7 Januari 2015, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengeluarkan produk hukum berupa Peraturan Menteri KP/2015. Dalam salah satu pasal menyebutkan pelarangan penangkapan lobster dengan ukuran karapas (cangkang) di bawah 8 senti meter dan kepiting dengan ukuran karapas di bawah 15 senti meter serta rajungan dengan ukuran karapas di bawah 10 senti meter. Hal ini masih saja terjadi di Kabupaten Paser.  

Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra melalui Kasatpol Air AKP Teguh Sanyoto menyampaikan pihaknya baru saja menegakkan tindak pidana ilegal fishing, yakni ditemukannya kepiting bertelur  sebanyak 208 ekor dan 46 ekor dibawah ukuran siap jual, dari Desa Lori yang akan dijual ke Balikpapan melalui Mobil Pick Up bernomor polisi KT 8836 KZ pada Kamis 17 Oktober. 

" Tersangka diamankan dan dikenakan Pasal 100C Pasal 7 ayat ( 2 ) huruf  J dan m UU RI No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI No 31 thn 2004 tentang Perikanan," ujar Teguh.

Diamankannya ratusan ekor kepiting ini kata Teguh berasal dari nformasi dari masyarakat bahwa ada pengusaha yang akan mengangkut kepiting bertelur ke luar Paser. Setelah diamankan di TKP di Jalan Basuki Rahmat Kecamatan Tanah Grogot, kepiting tersebut langsung dibawa ke Mapolres untuk dilakukan sortir/pemilahan,  tedapat 15 box lainnya yang berisi kepiting jantan.  

" Sehari setelahnya, hari Jumat 18 Oktober kepiting bertelur ini kita lepaskan kembali bersama Dinas Perikanan Paser di Laut Pondong," kata Teguh.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Paser Budi Hartika Eka Putra menyebut sejak dikeluarkannya Peraturan Menteri pada 2015, pihaknya tidak henti mensosialisasikan kepada para nelayan maupun pengusaha tambak, bahwa dilarang keras menjual Kepiting Bertelur ini. Meskipun dipasaran nasional dan internasional harganya sudah anjlok, Budi mengatakan dari diskusi dengan nelayan, masih ada pasar untuk lokal, sehingga ini lah yang membuat para para nelayan maupun pengepul masih nekat menjual dan mencari celah. 

" Selama masih ada nilai jualnya, kita sulit menghentikan praktek ini karena pada dasarnya nelayan pasti ingin mencari keuntungan dari hasil tangkapan atau budidaya nya. Kami di Dinas Perikanan daerah tidak ada kewenangan menindak, hanya sebatas sosialisasi. Semoga ke depan kejadian ini tidak terulang lagi, karena mengingat hasil produksi dalam negeri dan ekspor yang terus menurun setiap tahunnya dan demi kelestarian sumberdaya perikanan tentunya," pungkas Budi. (/jib)

 


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 10:45

Gedung Terancam Ambruk, Murid SD Beloan Gantian Belajar

SENDAWAR – Sejumlah murid kelas 1, 2, dan 3 SD…

Senin, 18 November 2019 10:43

Ini Dia, Catatan Pendidik setelah Sambangi Delta Mahakam

Tak sekadar mendorong budaya literasi di kalangan pelajar, menulis buku…

Sabtu, 16 November 2019 13:17

Jual Sabu, Pasangan Laki-Bini Dibekuk Polisi

TENGGARONG-Berdalih terimpit ekonomi, pasangan suami-istri (pasutri) asal Kecamatan Anggana, Kukar,…

Sabtu, 16 November 2019 13:16

Pemanduan Tongkang Potensi Tambah PAD

TENGGARONG-Rencana Pemkab Kukar menggandeng Pelindo IV, melakukan kerja sama pemanduan…

Sabtu, 16 November 2019 13:14

Akses ke Lima Kampung Rusak

Sudah seharusnya akses antarkampung diperbaiki. Terlebih, memasuki musim hujan yang…

Sabtu, 16 November 2019 13:13

Perusahaan di Paser Masih Ber NPWP Luar Daerah, Ini Imbauan Bapenda

TANA PASER – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Paser mengundang para…

Sabtu, 16 November 2019 13:12

Momen Penerimaan CPSN, Pendaftar SKCK di Polres Meningkat 100 Persen

TANA PASER – Sejak pemerintah pusat secara resmi mengumumkan dibukanya…

Sabtu, 16 November 2019 13:11

Proses Hibah Berjalan, Bandara Paser Dilanjutkan Sebagai Penopang IKN

TANA PASER – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Paser Inayatullah menyampaikan…

Sabtu, 16 November 2019 13:09

Dari Gokar, Minimoto dan Supermoto, Ikon Baru Smart City di Kutim

Kawasan polder di Jalan Ilham Maulana, Sangatta Utara, berubah. Tempat…

Sabtu, 16 November 2019 13:06

Tes P3K Batal Digelar, Dijadwalkan 2020

SANGATTA–Pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemkab Kutim…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*