MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

SAMARINDA

Senin, 21 Oktober 2019 11:56
Nidya Gaungkan Pelestarian Lingkungan
TERUS DIDUKUNG: Anggota DPRD Kaltim Nidya Listiyono bersama Gerakan Memungut Sehelai Sampah (GMSS) Sungai Karang Mumus (SKM), mahasiswa, dan pengajar dari Untag Samarinda setelah menanam pohon dan membersihkan sampah di daerah SKM kemarin (20/10).

PROKAL.CO, Upaya pelestarian lingkungan dan restorasi daerah aliran sungai (DAS), khususnya di Sungai Karang Mumus (SKM) sebagai sumber kehidupan, mendapat dukungan dari anggota DPRD Kaltim, salah satunya Nidya Listiyono dari Fraksi PDI Perjuangan.

 

SAMARINDA-Dukungan bukan sebatas ucapan, kemarin (20/10) Nidya Listiyono menyempatkan ikut dalam kegiatan membersihkan SKM dan penanaman pohon yang dimotori oleh Gerakan Memungut Sehelai Sampah (GMSS) SKM, bersama mahasiswa dan pengajar dari Universitas 17 Agustus (Untag) Samarinda.

“Kami sangat mendukung segala upaya pelestarian lingkungan, seperti penanaman pohon dan pembersihan SKM. Ke depannya, dewan dan eksekutif bisa aktif membantu,” terang Tiyo, sapaan akrabnya.

Kegiatan itu dianggap bisa berkelanjutan, sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan dan sungai di Kota Tepian. “Butuh waktu untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan. Termasuk dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat yang tinggal di sekitar SKM,” ungkap Tiyo.

Diketahui, SKM bagian dari DAS Mahakam terletak di Samarinda serta sebagian kecil di Kutai Kartanegara (Kukar). Aliran SKM itu melewati Kecamatan Samarinda Utara dan sebagian kecil di Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, Samarinda Kota, dan Sambutan. Sungai di sepanjang Kota samarinda ini memiliki luas 316,22 km2 atau 31,622 ha dengan keliling 103,26.

Kualitas air SKM disebut-sebut sudah tercemar sedang dan berat. Penurunan kualitas air ditandai adanya parameter yang tidak lagi memenuhi baku mutu lingkungan, seperti total suspended solidn (TSS), dissolved oxigen (DO), biological oxigen demand BOD), chemical oxigen demand (COD) (penelitian Mislan DKK. 2017), sehingga tidak layak untuk air baku untuk diminum.

Pembukaan lahan besar-besaran seperti penebangan liar, pertambangan batu bara, perluasan permukiman, hilangnya daerah luapan air (daerah rawa), okupasi daerah sempadan sungai, masyarakat yang gemar buang sampah ke sungai serta pengelolaan limbah sampah, belum maksimal.

Akibatnya, banjir, pendangkalan sungai, penurunan kualitas air, penurunan keanekaragaman hayati, serta buruknya kualitas lingkungan di daerah permukiman. Kejadian banjir di Sub DAS Karang Mumus meningkat karena meningkatnya jumlah limpahan air, menurunnya daya tampung daerah retensi banjir dan berkurangnya kapasitas sungai dan saluran drainase.

Dari kondisi tersebut, elemen masyarakat, GMSS-SKM dan Sekolah Sungai Karang Mumus(Sesukamu) sejak 2015 bekerja sama dengan berbagai pihak merestorasi Sub DAS Karang Mumus. (adv/hms6/dra2/k16)

 


BACA JUGA

Selasa, 04 Februari 2020 12:04

Kritik Kota lewat Lirik Rap, Wajah Samarinda dari Lagu “Samar Indah"

Hanya di Samarinda kita bisa hidup sama rendah Nikmati tepian…

Selasa, 04 Februari 2020 12:03

Berkas Pasar Baqa Dilimpah, Rabu, Sidang Perdana

SAMARINDA-Berkas dugaan korupsi tiga tersangka Pasar Baqa sudah digulirkan Korps…

Selasa, 04 Februari 2020 12:01

Terima Paket Ganja 2,5 Kilo, Mahasiswi Ini Mengaku Cuma Diupah Rp 300 Ribu

SAMARINDA - Tersangka inisial IT yang menerima paket 2,5 kilogram…

Selasa, 04 Februari 2020 12:00

Merasa Dipalak Ketika Berkendara di Samarinda? Dua Pria Ini Mungkin Pelakunya

SAMARINDA - Tim Macan Borneo Satreskrim Polres Samarinda akhirnya meringkus…

Selasa, 04 Februari 2020 11:59

Hanya Sakit Demam, RS AWS Bantah Merawat 1 Pasien Terkena Corona Virus

SAMARINDA - Rumah Sakit AW Sjahranie (RS AWS) Samarinda membantah…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:48

Pengedar Sabu Berbahan Tawas Ditangkap

SAMARINDA-Banyaknya pemakai narkoba jenis sabu rupanya menjadi peluang bagi Kene…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:10

Begini Kondisi Terakhir Sopir Truk yang Sebabkan 4 Nyawa Melayang di Gunung Manggah Itu...

SAMARINDA- Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polresta Samarinda, pada Kamis…

Sabtu, 01 Februari 2020 09:05

Jalin Kerjasama dengan Rumah Sakit, Poltekkes “Nyebrang” ke Malaysia

SAMARINDA-Terus melebarkan sayap, kini Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes)…

Jumat, 31 Januari 2020 23:46

Samarinda Masih Kekurangan Pengajar

Di Samarinda, ada sekitar 2 ribu guru honorer. Mereka tengah…

Jumat, 31 Januari 2020 23:45

Perlu Waktu Realisasikan DOB Samarinda Seberang

SAMARINDA–Usul menjadikan Samarinda Seberang, Palaran, dan Loa Janan Ilir sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers