MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

UTAMA

Minggu, 20 Oktober 2019 22:08
Susunan Kabinet Belum Klir

PROKAL.CO, SEMENTARA itu, penyusunan kabinet diprediksi belum akan rampung dalam waktu dekat. Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari tidak yakin susunan kabinet Jokowi-Ma’ruf segera akan diumumkan setelah pelantikan hari ini. Meskipun, Jokowi dalam akun Instagram-nya menyampaikan pesan susunan kabinet sudah rampung.

’’Ada tiga pesan tersirat dalam status di Instagram presiden itu. Yaitu, sabar, sabar dan sabar,” kata M Qodari dalam diskusi di D’consulate Resto and Lounge, Jakarta Pusat. Disampaikan, penyusunan kabinet masih belum klir. Itu seiring dengan kemungkinan diakomodasinya partai-partai di luar koalisi Indonesia kerja (KIK) dalam kabinet.

 Yaitu Gerindra, Demokrat dan PAN. Menurutnya, ketiga partai tersebut, khususnya Gerindra, ada kemungkinan akan diberi tempat dalam susunan di kabinet periode lima tahun mendatang. ’’Karena Pak Jokowi memang berkepentingan membangun koalisi besar. Negara sebesar Indonesia harus dikerjakan bersama-sama,” paparnya. 

Itulah salah satu yang menyebabkan komposisi kabinet masih akan alot. Setelah pelantikan Senin dan Selasa (21-22/10), Presiden Jokowi akan memastikan lagi komposisi kabinetnya. Bahkan pada menit-menit terakhir komposisi masih mungkin berubah jelang pengumuman komposisi kabinet. ’’Jangankan nama menteri, calon wakil presiden pun bisa berubah di menit terakhir,” ujarnya.

Meski begitu, Qodari memprediksi publik akan segera mengetahui susunan kabinet periode 2019-2024. ’’Prediksi saya dengan berbagai pertimbangan, maksimal Rabu depan (23 Oktober) presiden baru bisa mengumumkan kabinetnya,” ucap M Qodari. Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menambahkan, gemuknya koalisi yang dibangun Presiden Jokowi bisa bermakna ganda. Di satu sisi menguntungkan presiden dan wapres dalam mengeksekusi kebijakan-kebijakan.

Parlemen pun akan memberi jalan tol bagi sejumlah kebijakan pemerintah. Namun sisi lain, tantangan muncul dalam menjaga keguyuban koalisi. Menurut Hendri, koalisi akan menemui tantangan berat justru mulai tahun ketiga berjalannya kabinet. Saat itu, kata dia, setiap parpol memiliki agenda sendiri-sendiri untuk menghadapi Pemilu 2024. ’’Saya kira tantangan di situ nanti,” katanya.

Di sisi lain, dia juga menduga ada agenda besar di balik besarnya koalisi yang terbangun. Kecurigaan itu, ujar dia, muncul saat pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Saat itu, keduanya sepakat untuk melakukan amandemen menyeluruh atas UUD 1945. Hal itu akan membawa konsekuensi besar.

Sebab amandemen menyeluruh berarti terkait dengan hal krusial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Termasuk masa jabatan presiden serta tata cara pemilihan presiden. ’’Jadi bukan hanya sekadar mengincar kursi kabinet. Tetapi ada agenda besar soal amandemen UUD 1945,” katanya. Politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira optimistis Presiden Jokowi segera menetapkan kabinet setelah pelantikan.

Disampaikan, Jokowi jauh lebih leluasa dalam menyusun komposisi kabinet pada jilid II pemerintahannya. Sebab dia telah memiliki pengalaman dalam menyusun kabinet di periode pertamanya. ’’Jadi sabar saja. Pak Presiden tentu punya kalkulasi sendiri. Tapi saya optimistis kabinet segera ditetapkan,” kata Andreas Hugo Pareira.

Terkait komposisi menteri dari parpol, Andreas memastikan PDIP mendapat kursi menteri terbanyak. Nama-nama calon menteri pun sudah disampaikan Megawati ke Jokowi. Itu sesuai permintaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang disetujui Jokowi dalam Kongres V PDIP di Bali Agustus lalu. Menurut Andreas, sangat wajar PDIP memperoleh kursi menteri terbanyak.

’’Sebagai kader hubungan Jokowi dengan PDIP sudah berjalan lama. Sejak menjadi wali kota Solo sampai presiden selalu diusung PDIP,” tegas politisi asal Flores, NTT, itu. (syn/far/dee/han/mar/jpg/riz/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 09:58

Kasus Minyak Ilegal, Cium Aroma Kongkalikong dengan Aparat

Polisi masih kesulitan dalam mengusut kasus penyulingan minyak ilegal di…

Senin, 18 November 2019 09:56

Peluang ASN Tertutup..!! Badan Otorita Pemindahan IKN Bukan Birokrat

JAKARTA-- Peluang aparatur sipil negara (ASN) menempati posisi Kepala Badan…

Senin, 18 November 2019 09:29

Ibu Kota Pindah, Kriminalitas di Kaltim Naik

PEMINDAHAN pusat pemerintahan baru ke Kaltim, pertimbangan di antaranya aspek…

Senin, 18 November 2019 09:21

Sopir Mabuk Ugal-Ugalan, Tabrak Suami Istri Hingga Tewas

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lambung Mangkurat, (16/11). Insiden itu…

Minggu, 17 November 2019 14:59

MAAF AJA..!! Yang LGBT Tidak Boleh Melamar CPNS Kejaksaan

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang sedang berlangsung…

Minggu, 17 November 2019 14:58

MAAF AJA..!! Yang LGBT Tidak Boleh Melamar CPNS Kejaksaan

Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang sedang berlangsung…

Minggu, 17 November 2019 14:56

Nikah Makin Ribet, Bimbingan Pranikah Libatkan Sejumlah Kementerian

Pembicaraan pembinaan pranikah dan sertifikasi masih bergulir. Menteri Koordinator Bidang…

Sabtu, 16 November 2019 23:00

Istana Negara Hidupkan Akses Kawasan Penyangga

BALIKPAPAN–Usulan istana negara juga dibangun di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai…

Sabtu, 16 November 2019 23:00

Kasus Penyulingan Minyak Ilegal, Internal Pertamina Ada "Bermain"..??

Indikasi keterlibatan orang dalam sedang diusut di internal Pertamina dan…

Sabtu, 16 November 2019 11:58

Asa Terakhir Badak Kalimantan, Tersisa Belasan, Terancam Hanya Jadi Legenda

Dibanding badak, Kalimantan lebih dikenal dengan orang utan dan pesutnya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*