MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Sabtu, 19 Oktober 2019 12:00
TERUNGKAP..!! Pria Itu Ternyata Tewas di Tangan Sahabat

Kabur ke Sulawesi, Pelaku “Diseret” Kembali

AKHIRNYA TERUNGKAP: Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan (kedua kiri) menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan yang menewaskan seorang pria berinisial JU, dibeberkan kemarin.LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, SANGATTA-Jumat (11/10) pekan lalu, JU, seorang pria tewas bersimbah darah. Bukan jadi korban pencurian, dia justru dihabisi rekannya sendiri, yakni AM (30). Pelaku sakit hati lantaran curiga ada niat buruk korban di balik seringnya korban datang ke kediaman pelaku. 

Peristiwa berdarah itu terjadi di mes PT HAL, Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, tempat korban tinggal. Yang menimpa korban sontak mengagetkan rekan kerja. Pasalnya, korban dan pelaku adalah teman dekat. Hari itu, polisi berpikir keras mencari keberadaan AM.

Kematian JU (35) terus diselidiki pihak berwajib. Menurut Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan saat jumpa pers kemarin (18/10), pelaku dan korban sempat berselisih paham.

"Mereka itu bersahabat dan memang ada masalah. AM mendatangi mes dan terjadilah kejadian (penikaman) itu,” ungkapnya.

Rupanya, AM kabur ke Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi menyelidiki, termasuk meminta keterangan kepada keluarga pelaku. “Delapan anggota menangkap yang bersangkutan di Makassar, setelah lima hari kejadian tersebut," jelas perwira melati dua di pundak tersebut. Polres Kutim menangkap pelaku dibantu tim Polda Sulbar dan Sulsel. Meringkusnya di kediaman keluarga.

"Di sini (Kutim) ada keluarganya yang dimintai keterangan," tambah Teddy. Perwira menengah yang pernah menjabat kapolres PPU itu menjelaskan, senjata tajam yang digunakan pelaku berjenis badik sepanjang 20 cm dan pisau taji untuk menusuk korban. Pergumulan sempat terjadi. Nahas, JU dipukul besi panjang berdiameter 2,5 cm, dan akhirnya tak sadarkan diri. Korban tewas di tempat dengan bersimbah darah.

"Korban sempat dibawa ke RS Sangkulirang, kemudian dilarikan ke RSUD Kudungga, Sangatta. Setelah dapat kepastian benar-benar meninggal, kami antar ke rumah duka di Kecamatan Telen untuk dikebumikan," ungkapnya. Kejadian itu juga punya andil masyarakat yang dengan cepat melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. "Alhamdulillah, proses hukum berlaku," tegasnya.

AM menyebut, telah menusuk di punggung dan perut sahabatnya, sehingga badik bengkok. Dia mengaku kesal dengan JU. "Saya kesal dan mendatangi kamarnya, saya tusuk dan pukul korban karena gelap mata. Itu enggak direncanakan," akunya.

Pelaku dijerat Pasal 351 Ayat (3) tentang Penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dan atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. "Ancaman 7–12 tahun penjara," tutupnya. (*/la/dra2/k16)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 11:38

Jual Sarang Burung Curian ke Teman Korban, Ya Ketahuan Lah...

TENGGARONG - Bukannya meraup untung dari hasil pencurian sarang burung…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:37

Menurut Pengamat, Bupati Edi Punya Hak Penuh Menentukan Cabup Disisa Jabatan

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sudah menentukan dua figur…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:33

WAHAI PEMUDA..!! Ayok Daftar Jadi Prajurit TNI

TANA PASER - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:31

Sudah 436 ABK Tiongkok Tiba di Pelabuhan Pondong, KKP Pastikan Semuanya Bebas Corona

TANA PASER - Vitalnya penyebaran virus corona yang berasa dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 11:06

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, Sohang Hilang

Seorang warga Kelurahan Muara Kembang bernama Sohang, dilaporkan tenggelam di…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Sabu Dikemas Bersama Ikan Asin

TENGGARONG–Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga. Pepatah tersebut tepat disematkan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:03

Kerajinan Tumpar Makin Berkembang

Dekranasda Kubar mendorong para perajin untuk meningkatkan kualitas produk dengan…

Jumat, 31 Januari 2020 14:01

Akhir Bulan, DPA Harus Sudah Terkirim

SANGATTA - Batas waktu penyerahan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) pada…

Jumat, 31 Januari 2020 14:00

RS SOHC Sangatta Bantah Adanya Pasien Corona

SANGATTA - Rumah Sakit Medika Sangatta atau lebih dikenal SOHC…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

PDAM Danum Taka Jadi Perumda, Tarif Rumah Ibadah Dapat Subsidi Silang

PENAJAM - Transformasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Taka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers