MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 18 Oktober 2019 13:22
Banyak Belum Tertib, 95.835 Pasangan Belum Tercatat Sah Menikah
JADI CATATAN: Pegawai Disdukcapil Kutim memberikan pelayanan terkait pasangan suami-istri yang belum terdaftar secara hukum. LELA RATU SIMI/KP

PROKAL.CO, Sebagian besar masyarakat Kutai Timur menghadapi masalah pencatatan pernikahan. Sebanyak 95.835 warga belum tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

 

SANGATTA-Sesuai Pasal 2 Ayat (2) UU No 1/1974 juncto Pasal 2 PP No 9/1975, mengharuskan pencatatan perkawinan. Pasalnya, pencatatan merupakan bentuk tertib administrasi sebagai negara modern. Tidak hanya administrasi, pencatatan pernikahan menjadi jaminan terpenuhi hak-hak masyarakat sipil di mata hukum.

Kepala Disdukcapil Kutim Januar Harlian Putra Lembang Alam mengatakan, dari 421.616 jiwa total masyarakat se-Kutim, 144.560 warga telah melakukan pernikahan. Namun, yang tercatat hanya 48.725 orang. Sebanyak 95.835 yang belum tercatat.

"Saya yakin tidak sebanyak itu yang belum terdata, mereka hanya belum melapor. Biasanya pindahan dari luar daerah," ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya kemarin (17/10). Banyak hal yang menjadi faktor tidak tercatat administrasi. Januar menyebut, pernikahan secara agama dan secara adat tidak terdaftar di negara.

Selain itu, orang baru akan mendatangi kantor Capil saat akan mengurus perubahan alamat atau penambahan dan pengurangan anggota keluarga.

"Ternyata masyarakat Kutim sulit membuat akta lahir anaknya, banyak yang nikah siri atau secara adat. Mereka harus isbat, baru mendapat surat resmi. Kadang kalau ada urusan, baru mau perbaikan," ujarnya.

Disdukcapil membuat inovasi, yakni surat pernyataan tanggung jawab mutlak atau “supertajam” sebagai solusi masyarakat mendapatkan akta kelahiran. "Itu sesuai Permendagri Nomor 9/2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran. Itu yang jadi dasar supertajam," ungkapnya.

Lebih lanjut, masyarakat akan diberi kemudahan untuk mengurus akta kelahiran. Sebab, banyak yang membuat pengakuan telah menikah, tapi tidak bisa membuktikan administrasi. "Tujuannya memudahkan mengurus akta meski belum menikah secara negara. Namun, nantinya harus tetap menikah secara resmi," kuncinya. (*/la/dra2/k16)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 13:03

Pembangunan Jembatan Sebulu dan Loa Kulu Mencuat Lagi

Wacana pembangunan dua jembatan yang sempat menguap kini kembali dilirik.…

Rabu, 20 November 2019 13:01

Ada Potensi PAD dari Kapal Pandu

  Keberadaan sejumlah jembatan di Kukar berpotensi menambah pendapatan asli…

Rabu, 20 November 2019 13:01

Ombau Asa Belum Nikmati Listrik dan Air Bersih

SENDAWAR–Pemerataan pembangunan di Kutai Barat (Kubar) dianggap belum maksimal. Tidak…

Rabu, 20 November 2019 12:57

Air Sungai Segah Tercemar, Pemkab Hentikan Sementara Aktivitas Dua Perusahaan

TANJUNG REDEB – Setelah melakukan pengambilan sampel air di Sungai…

Rabu, 20 November 2019 12:55

Meski Tidak Ada Kantor Pos, Berkas CPNS Wajib Disetor

SANGATTA - Berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih…

Rabu, 20 November 2019 12:29

HEBOHHH..!! Bikin Video Mesum di Hutan Bakau

PULAU DERAWAN – Video tidak senonoh berdurasi sekitar 2 menit…

Rabu, 20 November 2019 10:34

Tilap Anggaran Desa, Bendahara Desa Tanjung Aru Didakwa 4,6 Tahun Penjara

TANA PASER - Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang melanda…

Rabu, 20 November 2019 10:31

INGAT..!! Dukungan ASN Tidak Sah Untuk Calon Independen

TANA PASER - Persyaratan dukungan calon perseorangan (non-partai) untuk pemilihan…

Senin, 18 November 2019 13:44

Jalan Masih Tanah, Warga Hanya Pasrah

Lebar jalan sekitar 7 meter. Kondisinya belum “menghitam” alias beraspal.…

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*