MANAGED BY:
RABU
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

KALTIM

Jumat, 18 Oktober 2019 13:18
Ternyata Inilah Sosok Pembobol Rumah Dokter
DIBEKUK:Dua pelaku, Feri (kedua kanan) dan Herman diapit petugas. Keduanya adalah pelaku pembobolan rumah dokter yang baru dibeberkan kepolisian kemarin. POLSEK TALISAYAN FOR KALTIM POST

PROKAL.CO, TALISAYAN-Feri (19) dan Herman (35) tak bisa berkelit, keduanya harus tidur di lantai jeruji besi. Keduanya merupakan pembobol rumah dinas dokter. Saat beraksi, didapati pemilik rumah pada Selasa (15/10).

Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono melalui Kapolsek Talisayan Iptu Budi Witikno yang dikonfirmasi kemarin (17/10) menuturkan, pelaku telah mengincar rumah tersebut. Lantaran tahu waktu rumah ada penghuninya atau tidak.

“Masuknya lewat jendela, congkel pakai obeng,” ungkapnya. Rumah dinas itu dihuni Feri Cahyanto, dokter di RS Pratama Talisayan. Kedua pelaku menggasak barang-barang elektronik milik dokter. “Sekitar pukul 21.00 Wita pemilik rumah pulang. Takut lihat pelaku bawa badik, makanya berteriak dan warga ramai ke rumah korban,” tutur perwira balok dua tersebut. Keduanya berusaha kabur. Feri berlari ke daerah keramaian, kemudian dibekuk polisi berpakaian sipil yang kebetulan melintas. Remaja itu lantas dibawa ke markas polisi.

“Feri ditangkap pada hari yang bersamaan saat beraksi,” katanya. Setelah diperiksa, Herman diringkus di kediamannya, kawasan Biatan Lempake, Kecamatan Biatan pada Rabu (16/10) malam sekitar pukul 10.00 Wita. Polisi menyita beberapa barang elektronik yang sempat dibawa kabur saat beraksi di rumah dokter.

“Kedua pelaku pengangguran. Mereka butuh biaya untuk kehidupan sehari-hari. Keduanya tidak ada hubungan darah. Hanya berteman,” ujar mantan kapolsek Segah itu. Barang bukti yang menyeret keduanya ke jeruji besi berupa dua kamera, satu handphone (HP), obeng, dan sebilah badik lengkap dengan penutupnya. “Total kerugian Rp 25 juta,” tuturnya.

Dari pengakuan keduanya, baru pertama kali mencuri. Dilandasi karena kebutuhan ekonomi akibat tak bekerja. Para pelaku diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian.

“Hukuman minimal 5 tahun penjara, saat ini telah diserahkan ke Polres Berau,” tutupnya. (*/hmd/dra2/k16)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 13:03

Pembangunan Jembatan Sebulu dan Loa Kulu Mencuat Lagi

Wacana pembangunan dua jembatan yang sempat menguap kini kembali dilirik.…

Rabu, 20 November 2019 13:01

Ada Potensi PAD dari Kapal Pandu

  Keberadaan sejumlah jembatan di Kukar berpotensi menambah pendapatan asli…

Rabu, 20 November 2019 13:01

Ombau Asa Belum Nikmati Listrik dan Air Bersih

SENDAWAR–Pemerataan pembangunan di Kutai Barat (Kubar) dianggap belum maksimal. Tidak…

Rabu, 20 November 2019 12:57

Air Sungai Segah Tercemar, Pemkab Hentikan Sementara Aktivitas Dua Perusahaan

TANJUNG REDEB – Setelah melakukan pengambilan sampel air di Sungai…

Rabu, 20 November 2019 12:55

Meski Tidak Ada Kantor Pos, Berkas CPNS Wajib Disetor

SANGATTA - Berkas pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih…

Rabu, 20 November 2019 12:29

HEBOHHH..!! Bikin Video Mesum di Hutan Bakau

PULAU DERAWAN – Video tidak senonoh berdurasi sekitar 2 menit…

Rabu, 20 November 2019 10:34

Tilap Anggaran Desa, Bendahara Desa Tanjung Aru Didakwa 4,6 Tahun Penjara

TANA PASER - Kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) yang melanda…

Rabu, 20 November 2019 10:31

INGAT..!! Dukungan ASN Tidak Sah Untuk Calon Independen

TANA PASER - Persyaratan dukungan calon perseorangan (non-partai) untuk pemilihan…

Senin, 18 November 2019 13:44

Jalan Masih Tanah, Warga Hanya Pasrah

Lebar jalan sekitar 7 meter. Kondisinya belum “menghitam” alias beraspal.…

Senin, 18 November 2019 13:43

Ngungsi Belajar saat Kelas Terbakar

Kegiatan belajar-mengajar di SD 009 Tanjung Redeb setelah kebakaran tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*