MANAGED BY:
SENIN
18 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | LIFESTYLE | KALTARA

PRO BISNIS

Jumat, 18 Oktober 2019 11:18
Perusahaan Kaltim Minat IPO, Sudah Ada 12 Perusahaan yang Serius
Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan terus mendorong minat perusahaan lokal untuk melantai di pasar modal. Saat ini mereka mencatat ada sekitar 12 perusahaan di Bumi Etam yang tengah mengurus initial public offering (IPO).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan terus mendorong minat perusahaan lokal untuk melantai di pasar modal. Saat ini mereka mencatat ada sekitar 12 perusahaan di Bumi Etam yang tengah mengurus initial public offering (IPO).

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Balikpapan Dinda Amaliya mengatakan, animo perusahaan lokal untuk masuk bursa saham saat ini sudah lebih baik dari tahun lalu. “Satu per satu perusahaan sudah konsultasi dengan kami. Sebanyak 12 perusahaan berminat masuk pasar modal melalui penawaran umum saham perdana atau IPO di tahun ini. Dan mereka sedang mengurus izin dan pemberkasannya,” tuturnya usai sosialisasi Go Public di Grand Jatra Hotel Balikpapan, Kamis (17/10).

Dinda menjelaskan, 12 perusahaan yang berminat tersebut berasal dari sektor jasa pertambangan, konstruksi, dan hotel. Pihaknya berencana untuk terus melakukan koordinasi terutama peluang perusahaan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. “Seperti acara ini kami gelar untuk memberi pemahaman kepada perusahaan lokal. Pasalnya IPO bisa menjadi alternatif pendanaan,” terangnya.

Senior Manager Potential Development 2 BEI Bima Ruditya Surya mengatakan, momentum IKN bisa mendorong IPO perusahaan lokal. “Sepanjang tahun ini untuk angka nasional sudah ada 41 perusahaan yang melantai di pasar modal BEI. Selain itu, tiap tahun kami juga terus mencetak pertumbuhan positif. Dibanding bursa saham lainnya,” terangnya.

Dia menjelaskan, untuk memuluskan pembangunan IKN butuh modal. IPO ini bisa menjadi alternatif pendanaan. “Untuk itu, kami sekarang rutin menggelar sosialisasi IPO ini. Jadi memberikan pemahaman kepada masyarakat. Tidak hanya investor pasar modal aja, namun perusahaan juga bisa berperan di pasar modal,” tutupnya. (aji/ndu/k18)


BACA JUGA

Senin, 18 November 2019 13:31

Kejar Ekspor, Paser Kembangkan Pisang

TANA PASER - Semakin tingginya permintaan buah pisang di pasar…

Senin, 18 November 2019 12:40

Ekonomi Kaltim Tumbuh 6,89%, Ini Penyebabnya

SAMARINDA - Ekonomi Kalimantan Timur triwulan III tahun 2019 tumbuh…

Minggu, 17 November 2019 13:47

Buka Cabang Samarinda dan Banjarmasin, Warung Wakaka Merambah Bisnis di Pulau Kalimantan

SAMARINDA - Sudah berjalan dua bulan membuka bisnisnya, Warung Wakaka…

Sabtu, 16 November 2019 11:36

Akhir Tahun, Inflasi Dipastikan Terkendali

SAMARINDA- Inflasi Kaltim selalu terkendali dan masih berada dalam target…

Jumat, 15 November 2019 10:12

Imbau UKM Manfaatkan Warehouse

SIDOARJO– Perusahaan e-commerce Lazada agresif menggaet usaha kecil dan menengah…

Kamis, 14 November 2019 10:41

Penyaluran KUR Harus ke Sektor Produktif

Pemangkasan bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari 7 persen menjadi…

Kamis, 14 November 2019 10:38

Genjot Pendapatan lewat Layanan Digital

Asuransi Astra Kenalkan Garda Mall === Sub BALIKPAPAN – Kinerja…

Rabu, 13 November 2019 11:06

Pertamina Lubricants Lirik Pasar Ekspor

BALIKPAPAN – PT Pertamina Lubricants, anak usaha PT Pertamina (persero)…

Rabu, 13 November 2019 11:03

Rangsang Masyarakat Lebih Produktif, Pemerintah Pangkas Bunga KUR Jadi 6 Persen

Tahun depan, pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bakal…

Selasa, 12 November 2019 11:25

Batu Bara Masih Jadi Penyumbang PDRB Tertinggi di Kaltim

Ketergantungan Kaltim terhadap sektor pertambangan dan penggalian masih sulit dilepaskan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*